
Keesokan harinya pengantin baru tersebut kembali harus berpisah, karena Asyia harus melaksanakan tugasnya sebagai dokter di ruang UGD.
Sejak subuh Asyia sudah sibuk mengurusi keperluan sang suami yang masih butuh perhatian khusus darinya.
Asyia membantu Andhra ke kamar mandi. Kali ini Andhra sudah bisa mandi sendiri, karena syaraf-syaraf di tangan Andhra sudah berfungsi sebagai mana mestinya,hanya saja, ia takut Andhra terpeleset, karena Andhra berlum bisa menyeimbangkan tubuhnya.
***
Andhra sudah rapi, sudah siap untuk sarapan. Sementara Asyia kembali mempersiapkan dirinya untuk dinas.
"Sayang, nanti kalau mau pulang, pulang saja dulu, aku masih ada dinas. "
Asyia kembali mengenakan jas putihnya.
"Aku nunggu kamu pulang saja, kita pulang Sama-sama. " Andhra.
"Ehm, kalau gitu terserah, jam dia siang aku juga sudah selesai. Sekarang kita sarapan Ya. "
"Hm. "
Asyia mengambil roti kemudian memoleskan selai di atas rotinya.
Setelah sarapan, ia menyediakan obat untuk Andhra dan mengawasi suaminya itu minum obat.
Asyia memeluk Andhra dari belakang.
"Sayang, aku dinas dulu ya. Sebentar lagi mommy akan datang untuk jagain kamu. "
"Ngak perlu di jagain juga, aku sudah sembuh." Andhra.
"Harus di jagain, karena aku ngak mau suamiku yang tersayang ini sampai kenapa-napa," ucap Asyia sambil mencium lekat pipi Andhra.
"Emang nya kamu sesayang apa sama aku? " tanya Andhra
"Hm, pakai nanya lagi. " Asyia mencolek hidung Andhra.
"Kalau kamu sayang ngak sama aku? " tanya Asyia.
"Sayang pakai banget. " Andhra.
"Sesayang apa? " Asyia.
Andhra langsung meraih pen dan kertas, menggambar simbol lemniscate ∞ jika dalam matematika simbol tersebut menyatakan bilangan tak terhingga.
"Sayang ku seperti simbol ini. "
Andhra pun menunjukan simbol Infinity tersebut.
Asyia pun tersenyum. Karena keduanya orang yang cerdas, Asyia tak butuh banyak waktu mencerna maksud Andhra.
"Terima kasih sayang. " Asyia.
"Sekarang giliran kamu, seperti apa sayang kamu sama aku? "tanya Andhra.
Asyia meraih pen dan kertas kemudian menulis sesuatu.
'1345678'
Asyia menunjukkan kertas tersebut kepada Andhra.
"Sayang aku sama kamu itu seperti deretan angka ini, tahu ngak? " Andhra.
"Iya sayang, sayang aku sama kamu memang ngak ada duanya. "Asyia semakin erat memeluk Andhra.
"Kalau gitu buktiin dong."Andhra.
"Ehm, nanti malam saja aku buktikan semuanya pada kamu,"ucap Asyia.
Andhra pun tersenyum. "Oke baiklah, aku tunggu nanti malam. "
"Ehm, kalau gitu aku boleh pergi kan Sayang? "tanya Asyia.
"Boleh Sayang. " Andhra.
"Terima kasih cinta ku, aku makin semangat kalau dapat ijin dari suami. "
Asyia mencium punggung tangan suaminya kemudian pergi menunaikan kewajiban sebagai seorang dokter.
***
Jam dua siang, sudah waktunya bagi Asyia untuk pulang. Setelah beberes barang-barangnya di ruang UGD, Asyia langsung menuju ruang perawatan Andhra.
Rasanya sudah tak sabar untuk membawa pulang suaminya ke rumah mereka.
"Hallo Assalamu'alaikum, " sapa Asyia sebelum masuk ruangan.
"Waalaikum salam," sahut mereka yang ada di ruang tersebut.
"Sayang bagaimana kata dokter? Apa sudah boleh pulang? " tanya Asyia.
"Boleh dong, aku kan sudah sehat," ucapnya sambil menaik turunkan alisnya.
Asyia mengedipkan matanya ke arah Andhra.
Asyia meraih tongkat untuk Andhra berjalan, "Ini Sayang ayo aku bantuin. "
"Ngak apa sayang biar aku jalan sendiri. Aku ngak mau kamu jadi malu, karena punya suami cacat seperti aku. " Andhra
Asyia tersenyum." Biar saja orang berkata apa, di mataku kau akan selalu tampak sempurna."
"Ayo sayang!" Asyia. Ia langsung merangkul suaminya menuntunnya untuk berjalan.
Santi dan Barley terharu melihat kedua insan yang saling mencintai tersebut.
"Kita memang tak salah memilih menantu Daddy. Lihat lah mereka, meski di awal pernikahan mereka menghadapi banyak cobaan, tapi mereka tak pernah mengeluh, mereka hadapi semua dengan lapang dada. Semoga rumah tangga putra ku selalu harmonis dan terus menerus di karunia kebahagiaan melimpah. " Santi
"Semoga saja mommy. "
Barley menggandeng Santi keluar dari kamar tersebut.
Dengan santai Asyia menggandeng suami melewati koridor sambil bercanda-canda, seolah-olah dunia milik mereka berdua.
Bersambung. Maaf ya readers author up sedikit,tapi rencananya hari ini crazy up.🙏, 😍😘😘
Author punya rekomendasi novel seru. judul nya Pernikahan Berdarah.