Pendekar Pelukis Abadi

Pendekar Pelukis Abadi
80. Interogasi Huang Xinxin


Zhou Yan menatap putranya sendiri dengan tatapan aneh seolah olah tidak menyangka bahwa ini benar benar putranya yang bodoh dan tidak bisa di andalkan.


"Apakah ada yang salah dengan otakmu ? Apakah kamu telah memakan obat yang salah ?" Tanya Zhou Yan dengan aneh ketika melihat wajah Zhou Man yang serius.


"Apa yang dimaksud dengan makan obat yang salah ? Aku tidak sakit, kenapa aku harus meminum obat ?" Tanya Zhou Man dengan aneh.


"Kalau begitu kenapa kamu begitu semangat untuk menyelamatkan nya, bukankah kamu sangat membencinya?" Tanya Zhou Yan dengan bingung.


"Itu dulu.... pada saat ini tidak lagi, dia adalah seorang pahlawan wanita. Aku mengaguminya, apakah itu salah ?" Tanya Zhou Man dengan wajah yang agak memerah.


Bahkan kulitnya yang tebal dan biasanya tidak tahu malu juga bisa memerah.


"Jangan jangan kamu menyukai iblis wanita seperti dia ?!" Tanya Zhou Yan dengan histeris.


"Ayah benar benar orang yang paling mengerti aku, tapi meskipun begitu aku sadar diri sehingga aku hanya akan memandangnya dari jauh saja juga tidak masalah. " Jawab Zhou Man dengan malu malu.


"Selera mu benar benar aneh dan tidak bisa di tebak dengan akal sehat, aku tidak habis pikir dengan jalan pikirmu. Otakmu benar benar sudah rusak , putraku. " Balas Zhou Yan menggeleng gelengkan kepalanya dengan miris ketika melihat kondisi putranya yang menyedihkan.


"Apa nya yang buruk ? Seluruh wanita di Ibukota ini manis dan hanya tahu bagaimana cara untuk berbicara dengan imut, sementara dia memiliki keduanya. Dia bisa menindas orang dengan wajah yang imut. Dia bisa menindas orang lain dengan tindakan nya yang lembut, itu benar benar hal yang langka di dunia ini. Ayah, aku takut kamulah yang tidak memiliki selera sama sekali. " Ucap Zhou Man dengan wajah yang berbunga bunga seperti seseorang yang sedang di mabuk cinta, benar benar membuat Zhou Yan pusing.


"Daripada mengatakan bahwa orang seperti itu sangat menarik, aku lebih setuju jika mengatakan bahwa orang seperti itu mengerikan. " Ucap Zhou Yan dengan perasaan ngeri.


Dia masih ingat dengan jelas bagaimana dia ditindas oleh Huang Xinxin tanpa perlawanan, dimana dia bahkan tidak bisa mengatakan satu halpun di hadapan Huang Xinxin.


Wanita itu terlalu mengerikan, di bandingkan putranya yang bodoh maka takutnya jika Huang Xinxin mendengar ini maka Huang Xinxin akan membunuh putranya yang bodoh ini.


Meskipun bodoh tapi dia adalah satu satunya Putra di kediaman Zhou, mau tidak mau dia masih harus hidup untuk meneruskan kediaman Zhou.


Disisi lain, Huang Xinxin sendiri sudah berada disana selama 12 jam dan tidak menyentuh makanan sama sekali.


Dia bahkan langsung kenyang ketika dia melihat makanan yang diberikan olehnya apalagi memintanya untuk memakannya dengan tangan sendiri.


Sejujurnya, dia tidak melakukan kesalahan apapun tapi dia di hukum lebih buruk dari anjing seolah olah dia telah melakukan kejahatan besar.


Seperti keluarga Yue yang sudah memusnahkan Keluarga Ling, orang tua dari Ling Shangyue saja tidak mendapatkan hukuman yang bahkan setara dengannya.


Huang Xinxin mencatat semua ini di dalam hati dan bersumpah bahwa suatu hari nanti, dia pasti akan membalaskan seluruh dendam ini secara setimpal.


Baik Kaisar, Keluarga Yue dan mungkin orang lain yang akan menghinanya. Jika dia berhasil keluar dari sini selamat maka dia pasti akan memastikan nasib dari orang orang ini.


Selama ini dia menahan diri untuk tidak banyak melakukan kejahatan, tapi tampaknya jika dia tidak melakukan kejahatan maka pihak lain yang akan melakukannya.


Huang Xinxin mendengarkan langkah kaki seseorang yang berjalan menuju ke arahnya dan melihat bahwa itu adalah Wang Ye.


Dimana dia membawa beberapa pengawal bersama dengannya, Huang Xinxin memandang Wang Ye dengan tatapan penuh penghinaan.


"Ternyata, hasil kamu menjilat Kaisar selama ini hanya untuk mendapatkan makanan untuk anjing ini, kamu benar benar menyedihkan. Jika aku keluar maka pasti akan ku belikan yang lebih baik. " Balas Huang Xinxin dengan senyum sinis.


Wang Ye tampak marah ketika mendengar ini dan mengambil bubur itu lalu menahan rahang Huang Xinxin dan memaksanya untuk memakan bubur itu.


Huang Xinxin memberontak tetapi dia bahkan tidak bisa menahan bubur itu masuk ke dalam tenggorokannya, dia merasa jijik dan marah tapi pada saat yang sama dia melihat tatapan Wang Ye yang menjijikkan.


"Bagaimana rasanya ? Di sini, aku adalah penguasa dan kamu hanyalah seorang tahanan." Ucap Wang Ye dan mendekati wajah Huang Xinxin.


Byurrr !


Sebagian bubur yang disimpan oleh Huang Xinxin di mulutnya, di semprotkan sehingga menghantam wajah Wang Ye seluruhnya.


Wang Ye tampak sangat marah ketika mendapatkan muntahan bubur ini tepat di wajahnya.


"Kau ?! " Teriak Wang Ye dan melemparkan mangkok itu ke arah kepalanya.


Huang Xinxin tidak berhasil menghindar tepat waktu sehingga kepalanya pecah karena mangkok itu, darah mengalir tapi Huang Xinxin tertawa ringan dan tidak bermasalah sama sekali dengan darah yang mengalir dari kepalanya.


"Bagaiamana rasanya, Tuan Wang ? Apakah bubur itu sangat enak ?" Tanya Huang Xinxin.


"Kamu benar benar memiliki keberanian yang luar biasa , aku akan melihat bagaimana kamu akan melawan setelah mendapatkan cambukan !" Teriak Wang Ye.


Pengawal mulai mencambuk seluruh tubuhnya sehingga tubuhnya basah oleh darah, Huang Xinxin hampir tidak mampu bertahan lagi dan hanya menggunakan rantai untuk menopang tubuhnya jika tidak maka dia sudah sejak lama jatuh ke bawah.


Huang Xinxin memandang Wang Ye yang tertawa puas melihat penyiksaan yang dia alami tapi Huang Xinxin justru ikut tertawa.


"Tuan Wang, apakah kamu tidak takut pembalasan?" Tanya Huang Xinxin sambil menyeringai.


"Kenapa aku harus takut pada pembalasan ? Kaisar ada untuk melindungiku, justru jika ku berhasil mendapatkan informasi dariku maka aku akan bisa mendapatkan sebuah kediaman, yaitu kediaman Huang mu ! Ha ha ha ha !" Teriak Wang Ye dengan bangga.


Huang Xinxin yang mendengar ini diam diam menyeringai , Kaisar benar benar kejam. Kediaman Huang mereka adalah kediaman yang dibeli dengan uang mereka sendiri bukan di pinjamkan oleh Istana.


Atas dasar apa mereka ingin mengambil kediaman mereka untuk menampung orang hina seperti Wang Ye.


"Aku pikir, jika aku mati maka aku akan mati bersama dengan kediaman Huang ku. Kamu tidak memiliki kesempatan untuk hal itu, Wang Ye. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum miringnya yang mengerikan.


"Bahkan ketika berada di dalam penjara sekalipun kamu masih sangat sombong, benar benar tidak heran bahwa kamu bisa menggoda Ming Yue. Bagaimanapun wajahmu benar benar mirip dengan Nona Wang, kamu mungkin akan membuatnya bosan setelah beberapa bulan ini. Dia mungkin tidak datang pada kali ini. " Ucap Wang Ye memprovokasi Huang Xinxin tapi apakah Huang Xinxin sangat mudah untuk di provokasi.


Tentu saja tidak, jika mudah di provokasi maka takutnya itu bukan Huang Xinxin. Huang Xinxin memandang mereka semua dengan tatapan menghina.


"Apakah kalian benar benar berpikir bahwa hanya Ming Yue yang dapat melindungiku ? Kalian benar benar terlalu meremehkan aku. " Ucap Huang Xinxin dengan mengejek.