Inter-Universe Anime Group Chat

Inter-Universe Anime Group Chat
Percakapan


—Beberapa saat lalu ….


“Jika aku disuruh untuk menjelaskan, kurang lebih aku sama sepertimu, Sasuke-kun,” kata Keith. “Aku sama sepertimu sebagai seseorang yang melakukan perjalanan antar dimensi, hanya saja kita berdua memiliki tujuan yang berbeda. Sementara kamu memiliki tujuan untuk mencari tahu para Otsutsuki itu, aku memiliki tujuan untuk mengalokasikan anggota dari dunia lain untuk melakukan beberapa misi. Aku berada di bawah naungan “mereka”.”


“Siapa “Mereka” ini yang kamu maksud?” tanya Sasuke.


“Entahlah, aku sendiri juga tidak tahu.” Keith mengangkat bahunya dan menggelengkan kepala sebelum melanjutkan, “Aku hanya direinkarnasikan oleh mereka untuk menjadi admin dari sebuah grup. Aku sendiri tidak tahu siapa, dari mana, dan apa tujuan mereka. Yang aku ketahui sampai saat ini adalah, mereka bilang mereka akan membunuhku bila aku sampai tidak menjalankan peranku.”


“Reinkarnasi? Kamu tidak pernah mengatakan apa-apa tentang ini, Keith,” sahut Souseiseki.


“Tolong rahasiakan ini dari semuanya, ya, Souseiseki. Kabar ini terlalu berlebihan untuk didengarkan oleh mereka. Mereka akan kesulitan untuk menerima kenyataan bahwa Keith yang mereka kenal selama ini telah diisi oleh orang lain. Aku tidak ingin kamu mengatakan hal ini pada mereka, lalu biarkan mereka untuk hidup tanpa mengetahui apa-apa.” Keith menengok pada Souseiseki dengan tangan di depan bibirnya.


“Lebih baik tidak tahu apa-apa dari pada harus menerima kenyataan yang menyakitkan,” gumam Souseiseki. “Baiklah, aku tidak akan mengatakan apa-apa pada mereka semua.” Dia mengangguk.


“Seseorang yang bereinkarnasi kah?” Sasuke terdiam sesaat untuk mencerna informasi itu. “Sekarang aku lebih paham tentang situasimu saat ini.”


Sasuke sendiri adalah reinkarnasi dari Indra, jadi dia sendiri juga paham akan konsep reinkarnasi. Jika pun bukan karena ini, dia mengenal seseorang yang bangkit berkali-kali melalui segel dan banyak ninja yang dibangkitkan melalui [Edo Tensei]. Selain itu, juga ada teknik kebangkitan menggunakan mata rinnegan sebagai syaratnya.


Dunia dari berbagai dimensi yang memiliki luas tidak diketahui atau bahkan apakah ada batasnya memiliki kemungkinan sesuatu terjadi secara tidak terbatas. Bahkan jika peluan itu hanya 0,00000000000000000000001%, jika hal itu adalah presentasi dari tidak terbatas, maka jumlah hitungan angka itu akan menjadi tidak terbatas. “Alam semesta tercipta secara kebetulan,” adalah argumen para atheis yang menolak akan keberadaan Tuhan.


“Tapi sekarang adalah pertanyaanku, kamu sudah mengetahui siapa namaku sebelum aku memperkenalkan diriku. Sepertinya kamu memiliki basis informasi yang sangat terpercaya dan sangat akurat. Bisakah kamu juga memberitahuku tentang pada Otsutsuki itu?”


“Aku tidak tahu banyak tentang Otsutsuki, tapi aku bisa memberimu beberapa informasi,” jawab Keith. “Apakah kamu sudah bertemu dengan Otsutsuki sampai sejauh ini?”


“Tidak, aku hanya menjelajah ke berbagai dimensi tanpa menemukan hasil sama sekali. Dunia ini memang terlalu luas untuk mencari keberadaan mereka. Jumlah dimensi menjadi hampir tidak terbatas, kemungkinan aku menemukan peninggalan mereka sangat kecil sampai-sampai aku belum tentu menemukan peninggalan mereka dalam waktu satu tahun.”


“Kalau begitu, aku bisa memberimu sedikit informasi.” Keith membuat suara batuk, kemudian melanjutkan, “Intinya, mereka akan menyerang Konoha saat ujian chuunin di era putrimu. Berhati-hatilah bila putrimu sedang dalam ujian chuunin.”


“Tunggu, putri! Apakah aku akan memiliki anak perempuan di masa depan?” tanya Sasuke dengan perasaan terkejut.


“Tunggu, kamu masih belum memiliki anak!” balas Keith yang juga terkejut.


‘Benar juga, sih. Kalau dilihat dari pakaiannya, dia memang menggunakan pakaian dalam movienya, setelah perang dunia ninja. Dia pasti terlalu sibuk untuk mencari peninggalan klan Otsutsuki sampai tidak bisa mengurusi Sakura. By the way, aku selalu penasaran bagaimana dia bisa memiliki putri padahal terlalu sibuk dalam pekerjaannya.’


“Aku bahkan belum dua puluh tahun, kenapa juga aku harus menikah di usiaku saat ini!” bentak Sasuke dengan wajah yang memerah.


*Sring!*


Sasuke langsung mengarahkan leher katana ke leher Keith sambil mengancam, “Apakah kamu ingin mati?”


“Ma-Maafkan aku. Aku tidak akan memanggilmu muda seperti sebelumnya. Aku juga tahu bila kondisi di dunia asalmu memaksa dirimu menjadi dewasa lebih cepat dari aku di duniaku sebelumnya. Aku tidak akan memperlakukanmu seperti ini lagi untuk selanjutnya.” Keith tergagap dan mengangkat tangannya.


“Pokoknya, tolong bersikaplah lebih serius.” Sasuke memasukkan katana itu ke dalam sarungnya, sambil dia memejamkan matanya karena berusaha menghilangkan pikiran itu darinya. Wajahnya masih memerah dan sangat jarang untuk melihat Sasuke seperti ini.


‘Sepertinya aku sudah dilupakan,’ pikir Souseiseki.


“Tapi dari sini aku tahu, setidaknya aku bisa memberikan padamu lebih banyak informasi tentang apa yang akan terjadi di duniamu. Bulan yang akan menghancurkan bumi, bagaimana masalah jika Naruto menjadi hokage, sampai siapa yang ingin kembali mendirikan Akatsuki, ini lah, itu lah, blablablabla…,” Keith mengatakan berbagai informasi seperti memberikan bocoran pada penggemar.


“Cukup, sepertinya kamu tahu banyak tentang duniaku.”


“Aku tidak mengetahui semuanya, hanya beberapa hal yang menurutku menarik dan bisa membekas di pikiran.” Keith ingin memberikan informasi, tetapi dia malah mengatakan, “Jika kamu ingin informasi darku, maaf saja, nih, ya. Aku mulai kehabisan waktu. Keluargaku akan kebingungan, terutama Nee-san akan heboh sendiri jika aku tidak segera pulang. Dunia ini tidak sekeras dunia ninja tempatmu berasal.”


“Aku mulai ingin membunuhmu jika kamu terus-terusan bertele-tele, Katakan saja di mana kita bisa bertemu.”


“Hm… aku tidak memiliki jadwal yang pasti di setiap harinya.” Keith memegang dagunya, kemudian menatap pada Sasuke dengan melanjutkan, “Cari saja aku, Keith, di mansion Claes yang ada di sana.” Sambil mengarahkan jempolnya ke arah mansion yang tertutup jarak jauh. “Tanya saja pada beberapa orang, aku yakin mereka akan mengetahui di mana mansion Claes berada.”


“Kamu ini, sepertinya kamu adalah orang yang sangat terkenal dan berpengaruh di negara ini,” tebak Sasuke.


“Memang. Aku ini adalah anak angkat dari tuan tanah di sini. Tingkatku kurang lebih sama dengan keluarga daimyo jika berada di duniamu,” jawab Keith.


‘Apakah aku sudah menjadi angin sekarang,’ pikir Souseiseki.


—Kembali ke masa sekarang ….


“Kamu sepertinya sangat mempercayai si Sasuke itu. Apa kamu yakin ini akan baik-baik saja?” tanya Souseiseki.


“Tenang saja, dia bukan orang jahat. Aku mengetahui informasi tentangnya lebih banyak dari apa yang kamu pikirkan,” jawab Keith dengan tersenyum.


Mereka berdua masuk ke kediaman Claes melalui gerbang depan setelah percakapan singkat di antara mereka berdua.