
"Mengapa aku sangat terganggu dengan perkataan cerai yang diucapkan oleh gadis bodoh itu?" Kai mengusap kasar wajahnya, kini ia tengah mengendarai mobilnya untuk sampai ke kantor.
Sesampainya di parkiran kantor, Kai melihat banyak sekali orang-orang yang tengah berkerumun di halaman kantornya. Terlihat puluhan keamanan tengah menghalangi orang-orang itu untuk masuk ke dalam kantor miliknya.
Kai memperhatikan orang-orang yang berkerumun di kantornya, tampaknya itu adalah kerumunan para wartawan dan awak media. Kai segera turun dari mobil.
Begitu melihat Kai, para wartawan segera menghampiri dan memberondong Kai dengan beberapa pertanyaan sekaligus.
"Apa benar anda berselingkuh dengan super model yang bernama Emily?"
"Bagaimana tanggapan tuan dengan foto-foto anda yang bocor kembali di internet?"
"Mengapa tuan menduakan istri yang baru tuan nikahi?"
"Yang kami dengar, nona Emily adalah mantan kekasih anda? Apakah benar?"
Itulah beberapa pertanyaan yang terlontar dari wartawan yang tengah mengerumuninya.
Kai terus berjalan dengan bersusah payah untuk sampai ke dalam kantor tanpa menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan. Pihak keamanan dengan gesit membantu Kai untuk berjalan di kerumunan wartawan dan mencoba menghalangi para wartawan untuk masuk lebih jauh.
"Siapa yang berani memotretku tadi malam?" Kai berteriak di dalam ruangan pribadinya setelah melihat foto-fotonya di internet. Di foto itu terlihat Kai yang tengah memindahkan apel kepada Emily, tetapi fotonya hanya terlihat wajah saja dan tidak menampakan keadaan yang menjelaskan bahwa mereka tengah bermain permainan Apple Boobing.
"Shit !" Umpat Kai dengan wajah yang terlihat merah padam menahan amarah yang bergemuruh di dadanya.
"Iya, hallo?" Kai mengangkat telfon yang diketahui dari Nino.
"Kai, kau sudah melihat berita pagi ini?" Tanya Nino.
"Ya, aku sudah melihat berita itu," Kai terlihat frustasi.
"Kai, coba kau telfon orang kepercayaan daddymu yang bernama Edward itu. lalu suruh mereka untuk mengambil rekaman cctv di restoran semalam, itu akan menjelaskan semuanya," Nino memberikan saran.
"Kau benar, mengapa aku tidak berpikir sampai sana?" Kai tersenyum senang.
"Ya, karena kau bodoh!" Ledek Nino di seberang telfon.
"Ya, kau sangat bodoh sampai kau jatuh cinta pun kau tidak mengetahui dan menyadarinya," gerutu Nino.
"Apa maksudmu?" Kai mengernyitkan dahinya heran.
"Sudahlah, lebih baik kau segera telfon orang kepercayaan daddymu untuk membereskan kasus ini."
"Kau benar, aku harus segera menghubungi Edward," Kai segera mematikan sambungan telfonnya.
Kai segera menghubungi Edward yang merupakan orang kepercayaan ayah dan keluarganya. Edward yang di hubungi oleh Kai segera bergerak cepat dengan mendatangi restoran tempat acara pesta Halloween semalam dan segera mengambil cctv mengenai kejadian semalam.
Saat Edward sudah mendapat rekaman CCTV itu, ia segera mengunggahnya di you tube dan di medsos. Satu jam kemudian gosip mengenai Kai sudah mereda, karena di cctv tersebut terlihat mereka sedang bermain Apple Boobing di malam perayaan Halloween. Di rekaman itu pula terlihat Alula sebagai istri dari Kai yang ikut berkerumun disana. Akan tetapi, rekaman CCTV di cut di bagian Alula yang tengah kebagian bermain Apple Boobing bersama Cleon. Edward sengaja memotongnya agar tidak muncul gosip baru mengenai Alula dan juga Cleon. Apalagi Cleon adalah seorang anggota dewan muda kota Birmingham, bisa saja moment ini dimanfaatkan oleh saingan politiknya untuk menggiring opini publik bahwa ia berselingkuh dengan istri pengusaha muda yang tengah naik daun. Maka dari itu, Edward memilih untuk mengcut adegan Alula dan Cleon.
"Syukurlah," Kai bernafas lega saat muncul klarifikasi dari media-media yang menayangkan foto-fotonya dengan Emily. Media-media itu kini mengunggah video CCTV lengkap saat semalam Kai bermain Apple Boobing, tetapi tidak terlihat video Alula dan Cleon disana.
Sampai sore hari para wartawan masih berdiam diri di halaman kantor Kai yang begitu megah. Kai keluar dari kantornya karena jam kerjanya sudah usai. Ia dikawal oleh puluhan penjaga keamanan kantor untuk sampai ke dalam mobilnya
"Info yang kami dapatkan semalam anda hanya bermain permainan Apple Boobing disana?" Tanya seorang wartawati.
Kai pun diam sejenak dan memutuskan untuk menjawab pertanyaan wartawan itu.
"Iya, jadi tidak benar mengenai berita yang menyebut saya berselingkuh. Emily adalah teman saat saya SMA. Dia pun teman dari istri saya, jadi tidak ada apa-apa disana. Hanya murni permainan, kami semalam mendatangi pesta Halloween sebagai ajang berkumpul kembali dengan teman-teman saat SMA. Saya tidak mungkin mengkhianati istri saya. Saya sangat tidak menyukai pengkhianatan, maka dari itu saya tidak mungkin untuk mengkhianatinya. Hubungan kami sangat baik, bahkan dalam waktu dekat ini kami akan berbulan madu," papar Kai kepada para wartawan dengan bijaksana.
Para wartawan yang mendengar perkataan Kai terkagum kagum dengan pembawaan yang pria itu katakan. Kai memang sangat terlihat berwibawa.
"Bisa anda beri tahu kami, kemana anda akan berbulan madu?" Tanya wartawan lainnya.
"Mohon maaf, saya tidak bisa memberitahukannya. Itu adalah privasi untukku dan istrikku. Terimakasih kepada kalian yang sudah hadir ke kantor," Kai segera melangkahkan dirinya untuk sampai di mobilnya.
Para wartawan terlihat masih berusaha untuk mengejar Kai. Akan tetapi, Kai dengan cepat masuk ke dalam mobil dan berlalu dari halaman kantor.
Dear para readers : Tolong tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment dan vote untuk mendukung author. Terima kasih š¤š¤