Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
81. Xian Liwei


Setelah dia babak belur, Huang Xinxin baru di lepaskan oleh orang orang ini. Di sekujur tubuhnya, bagian mana yang tidak terluka ? Semuanya penuh dengan bekas luka cambukan. Dia bahkan tidak bisa merasakan tubuhnya sendiri dan dia merasa kehausan karena tidak ada minum sama sekali.


Dia merasa putus asa karena hal ini tapi dia tidak boleh menunjukkannya kepada orang lain jika tidak maka orang lain akan menggunakan ini untuk mempermainkan nya.


Huang Xinxin lebih senang mati karena kehausan dibandingkan karena dipermainkan, orang orang seperti Wang Ye tidak layak untuk mempermainkan nya.


Orang orang seperti Wang Ye bahkan tidak layak untuk menatapnya, mereka semua pada akhirnya akan menyesal nanti.


Ketika dia bebas maka mereka semua tidak ada satupun yang bisa lolos, tiba tiba Huang Xinxin yang baru saja akan kehilangan kesadaran mendengar suara dari sebelahnya.


"Gadis pada zaman ini benar benar keras kepala ya ? Aku mendengar bahwa kamu sebenarnya tidak melakukan kesalahan, kalau begitu maka siapa yang telah kamu singgung ?" Tanya wanita tua itu.


"Kaisar." Jawab Huang Xinxin dengan singkat.


"Kamu benar benar tidak beruntung, Kaisar kamu singgung pasti akan merasa tidak senang. Orang yang begitu egois sampai sampai membuatku ingin mengulitinya. Dia benar benar tahu bagaimana cara untuk menyiksa seseorang sampai sampai dia bahkan tahu bahwa aku lebih senang kematian daripada menunggu disini. " Balas wanita tua itu.


"Kamu adalah orang yang mengenal Kaisar ?" Tanya Huang Xinxin dengan terkejut.


"Aku adalah Xian Liwei, seorang putri dari Jenderal utara di masa lalu yang dituduh sebagai pemberontak. Hal itu sebenarnya karena keserakahan Kaisar juga, dia mengatakan bahwa jika keluargaku bisa mendapatkan sebuah harta pusaka milik Kerajaan Yu maka dia pasti akan memberikan hadiah dengan cara menikahi salah satu wanita dari keluarga kami. Pada saat itu, kami hanya sebuah keluarga yang berada di tingkat dua , bagaimana mungkin bisa bersaing dengan gadis gadis dari keluarga bangsawan lain yang sudah mendapatkan pendidikan ketat sejak dini ?" Tanya Xian Liwei dengan senyum dingin.


Xian Liwei ini haruslah berasal dari Keluarga Xian yang dituduh sebagai pengkhianat dan seluruh keluarganya telah di musnahkan.


"Seluruh keluargaku telah mati karena Kerajaan Yu meminta kembali peralatan itu dan karena Kaisar tidak mampu menanggung dosa tersebut dan tidak berhasil menemukan manfaat dari alat aneh itu sehingga dia memutuskan untuk menyerahkan keluargaku dengan tuduhan pengkhianatan. Seluruh keluargaku di serahkan kepada Kerajaan Yu dan dibunuh dengan kejam, aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri sementara aku sendiri dipaksa untuk menjadi gila dan tinggal di Istana terkutuk ini sebagai bentuk penanggung kesalahannya yang telah dia lakukan. " Ucap Xian Liwei dengan mata yang memerah.


Xian Liwei tampak gila tapi ketika dia mengatakan hal ini, rasa sedih dalam suaranya benar benar tidak bisa di palsukan dan Huang Xinxin yakin bahwa dia benar benar mengatakan yang sebenarnya.


Hanya saja orang orang mengetahui bahwa Keluarga Xinxin sudah musnah dari dunia ini, siapa yang menyangka bahwa Kaisar menyembunyikan salah satunya dari kata dunia.


Betapa kejamnya Kaisar, tampaknya keputusannya untuk membunuh Kaisar menjadi semakin kuat.


"Gadis muda, jangan dengarkan dia ! Dia sudah meracau hal yang sama beberapa kali, dia hanya seorang wanita tua yang gila ! Bagaimana mungkin hal ini bisa dipercaya !" Teriak pria dari sel depan.


"Kenapa kamu menghalangi ku untuk menceritakan beberapa hal lama kepada gadis baru ini ? Lagipula kalian semua sudah malas untuk mendengarkan dongeng yang aku buat, hanya gadis ini yang belum pernah mendengarnya. "Balas Xian Liwei dengan marah.


Pria tua di depan itu sendiri tampaknya tidak asing, di wajahnya tampak seseorang yang telah terpelajar hanya saja hal itu tertutupi oleh janggut yang menutupi seluruh wajahnya.


"Apakah kamu tahu, orang di depanmu itu adalah seorang mantan menteri sejarah. Dia dituduh karena melakukan hal hal yang tidak jujur, itu semua karena dia terlalu jujur semasa hidupnya. Kaisar mengetahui hal ini tapi memilih tetap untuk memenjarakannya dan mengasingkan keluarganya, hal ini karena Kaisar takut bahwa para bangsawan yang mengajukan dia, merasa tidak senang dan akan terjadi pergolakan. Kaisar benar benar pengecut. " Ucap Xian Liwei dengan nada mengejek.


"Aku senang bahwa masih ada generasi muda yang mengenalku, aku memang panutan bagi generasi muda. Aku bangga karena aku masih dikenal sementara kamu bahkan tidak di kenal oleh siapa siapa. " Ejek Zhou Yuan pada Xian Liwei.


"Jika bukan karena Kaisar, apakah nasibku akan menjadi seperti ini ?" Tanya Xian Liwei dengan nada mengejek.


"Tuan Zhou, pada saat ini keturunanmu sudah diperbolehkan mendapatkan kekuasaannya kembali. Jika aku tidak salah maka yang memimpin sekarang adalah cucumu yang paling tua. " Ucap Huang Xinxin.


Dia ingat jika tidak salah maka ketika Zhou Yuan diasingkan maka dia sudah berusia 60 tahun, dan putranya berusia 40 tahun sementara Putra tertuanya memiliki Putra yang berusia 19 tahun pada saat itu.


Jika melihat bahwa Zhou Yan yang sudah berusia empat puluh tahun maka masuk akal bahwa ini adalah kakek Zhou Yan.


"Cucuku yang paling tua ? Yan'er ?!"Tanya Zhou Yuan dengan terkejut dan tampak sangat bahagia ketika mendengar hal ini.


"Benar, Tuan Zhou Yan telah menjadi Menteri Sejarah pada saat ini dan memiliki Putra yang seumuran denganku , bernama Zhou Man. " Jawab Huang Xinxin.


"Bagaimana dengan putraku?" Tanya Zhou Yuan.


Terlihat air mata kebahagiaan di sudut mata tuanya yang berkeriput.


"Sayang sekali...... aku mendengar bahwa Keluarga Zhou hanya menyisakan dua orang itu. Aku kurang tahu mengenai hal ini. " Jawab Huang Xinxin dengan lembut.


"Tidak apa apa, tahu bahwa ada yang meneruskan posisiku dan meneruskan Keluarga Zhou saja sudah membuatku sangat bahagia dan puas. Aku bisa duduk dan menunggu kematian disini dengan tenang. " Ucap Zhou Yuan.


"Kalian berdua mengacuhkanku, gadis kecil bagaimana kamu bisa berada disini ? Jika kami berdua meninggal maka kamu akan kesepian disini. " Ucap Xian Liwei.


Huang Xinxin menatap ke arah Xian Liwei dengan tatapan yang agak kabur.


"Aku melakukannya karena dituduh melakukan pemberontakan, sama seperti kalian berdua. Hal ini semua disebabkan oleh Kaisar yang tidak bijak. Tapi aku tidak akan lama berada disini , aku pasti akan keluar. " Ucap Huang Xinxin dengan penuh tekad.


"Gadis kecil, aku tidak berusaha untuk menjatuhkan semangat membaramu hanya saja aku ingin memberi tahu. Semua orang yang berada disini dan sudah masuk ke dalam penjara ini, tidak satupun dari mereka yang berhasil untuk keluar dari penjara. Semua yang masuk kesini maka akan dianggap sebagai orang mati, hal ini juga sama dengan kami. " Ucap Xian Liwei.


"Kalau begitu maka aku akan memberitahu dunia bahwa kalian semua masih hidup disini. " Balas Huang Xinxin.


Xian Liwei menganggap bahwa dia sedang bermimpi dan tidak sadar dengan kenyataan yang pada saat ini sedang berjalan tapi pada kenyataannya, Huang Xinxin benar benar serius dengan apa yang di katakannya.


Dia memperkirakan bahwa dia pasti akan keluar dalam waktu seminggu dan dia percaya bahwa akan ada yang menyelamatkannya kesini, bahkan jika dia sulit bertahan, dia masih harus bertahan.