Inter-Universe Anime Group Chat

Inter-Universe Anime Group Chat
Rencana Penerbitan Manga


Setelah beberapa kekacauan kecil yang terjadi di antara mereka, keempatnya pergi ke ruang makan untuk sarapan sekaligus memperkenalkan Suiseiseki dan Souseiseki pada keluarga Claes lainnya. Keith sendiri tidak memiliki banyak pengaruh di dalam keluarga ini, jadi izin selanjutnya masih diperlukan dari Duke Claes dan lain-lain.


"Jadi, perkenalkan, lho, ya. Namaku adalah Suiseiseki, dan dia adalah adikku, Souseiseki. Untuk beberapa alasan, kami akan tinggal di sini mulai dari sekarang, ya," ujar Suiseiseki, melayang di atas meja makan.


"Kami tidak masalah untuk menerima kalian di kediaman ini, tapi …." mata Millidiana mengamati tubuh Suiseiseki dan Souseiseki. "Apakah kalian berdua ini benar-benar boneka?"


Dia masih tidak bisa mempercayai begitu saja ketika mendengarkan penjelasan ini sebelumnya. Dunia ini memang dunia pedang dan sihir, tetapi tetap saja luar biasa untuk melihat sihir yang tidak biasa. Beberapa bangsawan di sini yang bisa menggunakan sihir adalah pengguna sihir dengan empat pembagian elementer, yaitu api, air, tanah, dan angin. Untuk cahaya dan kegelapan berada di kategori yang lebih langka.


"Ya, kami berdua adalah boneka yang diciptakan ayah kami," sahut Souseiseki di sebelah Suiseiseki. "Kami adalah dua dari tujuh bersaudara boneka Rozen. Aku adalah boneka keempat, sedangkan Suiseiseki adalah boneka ketiga."


"Lalu, di mana boneka yang lainnya."


'Aku sendiri juga ingin tahu, apakah dunia ini telah bercampur dengan dunia lainnya karena mereka berdua datang ke dunia ini oleh bantuan Sistem? Sistem hanya mengirimkan Suiseiseki dan Souseiseki sebagai lawan tandingku sebelumnya, tetapi apakah sisanya juga ada di dunia ini?' pikir Keith atas pertanyaan Millidiana.


"Tentang itu, sayangnya kami sendiri juga tidak tahu di mana saudari kami yang lainnya. Kami hanya tahu bila kami berdua terbangun di masa ini," jawab Souseiseki.


“Begitu ya….” Millidiana menghela napasnya sebelum melanjutkan. “Dunia ini memang sangat luas dan berisikan berbagai sesuatu yang tidak masuk akal. Tapi meski begitu, aku tidak menyangka bila akan ada boneka seperti kalian yang bisa hidup dan bergerak sendiri.”


•••••


—Keith PoV—


Oke, jadi kisah tentang kedua boneka itu, Suiseiseki dan Souseiseki, berakhir dengan diterima di kediaman Claes. Mereka berdua akan menjadi partner yang cocok untuk Nee-san dalam menjaga kebun. Aku yakin itu.


Senjata yang dimiliki mereka berdua saja sudah menunjukkan identitas mereka sebagai penjaga kebun, gunting taman dan kaleng penyiraman …. Aku tidak akan mengomentari tentang itu, lagi pula kebanyakan orang kuat memang akan menggunakan senjata dengan bentuk aneh, ‘kan? Kekuatan keduanya tidak bisa dipungkiri lumayan kuat untuk bisa menyudutkanku sebelumnya.


Kembali ke masa sekarang, aku sedang menuju ke tempat penerbit untuk menerbitkan manga milikku, tapi aku mengurungkan niatanku setelah aku memikirkannya baik-baik. Mengapa? Karena di dunia ini masih belum ditemukan mesin fotokopi! Menerbitkannya ke sana hanya akan sia-sia karena hanya ada satu salinan. Aku ragu menyalin manga secara manual bisa dilakukan orang dari dunia ini.


Mesin fotokopi merupakan sebuah alat teknologi yang berfungsi untuk membuat salinan ke atas kertas dari dokumen, buku, maupun sumber lain. Mesin fotokopi pertama kali ditemukan oleh ahli fisikawan asal Amerika Chester Carlson pada tahun 1939.


Abad Pertengahan dalam sejarah Eropa berlangsung dari abad ke-5 sampai abad ke-15 Masehi. Abad Pertengahan bermula sejak runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat dan masih berlanjut manakala Eropa mulai memasuki Abad Pembaharuan dan Abad Penjelajahan.


Masih memerlukan beberapa abad sebelum mesin itu ditemukan!


“Sudah, lupakan saja. Aku akan pulang dan memikirkan rencana selanjutnya,” gumamku sambil menghela napas lelah. “Seharusnya, aku meminta untuk bereinkarnasi ke dunia yang lebih modern saja. Bukan hanya karena teknologi di sini terlalu tertinggal, tetapi toilet di zaman ini juga cukup buruk untuk digunakan. Sebaiknya aku menjadi penemu dulu saja, deh.”


—Third Person PoV—


Dengan perasaan kecewa, Keith kembali ke manor Claes sambil membawa sekantong tas kulit yang berisikan naskah manga miliknya. Naskah-naskah itu tidak ada gunanya semenjak tidak ada mesin fotokopi di dunia ini. Pilihannya adalah menggunakan itu untuk pribadi atau membuangnya. Setidaknya tidak akan sia-sia jika menikmati itu untuk pribadi.


‘Dia….’


Keith berhenti dan berbalik, mencari sosok yang baru saja melewatinya itu. Namun sayangnya, jalanan ramai membuat dirinya tidak bisa menemukan siapa sosok familiar yang baru saja melewatinya. Dia hanya menengok ke segala arah ke sekelilingnya untuk memastikan apakah sosok itu sudah pergi jauh, namun dia tetap tidak menemukannya.


‘Mustahil, kenapa dia ada di dunia ini? Apakah semesta ini juga terhubung dengan semesta itu?’


'[Kenbunshoku Haki]!'


Menggunakan skill-nya, Keith mencari di sekitarnya dalam area yang lebih lebih luas. Tentu saja, yang melakukan [Kenbunshoku Haki] adalah [Pikiran Paralel] miliknya, sementara dirinya yang mengendalikannya tubuh mencari di sekitar, sama seperti sebelumnya.


Karena kemampuan ini memang masih baru untuk dimiliki olehnya, dia sendiri juga tidak terlalu baik dalam melakukannya. Untung saja [Akselerasi Pikiran] membuatnya lebih baik dalam menggunakan [Kenbunshoku Haki] dan bisa mengontrol dengan lebih baik. Melakukan ini hanya dengan satu kesadaran akan memerlukan latihan yang lebih lama.


'Di sana!'


Keith pertama-tama mencari sebuah gang sepi, kemudian dia mulai menggunakan [Cheon Bu's External Energy Control from the Three Skills] untuk memperkuat tubuhnya, dan bergerak dengan cara melompat dari atap ke atap untuk mencari keberadaan individu yang dirasakannya melalui [Kenbunshoku Haki].


*Tap!* *Tap!* *Tap!*


Bergerak dari atap ke atap, dia masih mencari-cari menggunakan [Kenbunshoku Haki]. Untung saja ini membuatnya bisa untuk merasakan sesuatu di sekitarnya dengan lebih baik. Bukan berarti dia bisa merasakan dalam jarak terlalu jauh, tetapi ini cukup untuk membuat dia merasakan individu yang dikejarnya itu.


Namun di tengah perjalanannya ini, dia merasakan eksistensi lain yang berusaha mengejarnya dari arah berlawanan dari apa yang dikejarnya.


'Apakah dia melakukan sesuatu untuk menyerangku dari arah lain? Tidak, yang satu ini memiliki aura berbeda dengan yang sebelumnya. Ini memiliki ukuran kecil, melayang, dan berjalan lambat tanpa perasaan waspada. Ini jelas bukan klon dari sebelumnya.'


'Tunggu, bukankah ini adalah Souseiseki?'


*Drap!*


Keith mendarat di sebuah atap, kemudian berbalik pada Souseiseki. "Kenapa kamu datang ke mari?"


Souseiseki menampakkan dirinya dan berkata, "Aku hanya ingin mengikutimu. Aku ingin tahu kenapa kamu tiba-tiba pergi beberapa saat yang lalu?"


"Ke mana aku pergi, itu bukan urusanmu, bukan? Kenapa kamu peduli?" Keith menurunkan alisnya, membuat matanya terlihat lebih tajam.


"Kamu adalah mediumku dan Suiseiseki, tentu saja aku peduli. Lebih lagi, bergerak dari atap ke atap itu sudah sangat mencurigakan," jawab Souseiseki.


"Baiklah. Tidak masalah jika kamu ingin mengikutiku, lagi pula kamu tidak akan mengganggu atau membantuku."