Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Ulat bulu beredar


.


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Bukan tidak mau menolong agus, tapi anisa tidak mau dimanfaatkan oleh keluarga rendra. Apalagi agus hanya keluarga tiri, hanya anak dari suami kedua sang ibu mertuanya saja. Anisa tetap menolak untuk memberi agus hutangan uang 100 juta.


" Mas tolong bicara sama ibumu jika aku tidak akan memberi hutangan uang itu untuk agus. Tolong jangan jadikan aku ini ATM berjalan keluargamu. Ibu itu baik kepadaku hanya saat dia ada maunya saja, mereka semua itu tak ubahnya seperti benalu. " Ucap anisa benar - benar marah.


Saat ini dirumahnya ada ibu ratri dan agus datang untuk meminjam uang. Tapi anisa tidak mau menemuinya karena dia sudah tahu tujuan ibu mertuanya dan ipar barunya datang.


" Nis, jika kamu tidak suka dengan ibu ku tidak apa-apa tapi tolong jangan bicara seperti itu. Mas tidak suka kamu menyebut ibu ku dengan sebutan benalu. Tolong jangan begitu. " Ucap rendra tidak suka.


" Kenapa kamu tidak suka mas ?. Aku memang bicara kenyataankan , meskipun aku tidak rugi banyak tapi keluargamu itu memang benalu. Dulu menghinaku dan merendahkan aku, tapi sekarang mereka mendekat dan merong - rong ku saat mereka tahu aku punya uang. Tapi aku bukan wanita bodoh mas, cukup dulu aku mereka jadikan pembantu gratisan saja dan menambah uang belanja saja, tapi tidak untuk sekarang. Kalau kamu tidak suka kamu bisa memarahi sesuka hatimu. " Ucap anisa.


Kini anisa tidak bisa lagi memendam emosinya, suami nya yang tidak bisa tegas membuatnya kehilangan kesabaran.


" Kamu sudah berubah nis , mas tidak menyangka kamu seperti ini. Mereka itu keluarga mas, mas tahu kamu sakit hati tapi bukan berarti kamu bisa bersikap seperti itu.Sekarang kamu turun dan temui mereka, kalau kamu tidak mau memberikan uang itu kamu bilang sama mereka dan jangan seperti ini. " Ucap rendra tetap meminta anisa untuk menemui agus dan ibu ratri.


" Aku tidak mau, mas sendiri yang menemuinya. " Jawab anisa ketus.


Rendra menggelengkan kepalanya , dia tidak bisa memaksa anisa lagi. Karena memang anisa yang mempunyai kuasa serta uangnya.


" Baiklah mas turun dan menemui mereka " Seru rendra lebih memilih mengakhiri perdebatan dengan istrinya.


" Iya " Jawab anisa ketus.


Rendra turun dan menemui ibu dan kakak tirinya. Saat rendra turun dari tangga, tatapan ibu ratri sudah tidak enak. Sepertinya dia marah dan ingin memarahi anisa dan rendra, namun yang turun hanya rendra.


" Mana istrimu ? Dan kenapa cuma kamu saja yang menemui kamu?" Tanya ibu ratri ketus.


" Anisa tidak enak badan bu, lagi pula dia juga baru pulang kerja. Dia masih istirahat karena kepalanha sakit. " Ucap rendra beralasan, karena dia tidak mau ibunya semakin marah.


" Heleh.. Bilang saja istrimu itu tidak mau menemui kami dasar istri pelit. Kalau aku punya istri seperti itu sudah aku ceraikan saja, laki kok mau kalah sama istrinya." Ucap agus menatap sinis rendra.


Bugghhh... Buggghhhh...


Tanpa aba - aba , rendra langsung memberikan bogeman mentah di perut agus sampai agus menunduk kesakitan.


" Aduuhh.... Sakit bodoh !!" Ucap agus kesakitan sambil mencaci rendra.


" Sekali lagi kamu menghina istriku, aku akan mematahkan tangan kaki ku. Kamu itu memang benalu dalam keluarga ku !!" Bentak rendra terpancing emosi juga.


" Rendra !! Kenapa kamu memukul agus ? Biarpun hanya saudara tiri, agus ini kakak kamu ren. Kamu harus bisa sopan dengan kakak mu " Tegur ibu ratri.


Rendra menatap tidak percaya kearah ibunya, karena sang ibu lebih memilih sang anak tiri daripada darah dagingnya sendiri..


" Lebih baik ibu bawa agus pergi dari sini, percuma kalian datang kesini karena anisa tidak akan mau meminjamkan kalian uang. Aku sendiri juga tidak sudi uang istriku dipinjam pria benalu ini " Ucap rendra.


" Agus kita pulang. Sepertinya rendra memang sudah ketularan pelit istrinya, mereka pasti akan terkena adzab dari tuhan karena dia sudah pelit dan dzolim sama abang dan ibunya. Lihat saja rendra , ibu tidak akan memafkan mu jika kamu terus seperti ini. " Seru ibu ratri mengancam.


" Bu, kenapa bicara seperti itu ? Yang anak ibu ini aku atau dia. Apa ibu lupa aku anak yang sudah menafkahi ibu, oke jika ibu terus membela di. Mulai bulan depan rendra tidak akan memberi uang bulanan untuk ibu. Ibu minta saja sama anak baru ibu. Dan kamu mulai bulan depan kamu beri jatah bulanan untuk ibu 2 juta , jika mau lebih tidak masalah " Ucap rendra menatap sinis agua yang memelototkan matanya.


Agus tidak mau memberi uang untuk ibu ratri, bahkan dia sudah mengira jika setiap bulanya dia akan mendapat uang bulanan dari ibu barunya itu. Jangan sampai dia yang keluar uang.


" Mana bisa begitu?" Protes agus tidak suka.


Rendra tidak menananggapi protes agus, justru dia lebih memilih pergi meninggalkan agus dan ibunya. Agus mengepalkan kedua tangannya, dia dibuat emosi dengan kelakuan rendra yang menurutnya sombong dan tidak tahu sopan santun.


" Sudah kita pulang saja " Jawab ibu ratri bangkit dan berjalan keluar menuju pintu.


Dengan langkah lesu agus mengikuti langkah ibu tirinya. Padahal dia sudah sanga berharap ingin mendapatkan uang itu hari ini juga. Karena sang istri sudah nenginginkan beli mobil baru, dia hanya beralasan ingin membuka usaha.


**********


Ting


[ Mas rendra, aku merindukan mu. Kapan kita bisa bertemu di cafe dulu yang sering kita ketemu ] pesan masuk di ponsel rendra.


Pesan itu anisa yang membukanya ponsel rensdra ada si atas nakas samping ranjang sedangkan rendra ada di kamar mandi. Rendra memang tidak melarang anisa untuk membuka ponselnya begitupun sebaliknya.


[ Kok cuma di baca mas ?] Erika kembali mengirim pesan.


Sepertinya erika tidak tahu jika anisa yang membuka pesannya bahkan anisa akan membalas pesan itu dan berpura - pura sebagai rendra.


[ Kenapa kamu merindukan ku ? Apa kamu tidak ingat kalau aku sudah beristri ] Balas anisa berpura - pura sebagai rendra.


Ting


Tidak perlu menunggu lama, erika langsung membalas pesan anisa yang dia kira rendra.


[ Iya aku tahu. Tapi mrindukanmu juga tidak ada yang melarang kan ? Aku masih mencintaimu mas dan aku ingin kita bertemu di cafe favorite kita tanpa sepengetahuan istrimu ]


[ Kalau istriku tahu kenapa ? ].


[ Nanti dia marah mas, tahu sendirikan istri mu itu cerewet dan sok kaya. Aku itu tidak suka dengan istrimu yang sombong itu. Sebenarnya apa sih yang disombongkan, sudah kampungan dan wajah juga pas-pasan ]


Gigi anisa bergemertuk membaca pesan singkat yang dikirimkan oleh erika. Sekuat tenaga anisa menahan diri agar tidak marah dan tidak membanting ponsel rendra yang saat ini ada di tangannya.


" Kamu kenapa nis ? " Tanya rendra yang baru keluar dari kamar mandi.


" Heeehhh... Tidak apa - apa. Emm... Iniloh mas, si erika mengirim pesan dan mengajakmu untuk bertemu di cafe tempat biasa. " Seru anisa memberitahu.


" Kamu balas apa ?" Tanya rendra yang kini sudah berbaring di samping anisa sambil memeluk anisa.


Anisa menunjukan balasan pesan yang diakirimkan kepasa anisa. Rendra hanya menggeleng sambil mengacak rambut anisa.


" Terserah kamu mau balas apa tapi mas minta jangan menggunakan bahasa yang kasar. Karena mas tidak mau istriku seperti wanita bar - bar diluaran sana. " Seru rendra.


" Iya mas,tapi kasarnya sedikit saja ya. Heheeee" Ucap rendra lagi.


Anisa mengangguk lalu kembali membalas pesan dari erika.


[ Istriku itu wanita yang luar biasa,dia tidak akan marah jika tidak di ganggu duluan. Kalau di bandingkan kamu dia lebih dari segala-galanya. Memang jika kita bertemu kamu mau ngapain ?]


[ Aku ingin kita seperti dulu lagi mas, saling menyayangi dan saling mencintai lagi. Oh iya mas, aku dijadikan istri kedua pun mau. Dinikahi siri secara diam - diam pun aku mau mas. Aku sangat mencintaimu mas, apa kamu tidak bisa membalas perasaan ku ini mas ?]


* Dasar ulat bulu, bibit pelakor sudah mulai merajalela. Mau sampai mana kamu mengganggu rumah tangga ku. Lihat saja aku akan membuat perhitungan dengan mu, tak akan aku biarkan ulat bulu sepertimu membuat gatal rumah tanggaku. * Gumam anisa sambil melirik rendra yang sudah terlelap.


Rendra mendengkur dengan suara khas orang tidur, anisa memandangi wajah suaminya. Suaminya memang tampan, pantas saja kalau erika masih tergila -gila dan mengharapkan suaminya.


********


MAAF YA KAK BARU BISA UP, INSYA ALLAH MULAI HARI INI AKTIF UP LAGI. 🙏❤️❤️


KEMARIN SELAMA SEMINGGU ADA KESIBUKAN DI REAL LIFE.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️