
Tempat Aldora berada sekarang bernama negara Gloretha. Dengan sistem monarki absolut, dimana perkataan raja atau ratu adalah mutlak.
Negara Gloretha berasal dari nama pemimpin pertama yaitu ratu Gloretha. Negara ini memiliki luas 647.500² km.
Dahulu Negara ini adalah negara yang terbengkalai. Tapi sejak Ratu Gloretha datang ke negara itu sedikit demi sedikit kondisi negara itu menjadi lebih baik. Sesuai dengan arti namanya yang adalah kesejahteraan, Ratu Gloretha membawa kesejahteraan bagi negara Gloretha.
Semua rakyat Gloretha bersuka cita karena kondisi ekonomi mereka membaik akibat pertolongan dari Ratu Gloretha.
Itu sebabnya rakyat memberikan posisi sebagai pemimpin kepada Ratu Gloretha dan memberi nama Gloretha untuk negara mereka sebagai bentuk tanda hormat dan terima kasih kepada Ratu Gloretha.
Ratu Gloretha mengatakan bahwa dia akan menikah dengan syarat pria yang mau menikah dengannya harus bermarga Gloretha. Agar kelak keturunan dikenal dengan keturunan Gloretha.
Dan yang bisa menduduki tahta Gloretha haruslah seorang keturunan asli Gloretha.
Pemilihan penerus tahta sangat mudah dilakukan. Penerus tahta haruslah anak pertama dari Raja atau Ratu tidak peduli perempuan atau laki laki. Namun mereka haruslah sehat fisik maupun mental.
Jika dia seorang Ratu anak pertamanya haruslah mengikuti marga Ibunya agar bisa menjadi penerus tahta selanjutnya. Untuk anak kedua dan seterusnya diperbolehkan mengikuti marga Ayah.
Negara Gloretha adalah negara yang sejahtera. Semua rakyat hidup layaknya seorang saudara yang rukun. Mereka tidak mementingkan status sosial. Entah itu seorang Duke, Earl, Baron, ataupun rakyat biasa semuanya hidup rukun.
Bahkan seorang penguasa tertinggi pun tidak membeda bedakan status sosial dan hidup layaknya keluarga bersama dengan rakyat rakyat yang status sosialnya berada jauh dibawahnya.
Namun semua itu berubah akibat sebuah pemberontakan yang terjadi belasan tahun silam. Semua anggota kerajaan dinyatakan tiada dalam pemberontakan itu. Sehingga tahta diambil alih oleh mantan keturunan Gloretha.
Ya, mantan. Ayahnya atau lebih tepatnya Raja pada saat itu telah memberikan perintah agar nama Gloretha di cabut dari namanya dan dia diusir dari istana untuk selamanya dikarenakan perbuatan yang dilakukannya tidak termaafkan.
Tidak termaafkan, kenapa? Karena dia telah mencoba untuk membunuh seorang pewaris tahta. Bukan hanya sekali tapi berkali kali. Dan sikapnya itu dianggap sebagai bentuk pemberontakan kepada negara.
Hukum yang sepadan untuk pemberontak adalah kematian. Namun mengingat statusnya, Raja memberikan keringanan pada hukumannya.
Dibawah pemerintahan Raja yang sekarang, Raja Heren semua rakyat hidup dengan egois. Terutama para bangsawan, mereka selalu merendahkan kedudukan di bawah mereka. Menganggap bahwa seseorang yang derajatnya ada di bawah tidak lain adalah sampah. Sebuah pemikiran yang sangat dibenci oleh Aldora.
Kedudukan bangsawan dalam negara Gloretha adalah sebagai berikut.
Raja (Permaisuri) atau Ratu (Raja)
Raja atau Ratu adalah tingkat kebangsawanan dan penguasa monarki tertinggi dalam tingkatan kebangsawanan. Dalam bahasa Indonesia, gelar yang dapat disepadankan dengan Raja adalah kaisar dan maharaja. Dalam penggunaannya, kaisar lebih bersifat umum, sedangkan maharaja lebih berkonotasi pada kaisar Hindu. Wilayah kekuasaan Raja disebut Kerajaan yang dapat disejajarkan dengan "kekaisaran" atau "kemaharajaan" dalam bahasa Indonesia.
Bentuk wanita dari gelar ini adalah Ratu dan dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni Ratu yang merupakan seorang wanita yang memerintah empire atas namanya sendiri atau Permaisuri yang merupakan istri dari Raja. Dalam bahasa Indonesia, gelar yang dapat disejajarkan dengan Ratu secara umum adalah maharani. Sedangkan khusus mengindikasikan Permaisuri, cukup menggunakan “permaisuri kaisar” atau “permaisuri maharaja”.
Duke (Duchess)
Duke adalah salah satu gelar kebangsawanan yang kedudukannya di bawah Raja dan Rati. Gelar ini diturunkan dari bahasa Latin dux atau pemimpin, gelar yang disandang untuk pemimpin militer. Penganugerahan gelar Duke seringnya sangat terbatas pada keluarga kerajaan atau pada mereka yang dipandang memiliki kedudukan yang sangat tinggi dan layak di mata keluarga kerajaan. Gelar di Indonesia yang dapat disepadankan dengan Duke adalah Bhre (gelar untuk keluarga istana yang memimpin provinsi dalam Kerajaan Majapahit) dan Adipati.
Wilayah kekuasaan Duke atau Duchess disebut Duchy.
Pangeran (Putri)
Pangeran adalah salah satu gelar kebangsawanan. Bentuk wanita dari gelar ini adalah Putri.
Gelar Pangeran atau Putri bisa di dapatkan dari dua hal. Yang pertama terlahir dengan keturunan Gloretha dan yang kedua sebagai penghargaan atas sesuatu yang terlah diperbuat seseorang. Dan yang pasti hanya Raja atau Ratu yang memiliki hak memberikan penghargaan itu.
Kedudukan Pangeran dan Putri berada di bawah Duke.
Marquess (Marchioness)
Marquess adalah gelar kebangsawanan yang berada di bawah duke dan di atas Earl atau Count. Wanita yang berada pada tingkatan ini, baik atas namanya sendiri maupun sebagai istri dari Marquess, menyandang gelar Marchioness.
Count (Countess)
Count adalah gelar kebangsawanan. Wanita yang berada pada tingkatan ini menyandang gelar Countess.
Earl
Earl adalah gelar kebangsawanan dan kedudukannya disamakan dengan Count. Gelar ini bermakna kepala suku yang memerintah sebuah wilayah atas nama Raja. Tidak ada bentuk wanita dari kata Earl, sehingga gelar Countess menjadi padanan wanitanya, yang merujuk pada wanita yang berada di peringkat ini atas namanya sendiri, atau istri dari earl.
Awalnya Earl berperan sebagai gubernur kerajaan. Berbeda dengan Duke, Earl tidak memerintah atas namanya sendiri. Earl memiliki kewenangan terhadap wilayah mereka dan hak untuk pengadilan pada mahkamah provinsi sebagai duta Raja. Mereka juga dapat menarik denda dan pajak.
Viscount (Viscountess)
Viscount adalah gelar kebangsawanan yang memiliki beberapa macam status, tetapi secara historis berada pada peringkat menengah bawah. Di banyak negara, Viscount awalnya bukan merupakan gelar turun-temurun hingga beberapa waktu belakangan dan memegang posisi tata usaha dan kehakiman. Bentuk wanita dari gelar ini adalah Viscountess.
Baron (Baroness)
Baron adalah gelar kehormatan yang kerap dapat diwariskan. Bentuk wanita dari gelar ini adalah Baroness. Baron berada di tingkat paling rendah dan di bawah Viscount.
Baronet (Baronetess
Baronet adalah gelar kehormatan turun-temurun. Baronet tidak dipandang sebagai kelas bangsawan, atau termasuk bangsawan rendah. Bentuk wanitanya adalah Baronetess.
Knight (Ksatria)
Knight adalah gelar kehormatan yang dianugerahkan oleh pemimpin monarki atau pemimpin politik lain kepada mereka yang telah berjasa terhadap monarki atau negara, biasanya dalam bidang ketentaraan. Istilah dalam bahasa Indonesia yang hampir serupa dengan knight adalah kesatria. Pada abad pertengahan, knight dianggap sebagai kelas bangsawan rendah.