
.......
......................
Semua masih berdiri mengelilingi tamu seorang wanita muda yang sedang komplain dan berwajah masam itu.
"Ada apa ini?" Fuutie dan Nukuru pun datang sesuai laporan waiters lain tentang kejadian tamu yang mengamuk ini. Syaoran pun terkejut dengan kedatangan kakaknya Fuutie .
"Pokoknya saya tidak mau tahu! karyawan bo*doh ini harus di pecat!!" Ucap wanita itu lagi.
"Baiklah, sebagai manager utama Li's Food&Co saya memohon maaf atas ketidaknyamanan anda Nona, namun saya tidak bisa sembarang memecat karyawan saya tanpa alasan yang jelas". Ungkap Fuutie.
"Terima kasih kak" Ucap Syaoran dalam hati.
Sakura pun ikut lega mendengar perkataan Bosnya itu.
"Dia.. dia salah mengantar pesanan makananku!!" Wanita itu sedikit terbata mengatakan tuduhannya pada Sakura.
Kemudian Fuutie melirik ke arah Syaoran. Syaoran pun bertanya pada Sakura "Apa yang Nona ini pesan?".
"Dia memesan menu baru 'Signature Abalone Congee with Chicken " kata Sakura sambil mengingat-ingat.
"Tidak!!! Mana mungkin aku memesan menu itu, aku seorang Vegetarian!" Wanita itu masih mengelak.
"Hm? Aneh" Fikir Syaoran.
"Baiklah kalau begitu, sebagai permintaan maaf saya akan mengganti menu yang anda pesan secara gratis" Ucap Fuutie dengan rendah hati.
"Nona Fuutie....." Nakuru pun tercengang mendengar Ucapan Fuutie.
"Sudahlah Nakuru" Fuutie berkata pelan padanya.
"Hufft!! saya sudah tidak nafsu makan lagi, saya sudah dipermalukan seperti ini!! Lebih baik saya pulang saja" Ucap wanita tersebut sambil mengambil tas selempangnya dari balik sofa tempatnya duduk.
"Baiklah, terima kasih untuk kedatangannya" Ucap Fuutie pada wanita yang berlalu meninggalkan restorannya.
Nakuru dan Syaoran pun saling bertatapan.
"Aduh!" jari Sakura terkena pecahan piring yang dia ambil sisa insiden tamu wanita yang marah-marah tadi.
"Biar saya saja yang membersihkannya" kata Seorang busser (bagian kebersihan).
"Astaga Jarimu berdarah!" Syaoran panik.
"Cepat bawa dia ke belakang dan obati lukanya" Suruh Fuutie.
Syaoran pun mengangguk dan segera membawa Sakura ke belakang.
"Fiuhhh... Ada-ada saja" Kata Fuutie.
"Nona, apakah perkataan tamu itu benar atau pelayan yang benar?? Saya bingung" Tanya Nakuru.
"Tamu adalah raja Nakuru" Ucap Fuutie.
"Nona Fuutie, saya sudah mengecek pesanan Nona tadi, dan pesanan itu benar-benar bertuliskan 'Signature Abalone Congee with Chicken " Kata Masashi sambil menyerahkan sebuah kertas pesanan.
"Apa!?? Apakah ada yang berniat ingin mencoreng nama baik restoran kita?" Tanya Nakuru.
"Sudahlah tamu yang salah menerima pesanan itu hal yang biasa dalam bisnis Resto, mungkin lain kali kita harus men-training pelayan- pelayan kita supaya lebih baik pelayanannya dan juga lebih tegas pada customer macam tadi". Fuutie membuang kertas pesanan itu ke tempat sampah, lalu mengajak Nakuru kembali ke belakang.
"Anda hebat Nona Fuutie, anda mau memaafkan orang yang berbuat buruk di dalam restoran kita, padahal aku ingin sekali menjambak rambutnya!" Ucap Nakuru geram.
"Sepertinya dia bukan pelanggan restoran kita Nakuru".
"Namun apa sebenarnya tujuan dia? Dan tiba tiba menuduh pelayan berbuat kesalahan Sampai harus dipecat Nona?"
"Hmm, aku juga tidak tahu, bisnis restoran akhir-akhir ini semakin memanas saja..." Keluh Fuutie.
............
"Shhh" Sakura meringis menahan perih saat jarinya di obati dengan atiseptic oleh Syaoran.
Saat ini mereka hanya berdua saja di dalam ruang yang penuh loker karyawan. Sakura nampak duduk di sebuah kursi dan Syaoran duduk bersimpuh di depannya.
"Maaf kalau sedikit sakit ya" Syaoran pun menempelkan plester pada jari Sakura yang terkena pecahan piring tadi.
"Arigatou Li-kun".Ucap gadis manis yang masih sedikit gemetar itu.
"Tes...." Air mata Sakura jatuh mengenai tangan Syaoran yang masih memeganggi tangannya yang terluka. Syaoran pun terkejut melihat gadis di hadapannya menangis.
"Astaga kenapa kau menangis?" Syaoran pun panik melihat Sakura bersedih hingga mengeluarkan air mata. Dia memandangi Sakura yang menutup wajahnya dengan sebelah tangannya yang tidak terluka.
Diusapnya air mata di pipi gadis itu. Kemudian Sakura membuka matanya melihat Syaoran memasang wajah iba kepadanya.
"Jangan menangis, kan ada aku di sini bersamamu" Seketika ucapan Syaoran meluluhkan hati gadis itu hingga memeluknya tiba-tiba.
Syaoran membalas pelukan Sakura , dia mendekap erat tubuh Sakura dan membelai rambut pendeknya "Tenanglah.." Ucapnya.
"Hiks hiks.. Ini hari pertamaku bekerja Li dan.. dan.. Aku hampir saja dipecat..." Kata Sakura sambil terisak-isak.
"Kau tidak bersalah.. Aku yakin itu" Syaoran menegaskan pada Sakura bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan apapun.
Sakura pun melepaskan Pelukan itu namun meraih kedua tangan Syaoran "Benarkah Li?"
Kemudian Syaoran berkata "Tentu saja benar, tamu itulah yang tidak memiliki atitude yang baik. Seharusnya dia tidak main lempar piring ke lantai, itu bukan kebiasaan orang yang baik. Seharusnya dia cukup menolak nya dan meminta dibuatkan pesanan yang sesuai".
"Kau benar Li" Sakura pun membenarkan ucapan pemuda itu.
"Karena itu kumohon berhentilah menangis , tangisan tidak cocok untuk wajahmu, tersenyum akan lebih baik dan kau akan terlihat semakin cantik" Syaoran pun tersenyum lembut membuat wajah sendu Sakura yang habis menangis menjadi merona seluruhnya.
"A-arigatou Li-kun". Ucap gadis itu lagi.
"Seharusnya tidak perlu seperti itu...." suara orang yang berada diluar ruangan.
"Kriieeettt!" (Suara pintu ruang karyawan dibuka dari luar).
Fuutie dan Nakuru tiba-tiba memasuki ruangan khusus karyawan itu, dan memergoki adiknya sedang pegang-pegangan tangan dengan seorang gadis." Ops! Aku salah masuk ruangan ya hohohoho". Fuutie malah tertawa.
"Ma-maafkan kami..." Kata Syaoran.
"Nona, dia hanya mengobati luka saya, kami pasti akan segera kembali melanjutkan pekerjaan kami".
Mereka berdua nampak canggung setelah 'Bos' mereka melihat mereka berdua di ruangan yang sunyi ini.
Fuutie pun mendekati gadis itu.
"Kakak!" Batin Syaoran.
"Siapa nama mu sayang?".
"Sakura.. Sakura kinomoto".
Fuutie pun tersenyum manis padanya, dan melirik ke arah Syaoran dan berkata "Antar dia pulang, kerja part time kalian hari ini selesai, besuk baru kalian bekerja full 4 jam kerja ya".
"Ba-baik" Syaoran menjawab dengan terbata.
"Tapi Nona.. Saya masih bisa melanjutkan pekerjaan saya kok, lihatlah tangan saya sudah sembuh" Sakura menggerak-gerakan jarinya.
"Aku tidak mau mengambil resiko, Resto Li's Food&Co sangat memperhatikan kesejahteraan karyawan, kau terluka karena insiden didalam restoranku, jadi sudah sewajarnya aku membiarkan mu beristirahat setelah kejadian tidak mengenakan tadi". Fuutie menjelaskan.
"Arogatou Fuutie-sama" Sakura pun membungkukkan badannya. Lalu mereka berduapun segera bergegas bersiap untuk pulang.
Nakuru hanya tersenyum melihat manisnya hubungan mereka."Seandainya saja Sakura tahu bahwa tuan muda li adalah adik Nona Fuutie" batinnya.
"TING!!" (Suara Chat masuk di Handphone Nakuru).
"Ini aku Touya".
"Ring ring ring"(Suara panggilan Telepon).
Nakuru pun panik dan meminta ijin pada Fuutie untuk mengangkat telepon.
"Angkat saja Nakuru, aku tunggu di ruangan pak Terada ya" Suruh Fuutie.
"Baik" jawab Nakuru.
.....
"Moshi-moshi Nakuru-desu". Nakuru mengangkat telepon dari Touya.
"Kau sedang sibuk?" tanya Touya.
"Lumayan, aku baru saja akan meeting dengan atasanku nona Fuutie" Ucap Nakuru.
"Kau pulang jam berapa?" Tanya Touya.
"Setelah Meeting aku baru boleh pulang" Balas Nakuru.
Touya yang berwajah serius memejamkan matanya dan mengumpulkan keberaniannya untuk mengatakan "Apakah lain waktu kita bisa bertemu?".
"Hihihihi, kau ini terlalu resmi sekali Touya.... " Nakuru malah tertawa mendengar perkataan serius Touya.
"K-kenapa kau malah tertawa...?". Tanya Touya.
"Aku selalu menantikan saat kita bertemu lagi, janjimu 6 tahun yang lalu membuatku tersiksa! Kau tahu dasar Touya BAKA!!!".
Touya dan Nakuru pun tersenyum bersamaan.
Extra Backsound untuk bertemunya kembali Touya dan Nakuru.
"Wherever You Are" (One Ok Rock)
I promise you "forever" right now...
(Aku berjanji padamu "selamanya" mulai sekarang).
Bokura ga deatta hi wa futari...
(Hari itu kita bertemu)
ni totte ichiban me no kinen no subeki hi da ne....
(Hari paling berkesan dalam hidupku)
Soshite kyou to iu hi wa....
(Hari ini saat berhagia bagi kita)
futari ni totte niban me no kinen no subeki hi da ne....
(Bukan peringatan yang spesial)
Kokoro kara aiseru hito.....
(Kau orang yang membuatku tergila-gila)
Kokoro kara itoshii hito....
(Satu-satunya yang sangat aku cintai)
Kono boku no ai no mannaka ni wa itsumo....
(Di dalam pusat cintaku)
kimi ga iru kara....
(Ini semua tentang kamu)
"Wherever you are, I'll always make you smile....."
(Dimanapun kamu berada, aku akan selalu membuatmu tersenyum)
Bersambung,