
Huang Xinxin kembali ke kediamannya seolah olah tidak ada yang salah. Seolah olah dia tidak baru saja melakukan kejahatan.
Huang Xinxin kembali ke kediamannya dengan tenang sementara Kaisar sendiri sedang memikirkan bagaimana cara untuk menenangkan antara Keluarga Yue dan Keluarga Huang.
Kaisar bahkan tidak bisa tidur semalaman sementara penyebab masalahnya, mampu tidur nyenyak semalaman.
Bisa dikatakan bahwa rencana Huang Xinxin sangat cemerlang, dia pada saat ini baru sampai ke pembalasan kecil karena pembalasan sesungguhnya akan ditemui oleh Keluarga Yue di Perjamuan.
Sesungguhnya, ini mengandung sesuatu yang bisa dianggap sebagai dendam masa lalu. Sejak membaca ceritanya, ada dua orang yang tidak disukai oleh Xia Xinxin, yaitu Huang Xinxin dan Yue Qingyue.
Kedua wanita ini benar benar bersikap buruk belum lagi keluarga Yue yang dipermukaan tampak jujur dan adil tapi sebenarnya sangat licik dan memanipulasi petani agar membayar pajak dua kali lipat dan akan diketahui dua tahun ke depan tapi Huang Xinxin akan membuatnya diketahui terlebih dahulu.
Mungkin memang benar, terlalu banyak yang berubah dari alur cerita yang asli, semua ini kebanyakan telah berubah.
Sebab akibat yang sudah berantakan ini pasti akan menghasilkan hal baru yang tidak ada di dalam cerita.
Keesokan harinya, Huang Xinxin bangun dan melihat bahwa Ayahnya menunggu di depan pintu kamarnya.
"Selamat pagi, Ayah. Apa yang membuatmu menunggu disini ?" Tanya Huang Xinxin dengan sabar.
"Ayo kita makan dulu, Ayah sudah menyiapkan makanan kesukaan mu. " Jawab Huang Lixin sembari mengelus kepala Huang Xinxin.
Huang Lixin mengajak putrinya untuk duduk di meja makan bersama sama dan benar saja bahwa itu adalah makanan kesukaan " Huang Xinxin " tapi Huang Xinxin tidak akan bisa menikmatinya lagi.
"Terima kasih Ayah, semua ini adalah makanan kesukaanku. Ikan asam manis dengan tahu pada hitam dan kangkung bawang putih ini, semuanya adalah kesukaanku. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum manis tapi yang kali ini benar benar tulus.
"Tidak hanya disini , Ayah tahu bahwa kamu sangat menyukai makanan laut sehingga ayah membawakan mu kepiting pedas yang sangat kamu sukai. " Balas Huang Lixin dan pelayan masuk membawa dua buah kepiting yang sangat besar dan penuh daging.
Mata Huang Xinxin berbinar binar karena hal ini, sebelumnya ketika di dunia modern, dia juga menyukai hal hal semacam ini.
Hanya saja Ibunya selalu mengatakan bahwa dia sebagai wanita tidak boleh memakan makanan semacam ini karena akan membuatnya gemuk dan tidak cantik lagi.
Harus makan sayur alih alih nasi dan dia sudah lama melupakan rasa kepiting , diberikan langsung oleh Huang Lixin seperti ini rasanya seperti benar benar diperdulikan oleh keluarganya.
Apakah salah jika dia menipu Huang Lixin seperti ini ? Bagaimana jika Huang Lixin tahu bahwa dia hanya palsu sementara Huang Xinxin yang sesungguhnya sudah lama meninggal ?
'Huang Xinxin, maaf jika aku egois dan merasakan segala kasih sayang yang seharusnya bukan untukku ini. ' Pikir Xia Xinxin sebelum akhirnya memakan daging kepiting itu dan rasa nikmat memenuhi kepalanya.
Dia memakan itu sambil menangis sehingga membuat Huang Lixin terkejut.
"Ada apa ?! Kenapa kamu menangis karena masalah ini ? Apakah ada bagian yang sakit ?" Tanya Huang Lixin dengan panik dan khawatir.
Huang Xinxin menyeka air matanya dan menatap Huang Lixin dengan tatapan jernihnya.
"Ayah, aku sangat bahagia. "Gumam Huang Xinxin.
Huang Xinxin tidak menjawab dan hanya menundukkan kepalanya, dia memang tidak ingin Huang Lixin tahu tapi kabar itu sudah menyebar dan inilah akibatnya.
"Apakah masih sakit ? Kamu sebenarnya bisa membalasnya, apakah kamu takut bahwa aku akan mendapat masalah jika kamu membalas ?" tanya Huang Lixin.
Huang Xinxin menganggukkan kepalanya, salah satu alasan dia bertindak diam diam lewat Zhou Yan adalah karena tidak ingin menambah masalah untuk Huang Lixin.
Dia bisa bertindak egois kepada semua orang tapi tidak dengan Huang Lixin. Rasanya benar benar sangat nyaman seolah olah Huang Lixin benar benar Ayahnya.
"Kamu tidak perlu khawatir, jika kamu benar benar ditindas maka kamu harus membalas. Ayah pasti akan selalu berada di belakangmu untuk menjagamu. Ayah tidak akan membiarkan siapapun untuk menyakitimu lagi, bahkan jika harus mengorbankan semua kehormatan ini. Xinxin, kamu adalah harta Ayah yang paling berharga. " Ucap Huang Lixin merapihkan rambutnya.
"Sesungguhnya, Ayah akan lebih tenang dengan sikap tanpa pertimbanganmu yang dulu dibandingkan pada saat ini benar benar membuat Ayah khawatir. " Lanjut Huang Lixin.
"Ayah tenang saja, aku sudah memiliki rencana. Jangan sampai mengotori tangan sendiri untuk hal yang tidak penting. " Ucap Huang Xinxin dengan yakin.
Sementara di kediaman Bangsawan Yue mereka sedang mengadakan Perjamuan besar besaran sebelum akhirnya ada seorang pelayan yang datang untuk memberikan hasil ujian.
"Ini adalah hasil ujian dari Tuan Muda pertama dan Tuan Muda Kedua. " Ucap pelayan itu memberikan kotak.
Itu bertuliskan untuk Yue Ming dan Yue Han, mereka berdua adalah pria yang angkuh. Tampak tidak antusias dengan hasilnya karena percaya diri bahwa mereka akan lulus.
Kepala Keluarga Yue, Yue Lang menerima kotak itu dan membukanya sebelum wajahnya berubah.
Putri Kekaisaran Cheng Wan langsung terkejut ketika melihat wajah suaminya.
"Apakah ada yang salah suamiku ?" Tanya Cheng Wan.
"Mereka.... mereka..... mereka tidak lulus !" Jawab Yue Lang dengan marah.
"Apa ?!" Semua orang disana terkejut bahkan wajah angkuh Yue Qingyue berubah menjadi pucat.
Selama ini, dia selalu membanggakan kepada semua orang bahwa kakaknya akan segera lulus.
Dia tiba tiba mengingat ucapan selamat dari Huang Xinxin yang dia tindas semalam, itu tampak diselipi oleh niat tersembunyi.
"Bagaimana dengan uang kita ?! Zhou Yan sialan ! Lihat bagaimana aku menghajarnya !" Ucap Cheng Wan dengan marah.
Tiba tiba ada pelayan lain yang datang untuk masuk dan membawa kabar yang lain.
"Tuan, Nyonya, Menteri Zhou mengatakan bahwa dia adalah pejabat yang jujur dan ingin melaksanakan segala hal yang berdampak baik untuk Kekaisaran dan perkembangan Kekaisaran. Sehingga dia tidak akan berbuat hal yang tidak jujur. " Ucap pelayan itu.
Yue Lang yang sudah menahan amarah sejak tadi langsung melemparkan kotak itu dengan amarah yang meledak ledak.
"Cepat perintahkan seluruh pelayan untuk tutup mulut ! Jika sampai kabar ini menyebar maka aku akan membunuh kalian semua !" Teriak Yue Lang dengan amarah yang meledak ledak.