
...🎵Ajariku🎵...
Apalah sebuah arti
Jika tak lagi mengerti
Tak akan bisa satukan lagi
Cinta yang dulu pernah ada
Walau sudah coba lupakan
Namun akupun tak bisa
Takkan secepat waktu pertama
Waktu pertama jatuh cinta
Ajariku untuk lupakan
Karna kumasih merasakan
Namun bila dia tak merasa
Biarlah aku yang pergi dan tak kembali
Apalah sebuah arti
Jika tak lagi mengerti
Tak akan bisa satukan lagi
Cinta yang dulu pernah ada
Ajariku untuk lupakan
Karna kumasih merasakan
Namun bila dia tak merasa
Biarlah aku yang pergi dan tak kembali
Ajariku untuk lupakan
Karna kumasih merasakan
Tuhan bantu aku lupakan
Karna kumasih merasakan
Namun bila dia tak berbalas
Biarlah aku yang pergi dan tak kembali
Meski kau yang tak kan terganti
🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨🐨
~Episode dua puluh tiga//
Jasmine berjalan dengan pelan memasuki rumah karna takut ketahuan, jujur dia sangat takut pulang ke rumah, dia berpikir jika mereka pasti akan memarahi nya habis² an, namun siapa sangka sebuah keajaiban terjadi.
"Heh, jangan Lo pikir, Lo menang hanya karna Devan ajak Lo jalan." bentak Widya.
"M..maaf kak, tapi aku gak ngerasa menang kok." ucap Jasmine.
"Berani juga Lo lawan gue." bentak Widya.
Widya berniat mendorong Jasmine agar terjatuh namun dengan sigap Jasmine menghindar, Widya yang belum bersiap terjatuh tengkurap.
"Aww... s.....sakit." jerit Widya.
"Mah liat Jasmine jahat sama aku, masa aku di dorong sampe jatuh gini." adu Widya dengan wajah sedih, Jasmine menatap sang ibu dengan wajah takut.
"Sudahlah jangan mencari masalah, ini sudah malam, Jasmine cepat ganti pakaian mu dan tidur." perintah ibu Jasmine.
Jasmine membulatkan mata nya, terkejut? tentu saja ini adalah pertama kali nya bagi Jasmine karna tidak dimarahi saat dia difitnah kakak nya.
"B..baik Bu." ucap Jasmine dan berlalu pergi.
"Mamah kok gak marahin dia sih, liat tangan aku merah gini." bentak Widya kesal.
"Sudah lah Widya, jangan memfitnah adik mu terus, aku sudah pusing mengurusi mu." ucap ibu Jasmine dan berlalu pergi.
"Kok mamah tiba² gini sih? aneh banget." pikir Widya dengan wajah merah.
#Kamar Jasmine
"Tadi ibu beneran gak marahin aku? aku gak lagi mimpi kan? kalo aku cuman mimpi rasa nya aku gak mau bangun." ucap Jasmine senang, dia berbaring dengan senyum manis melekat diwajah cantik milik nya.
"Andai aja ibu dari dulu kek gini aku pasti bakal bahagia, tapi aneh deh masa tiba² gitu." pikir Jasmine.
"Sudahlah kenapa aku harus khawatir, yang penting kan ibu udah gak marah² lagi." pikir Jasmine mencoba memejamkan mata nya untuk tidur.
Dari luar sang ibu yang tak sengaja mendengar perkataan Jasmine tersenyum lembut.
"Memang sudah seharusnya aku lembut padamu, tapi entah kenapa saat melihatmu semua kejadian di masa lalu kembali teringat membuatku selalu ingin membencimu, huh~ aku harap semua masalah akan terungkap." pikir ibu Jasmine.
"Jasmine jadilah wanita yang kuat menghadapi kehidupan ini nak, maaf ibu gak bisa bantu kamu menjalani kehidupan ini." pikir ibu Jasmine sambil menitikkan air matanya.
#pagi pukul 06:30
Tok... tok.. tok...
"Woi buka pintunya." teriak Widya lantang.
"Kenapa kak?" tanya Jasmine sambil membuka pintu.
"Lo budek ya, daritadi gue panggil juga." bentak Widya.
"K..kenapa kak?" tanya Jasmine.
"Cepat turun, Lo dipanggil mamah." ucap Widya dan berlalu pergi.
"Eh? gak biasanya." pikir Jasmine.
Jasmine berjalan menuruni tangga dengan gugup,
"Perasaan aku gak buat salah semalam, kok bisa dipanggil hari ini?" pikir Jasmine.
•Meja makan
"Duduk." perintah ibu Jasmine, Jasmine hanya menurut.
"Sarapan jangan diam saja." ucap ibu tegas.
Jasmine semakin dibuat bingung, ibu menyuruhku sarapan? ada angin apa? kenapa ibu begitu baik? atau mungkin dia diancam kak Devan? begitu lah pikiran Jasmine saat ini.
Jasmine sarapan dengan pikiran kacau namun ada rasa bahagia karna diperlakukan sama dengan kedua kakaknya.
Widya dan Tania menatap Jasmine dengan pandangan benci.
"Sialan kenapa mamah baik banget sih? aku pikir mamah manggil Jasmine pengen marahin tapi malah nyuruh sarapan!" pikir Widya.
"Apa aja sih yang terjadi waktu aku sakit? mamah baik gitu sama Jasmine!" pikir Tania.
Setelah selesai sarapan Jasmine berpamitan dan pergi kesekolah menaiki bis.
Bersambung......