
"Apa katamu!" Inilah yang diteriakkan Ellis ketika dia mendengar kabar tersebut dari Claire.
"Aku bilang, roh tersegel telah terlepas karena kami berusaha akan menaklukkannya. Sekarang, dia mungkin sedang bertindak secara liar di hutan dan menghancurkan segalanya. Yah, karena tidak ada orang di sana, aku yakin tidak akan ada masalah. Kita hanya perlu ke sana untuk menyerangnya bersama, bukan?" ucap Kino dengan santai tanpa beban.
Pemikiran tentang "tidak masalah karena tidak ada orang" memang tidak salah, sih. Lagi pula, ini tidak merugikan orang lain, setidaknya tidak dalam waktu yang lama. Tetap saja Jajaran Ksatria Sylphid tetap akan dirugikan karena mereka harus mengurusi masalah ini. Namun di sisi lain, juga akan menjadi medan latihan yang bagus untuk menghadapi roh di dalam pertarungan nyata. Ini salah satu cara agar mereka dapat menunjukkan kekuatannya.
Kino tidak masalah untuk bertarung. Meski dengan serangan yang tidak bisa melukai lawan, dia masih bisa menjadi pengalihan atau memberikan dukungan ketika anggota penyerang lain berada dalam masalah. Hanya kurang kemampuan serangan yang kuat, kemudian Kino akan setara dengan ninja, setidaknya pada tingkat jonin rendah atau genin tinggi.
"Bukan itu, huh…. Maksudku bukannya aku tidak mendengar apa yang kamu katakan, hanya saja aku tidak percaya bila kalian benar-benar akan pergi ke tempat itu dan melepaskan roh tersegel…," terang Ellis dengan nada geram.
Kemarahannya yang sangat biasa bagi seorang ketua dari Ksatria Sylphid. Sekali di dalam hari yang tenang ini, dia dan jajaran ksatrianya mendapatkan pekerjaan tambahan tanpa gaji tambahan. Apa yang lebih buruk dari ini? Bekerja lembur tanpa harus dibayar adalah bentuk kekejaman pada pegawai dan itu menandakan bahwa perusahaan itu adalah perusahaan hitam dengan pemaksaan pada anggotanya.
Namun perlu diketahui, ksatria dan perusahaan biasa memiliki perbedaan besar. Di dalam perusahaan, pegawai bekerja untuk mencari uang, sedangkan di dalam jajaran ksatria mereka bekerja untuk mencari harga diri dan kebanggaan. Para anggota dari Ksatria Sylphid tidak akan ragu-ragu untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk kebanggaan mereka, lagi pula mereka sangat kaya.
"Sayangnya itu benar. Roh itu sudah terlepas dan sekarang mengamuk," jawab Kino santai tanpa rasa bersalah. "Mau kamu mengatakan seperti apapun, dia sudah terlepas dan mengamuk. Untung saja kamu selamat meski dengan Rikka yang kelelahan, selebihnya tidak ada luka yang berarti."
"Ugh…." Pada bawahannya, Ellis memerintahkan, "Baiklah, semua anggota Ksatria Sylphid, kita pergi ke hutan untuk menenangkan roh itu!" Dia juga menambahkan, "Kamu ikut dengan kami, Kino!"
"Baik, baik." Kino tidak memiliki argumen untuk membalas dan hanya bisa menerima.
Di antara semua orang yang ikut dengan Claire sebelumnya, Kino adalah yang paling kuat dengan pengalaman bertarungnya. Pilihan yang paling bijak untuk membawanya ikut sebagai pemandu dan membiarkan yang lainnya tetap di sini dari pada hanya menjadi beban.
"Tunggu, aku akan ikut!" teriak Claire. "Aku adalah orang yang menjadi awal ini semua, biarkan aku mempertanggungjawabkan yang sudah aku lakukan."
"Baiklah." Ellis setuju. "Aku tidak terlalu berharap kamu akan bisa banyak membantu, tapi ini lebih baik dengan lebih banyak orang."
Greyworth tidak ikut bersama mereka dalam pembasmian ini. Masalah tidak sebesar itu untuk membuatnya harus terlihat langsung dalam insiden tersebut. Baru setelah para ksatria ini kalah, dia akan datang sebagai bantuan tambahan. Posisinya berada pada pertahanan terakhir.
•••••
Di sisi lain Keith telah selesai bertarung melawan Terminus Est. Dia berbaring di lantai dengan tubuh transparan dalam mode pengamat. Tubuhnya kelelahan dengan dia yang saat ini menggunakan pengendalian ki di dalam tubuhnya untuk memulihkan energi miliknya secara perlahan. Menggunakan sihir penyembuhan (/= Kaifuku Mahō) bukan pilihan karena dia kelelahan dalam energi, bukan terluka dalam fisik.
"Ah… aku seharusnya memilih untuk tidak melawannya saja, ya. Sepertinya teoriku sudah tepat, dan aku mungkin bisa membuat kontrak dengan roh dari dunia ini. Namun entah kenapa, aku gagal membuat kontrak dengannya dan dia malah meledakkan energi hingga aku tersentak beberapa meter."
"Untung saja, aku berhasil memulihkan diriku menggunakan Kaifuku Mahō sehingga tidak ada luka fatal pada tubuhku. Tapi aku terlalu lemas sekarang…. Apakah ini adalah batas atas dari kekuatan sihir Keith? Aku tidak menyangka jika dia akan kehabisan mana dengan kapasitas yang tidak pernah diperlihatkan batasannya. Seharusnya dia tidak kelelahan hanya karena beberapa sihir yang aku lakukan."
"Mungkinkah Terminus Est menyerap sebagian dari mana milikku ketika aku berusaha membuat kontrak dengannya? Tapi aku rasa itu tidak mungkin. Terminus Est mampu menghancurkan semua kutukan, namun, alih-alih menghapusnya, itu malah menyerap semua kutukan itu sendiri, yang akan segera diteruskan ke tuannya. Ini membuatnya lebih seperti pedang iblis daripada pedang suci yang akan segera membunuh tuannya dengan imbalan menggunakan kekuatannya yang luar biasa. Tidakkah ada yang mengatakan jika dia memiliki kemampuan untuk menyerap energi sihir atau mana."
"Kemungkinan paling logis yang terjadi adalah, aku memadatkan energi sihirku dalam satu bidang padat yang aku gunakan untuk meningkatkan pertahanan dari telapak tanganku ketika berusaha membuat kontrak. Namun karena aku belum terbiasa menggunakan sihir, aku tidak mengatur kuantitas mana dan malah menghabiskannya. Jika kamu bertanya apa ini mungkin, maka sangat mungkin karena ini adalah dunia fantasi."
"Lalu mengapa aku bisa gagal dalam membuat kontrak dengannya, alasannya adalah karena dia menolakku…. Pasti banyak yang ingin membuat kontrak dengan roh tersegel legendaris sepertinya, namun karena dia masih di sini, maka dapat menjadi penjelasan bahwa orang yang berusaha membuat kontrak dengannya gagal."
"Kupikir, aku bisa memaksanya membentuk kontrak dengan memberikan banyak energi sihir dalam tindakanku membuat kontrak, tetapi bukan faktor ini untuk membuat kontrak dengannya. Padahal afinitas atau elemen Terminus Est adalah steel (/= baja) yang mana itu dekat dengan tanah. Tapi masih saja, itu masih belum cukup untuk membuat kontrak dengannya."
"Ngomong-ngomong ketika aku menonton Seirei Tsukai no Blade Dance aku menyadari sesuatu. Biasanya seseorang akan mengatakan beberapa kalimat yang terdengar chuunibyou ketika akan memanggil roh mereka atau membuat kontrak. Mungkin karena aku melewatkan detail ini ketika membuat kontrak, pembuatan kontrak ini menjadi batal."
"Juga, Kazehaya Kamito memberikan darahnya pada bilah pedang Terminus Est ketika dia membuat kontrak. Detail ini mungkin yang menjadi faktor kegagalanku."
Keith melipat tangannya dan melanjutkan, "Sudahlah. Aku akan bersantai di sini sejenak. Aku yakin Kazehaya Kamito sedang berjalan di hutan dan jikapun itu tidak terjadi, aku yakin ada orang yang akan mengatasi roh pedang merepotkan itu. Selanjutnya, aku akan membuat kontrak dengan Glasya-Labolas atau Leviathan."