Keluarga Suamiku Ternyata Benalu

Keluarga Suamiku Ternyata Benalu
Terbongkar


.


.


💕 HAPPY READING 💕


Selesai makan malam zainal duduk menonton televisi dan anita sedang di dapur membuatkan zainal teh. Kali ini anita memasukan obat tidur kembali kedalam teh untuk zainal.


* Hemm... Cocok banget nih suasana pas lagi hujan. Pasti nyaman banget dalam dekapan bapak mertua ku itu. Duh sudah tidak sabar lagi segera panas - panasan di atas ranjang sama bapak. Semoga obat ini cepat bereaksi. * Gumam Anita dalam hatinya.


Dengan cepat anita membawa teh itu keruang TV dan memberikannya kepada Zainal. Seperti biasa saat ini zainal menonton Tv sembari memainkan ponselnya, dia melirik sekilas teh yang sudah terhidang dimeja. Anita sendiri sedang meminum susu hamilnya dan duduk disamping zainal.


" Mas minum dong teh nya " Seru anita saat mendapati teh zainal masih utuh.


" Iya sayang, nanti mas minum ini lagi asik gamenya. Kamu kalau mau kekamar duluan saja, nanti selesai minum teh mas masuk. Ingat jangan tidur dulu ya , cocok nih sama suasana yang dingin - dingin gimana gitu " Ucap zainal pura - pura biasa agar anita tidak curiha dengan dirinya.


* Idih... Siapa juga malam ini yang mau bercinta sama kamu mas. Kamu itu kurang greget, masih bagusan bapak mertua kemana - mana. Malam ini tuh waktunya aku bersenang - senang dengan bapak mertua, pasti saat ini ibu juga sudah tertidur pulas sebab bapak pasti sudah membuatkan teh dan bercampur obat tidur. Kamu itu cuma statusnya saja suamiku mas , tapi bapak yang sudah memiliki tubuh ini * Gumam anita dalam batinnya.


Anita hanya tersenyum manis menanggapi ucapan zainal. Dia segera masuk kamar dan menunggu zainal masuk kamar, biasanya saat masuk kamar tidak sampai 5 menit zainal sudah tertidur pulas. Dan saat itu juga anita pindah kamar sebelah dimana kamar anak zainal yang saat ini dipakai untuk rutinitas anita dan pak iwan.


Setelah anita masuk kamar, zainal kedapur dan tidak lupa membawa secangkir tehnya dan membuangnya di wastafel dan dia sisakan sedikit dan kembali dia bawa ke ruang Tv dan meletakkan diatas meja. Semata - mata agar saat keluar kamar nanti anita tidak curiga jika tehnya sudah zainal buang.


* Lebih baik sekarang aku masuk kamar dan pura - pura mengantuk. Lihat saja malam ini aku akan menangkap basah kalian berdua * Gumam zainal dalam batinnya.


Zainal masuk kamar dan berpura - pura mengantuk, anita yang melihat zainal mengantuk sangat senang dan tersenyum tipis.


" Mas katanya mau main kok tidur sih ?" Tanya anita pura - pura.


" Besok saja ya sayang. Mas tiba - tiba mengantuk banget dan kepala mas juga pusing banget nih. " Ucap Zainal berbohong dan mengikuti sandiwara anita.


" Oh ya sudah mas segera tidur saja kalau begitu " Jawab Anita sambil mengulas senyum.


Tidak menunggu waktu lama zainalpun akhirnya tertidur, tentunya bukan tidur beneran. Akan tetapi tidur bohongan untuk mengelabu Anita. Setelah memastikan suaminya tertidur dengan nyenyak, anita turun dari ranjang dan segera mengganti bajunya dengan pakaian yang super seksi dengan aset yang terlihat jelas tanpa pemungkusnya.


* Sialan ! Jadi dia memakai pakain seperti itu untuk menyambut pak tua itu. Lihat saja aku akan membuat malam ini kalian malu di hadapan warga * Gumam zainal.


Kini anita sudah keluar kamar dan masuk kekamar samping menunggu sang pujaan hati nya datang. Zainal bangun dan mengintai anita dari ruang Tv dia sedikit menunduk dan tertutup sofa. Lampu memang sudah dimatikan sehingga tidak terlihat jika ada orang disana. Pintu dari arah belakang tiba - tiba saja ada yang membuka dan benar saja disana ada pak iwan yang masuk tanpa takut ada yang melihatnya.


* Kurangajar jadi benar pak tua itu yang menjadi selingkuhan istriku. Dia sama sekali tidak ada rasa takut, seolah dia sudah terbiasa keluar masuk lewat pintu belakang * Gumam zainal geram dengan tangan mengepal.


" Sayang kamu sudah datang. Emm... Aku sudah menunggumu dari tadi sayang. Dingin sayang,aku sudah tidak tahan lagi. Ingin segera merengkuh kenikmatan bersamamu seperti malam - malam sebelumnya " Ucap anita dengan suara mendayu - dayu dengan kedua tangan yang sudah dikalungkan di leher pak iwan.


" Apa suami bodoh mu itu sudah tidur sayang. Kamu malam ini sangat cantik dan seksi sekali sayang. Akhirnya malam ini kamu memakai baju yang aku minta, aku juga sudah tidak tahan lagi sayang " Seru pak iwan sembari menciumi leher dan bahu anita.


Posisi mereka saat ini masih berdiri dan pintu kamarpu terbuka. Tanpa mereka tutup terlebih dahulu, sepertinya mereka memang sudah terbiasa seperti itu karena mengira zainal tidak akan terbangun.


[ Ndra, tolong kamu kerumahku sekarang. Lewat pintu belakang dan jangan bersuara. Bantu aku menyergap maling dirumah ku ] Zainal mengirim pesan kepada Rendra.


Dia memutuskan meminta bantuan rendra untuk menangkap basah pak iwan dan anita. Mereka berdua sangat menjijikan, mereka sudah sama - sama polos namun masih saja berdiri di samping ranjang. Zainal tidak tahu apa yang dilakukan mereka berdua , diapun mendekat dan ternyata pak iwan sedang menyesap aset kembar anita. Dengan tangan anita memegang sosis milik pak iwan.


" Sayang kita pindah dikasur yuk, aku pegal berdiri terus " Ucap anita mengeluh capek.


" Baiklah sayang ku " Ucap pak iwan membimbing anita naik ranjang.


Kini anita ada dibawah pak iwan, dengan kaki yang terbuka dan pak iwan memainkan sepetak sawah anita dengan lidahnya. Zainal melihat itu semua semakin jijik,bahkan dia sendiri tidak sampai seperti itu saat bermain dengan anita. Dia merutuki kebodohannya sendiri, kenapa dia tadi harus melihat permainan mereka. Tidak dilihatpun tetap terlihat karena pintu terbuka.


Zainal mendekatin pintu belakang dan mihat rendra yang sudah masuk lewat pintu belakang. Tanpa bersuara Zainal langsung mengajak rendra kearah kamar dan memperlihatkan adegan live yang sangat menjijikan. Zainal dan rendra sama - sama tidak menyangka jika pak iwan masih sekuat itu.


" Duh mas ini yang kamu maksud maling? Bapak tiri kita maling istrimu ?" Tanya rendra.


" Iya, dan aku ingin mengarak mereka keliling kampung " Ucap zainal dengan kesal.


" Tunggu mas, nanti dulu. Kita tonton saja film ini sampai selesai. Duhh... Aku tidak menyangka pak iwan sekuat itu, pasti ibu tidak bisa mengimbanginya makanya dia cari pelampiasan ditempat lain. Dan sialnya istrimu mas yanh menjadi teman mainnya. Sepertinya kita harus berguru sama bapak mas agar pasangan kita puas " Ucap rendra.


Plaaakkk


Zainal memukul pundak rendra dengan kesal, bagaimana dia punya fikiran konyol seperti itu. Padahal saat ini yang ada didepan mereka adalah bapak tirinya dan istri kakaknya.


Dari arah kamar terdengar jelas suara - suara permainan mereka. Suara kecipak - kecipuk akibat benturan dua benda yang berbeda bentuk itu. Suara kenikmatan mereka berdua sangat memekakkan telinga siapapun yang ada disitu.


" Ahh... Ahhh Ussshh terus bapak sayang " Racau anita semakin menggema.


" Anita sayang kenapa punyamu semakin sempit saja. Sudah 2 bulan loh aku sering masuk kesini tapi masih saja senpit, tapi aku suka. Sempit tidak seperti ratri sudah tua dan tidak berasa " Ucap pak iwan dengan gerakan yang semakin lincah.


Rendra dan Zainal semakin geram saat nama ibunya di sebut dan dijelekkan - jelekkan oleh pria yang bergelar bapak tirinya itu.


Braaakkkk....


Zainal menggebrak pintu kamar dengan keras sampai dua insan yang sedang mengarungi kenikmatan itu kaget dan menghentikan permainannya. Namun pak iwan bukannya cepat turun, tetapi tetap saja berada diatas anita dengan barang masih terbenam dalam lumpur sawah.


" Mas zainal " Seru Anita syok.


" Zainal, rendra " Seru pak iwan dengan mata membola dan hampir saja lompat dari kelopaknya.


Zainal dan rendra mendekati mereka berdua dan berdiri tepat disamping anita dan pak iwan. Mata zainal memancarkan amarah yang sudah tidak terbendung lagi . Berbeda halnya dengan rendra, mata rendra fokus ketubuh polos anita yang benar - benar menggoda. Bahkan rendra sampai menelan salivanya sendiri. Tahu jika mata rendra jelalatan dengan kasar zainal menepuk lengan rendra, sehingga rendra tersadar dalam hayalannya.


" Mas kenapa kamu sudah bangun ?" Tanya anita tetap pada posisinya.


" Kenapa kamu kaget ? Kaget karena aku tidak tidur pulas seperti malam - malam sebelumnya. Dasar wanita murahan, dan kamu pak tua. Apa kamu ini tidak malu sama umur , heh !! Kamu itu bapak ku tapi kenapa kamu meniduri istriku yang tidak lain dia itu menantumu. Dasar pak tua b@n9s@t !!" Ucap zainal memaki dan memukul pak iwan.


Bugh.. Bugh.


Wajah pak iwan jadi sasaran empuk Zainal, dia sudah tidaj bisa mengendalikan emosinya lagi. Apalagi saat ini pak iwan tetap ada diatas anita dan bendanya masih tetap terbenam. Dan hal itu semakin membuat zainal nail pitam.


" Mas, sudah. Tolong jangan pukul bapak lagi. Kasihan dia sudah tua. " Seru anita membela pak iwan.


" Ini pak tua apa tidak mau turun dari tubuh mu . Dalam keadaan seperti ini saja masih juga tidak mau turun " Ucap rendra akhirnya ikut bicara juga.


" Emm.. Maaf, zainal. Maafkan bapak, bapak dan anita belum selesai dan ini masih nanggung. Tolong izinkan bapak menuntaskannya dulu, setelah itu terserah kamu mau pukul bapak terserah " Ucap pak iwan.


" Iya mas. Mas tahukan bagaimana rasanya kalau nanggung " Anitapun ikut dengan keinginan pak iwan.


Zainal dan rendra hanya bisa menggelengkan kepalanya, tanpa ragu lagi mereka berdua menarik paksa pak iwan dan anita keluar kamar dalam keadaan polos dan membawanya keluar rumah.


" Jangan mas, tolong maafkan kami. Jangan bawa kami keluar dalam keadaan seperti ini. Apalagi itu punya bapak masih tegak ,malu mas " Ucap anita memohon.


" Aku tidak perduli. Kalian harus diarak agar semua orang tahu kelakuan kalian. Dasar wanita murahan !!" Bentak zainal.


Suara ribut - ribut itupun didengar oleh bapak - bapak yang sedang ronda malam. Udara cukup dingin karena magrib tadi habis turun hujuan. Keempat bapak yang sedang ronda itupun langsung mendekati rumah zainal dan melihat zainal dan rendra sedang menyeret wanita dan pria dalam keadaan yang memalukan.


" Mas rendra ini ada apa. Loh inikan mbak anita dan pak iwan ? Mereka zina ? " Tanya pak saman .


" Iya pak, mereka ketahuan zina dirumahku. Bahkan sudah dua bulan ini mereka berhubungan seperti ini dan selalu dalam rumah ku." Seru Zainal.


" Waahh.. Ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera diberi hukuman. Bila perlu kita arak saja keliling kampung !" Seru pak saman.


" Setuju " Seru ketiga temannya dengan kompak.


Suara riuh dan ribut diluar rumah sampai juga ditelinga para tetangga yang lain. Begitupun ibu ratri,dia bangun dengan kepala yang berat efek obat tidur yang diberikan oleh pak iwan, beruntung tadi tehnya hanya dia minum sedikit lalu tanpa sengaja saat meletakkan dimeja tidak pas dan jatuh begitu saja.


" Ada apa ini ? " Tanya ibu ratri keluar rumah dengan memegangi kepalanya.


Sudah banyak para tetangga yang berkerumun didepan rumah zainal. Ibu ratri mendekat dan mencari tahu ada keributan apa sampai warga berkumpul didepan rumah zainal malam - malam begini. Namun matanya terbelalak saat mendapat dua orang dalam keadaan yang memalukan dan dia sangat mengenali dua orang yang sedang duduk jongkok dibawah.


" Bapak ! Anita ! Apa yang kalian lakukan !!!" Bentak ibu ratri dengan suara menggema.


*******


RATE BINTANG 5 NYA DULU YA KAK.


LIKE, KOMENTAR ,VOTE, FAVORITE SERTA BERIKAN HADIAHNYA.


TERIMAKASIH 🙏🙏❤️❤️