
"Selamat pagi Nona Fuutie"...
"Selamat pagi Nona"....
"Pagi... Pagi... Pagi semua...." Fuutie membalas setiap sapaan dari para karyawannya dengan ramah serta senyum yang khas.
Pagi ini sama seperti pagi-pagi biasanya suasana di gedung pusat Li's Food&Co. Dari lobby pintu masuk utama di lantai dasar, setelah Fuutie turun dari mobil Mercy nya, kemudian kunci mobil itu pun diserahkan kepada ajudannya agar mobil mewah itu diparkirkan pada tempatnya. Kemudian Fuutie sang pemilik Perusahaan berjalan dengan langkah anggun nan elegan nya melangkah menuju ke lift. Saat melewati receptionist Petugas penerima tamu menyapa bos nya dengan sangat sopan dan tunduk " Ohayou gozaimasu Fuutie-sama"
"Ohayou, apakah ada orang yang datang membawa sesuatu untukku?" tanya bisnis women itu.
"Kenapa Nona Fuutie bisa tahu? Padahal saya disuruh untuk merahasiakan nya untuk kejutan anda, mohon maafkan saya nona" wanita yang berpenampilan rapi tersebut pun merasa bersalah lalu membungkukkan badannya beberapa kali kepada Fuutie bosnya.
"It doesn' matter!" Kemudian Fuutie melanjutkan langkah nya menuju ke lift dan menaikinya hingga lantai 5 dimana ruangannya berada.
Fuutie li adalah seorang leader yang baik dan profesional, gayanya yang santai dan komunikatif pada bawahan-bawahannya membuatnya amat disenangi. Dia juga tak enggan untuk turun tangan langsung ketika dibutuhkan dalam suatu misi kerja. Kinerja para karyawanpun menjadi nyaman dan efisien berada dalam kepemimpinan seorang wanita single asal Hongkong ini.
Gedung Fuutie li ini berdiri kokoh dengan gaya arsitektur modern, terdiri dari 10 lantai yaitu lantai pertama merupakan Lobby dan ruang tamu serta ruang tunggu untuk para kolega yang datang berkunjung. Lantai dua merupakan ruangan divisi pemasaran atau marketing, lantai 3 diisi oleh divisi Keuangan, lantai 3A nya diperuntukkan divisi HRD, kemudian di Lantai 5 terdapat ruangan Fuutie , Nakuru sekretarisnya dan sebuah Meeting room. Kemudian di lantai 6 adalah ruangan untuk divisi Humas dan IT (Teknologi Informasi), lantai 7 terdapat ruang Divisi Umum, lantai 8 nya merupakan kantin untuk para karyawan, dan lantai ke 9 merupakan ruang untuk beribadah, terakhir di lantai 10 merupakan divisi pergudangan. Dan di atasnya terdapat rooftop yang merupakan atap gedung dengan pagar kawat disekelilingnya serta terdapat landasan Helipad.
Perusahaan pusat ini lah yang menjadi kendali utama atas beroperasinya 13 Cabang Restoran Li's food&Co yang tersebar di beberapa distrik/kota besar di Jepang, diantara nya Resto cabang Saitama, Kobe, Kawasaki, Fukuoka, Kyoto, Sapporo, Nagoya, Osaka, Yokohama, dan di Tokyo sendiri terdapat di 4 titik Yaitu pusat Ikebukuro, Harajuku, Akihabara dan yang terbaru di Mall AEON Meguro City
......
"Christian Lou*boutin!?"
Fuutie terkejut setelah membuka hadiah dari Yue, berupa sepasang sepatu heels setinggi 8cm branded asal Perancis dengan series terbaru nya.
"Sepatu limited edition dengan harga fantastis ini untukku?" Fuutie bergumam sendiri.
"Sepertinya ini berlebihan..." Fuutie pun menyimpan sepatu itu kembali kedalam kotaknya.
"Tok..tok.." suara pintu diketuk.
"Ya masuk" seru Fuutie pada orang yang mengetuk pintu.
"Nona Fuutie... Maaf kan saya kemarin saya ijin untuk pulang duluan" Nakuru yang datang dengan membawa sebuah berkas meminta maaf atas kejadian kemarin.
"Tidak apa-apa Nakuru, hari ini agenda ku apa?". Tanya Fuutie.
"Pagi ini setelah breafing ada beberapa berkas yang perlu anda cek dan tandatangani, kemudian jadwal kunjungan ke Resto Cabang Harajuku, setelahnya mengecek beberapa interior yang masih kurang di Resto cabang Aeon" Ucap Nakuru menjelaskan.
"Baiklah... kita breafing dulu sekalian membicarakan tentang proyek dengan tuan Moon, dan kesini sebentar Nakuru!" Suruh Fuutie.
"Ya Nona" Nakuru pun mendekat ke meja Fuutie.
"Menurutmu apa maksud Tuan Yue memberiku hadiah sebanyak ini?" tanya Fuutie pada sekretaris nya.
"Hadiah? Maksud anda Highheels mewah ini hadiah dari Tuan Moon?" Nakuru ikut terkaget melihat sepasang sepatu branded yang masih berada di dalam box nya itu.
"Ini sangat cantik Nona Fuutie, pasti kau akan semakin menawan jika memakainya" Nakuru pun memuji.
Fuutie pun hanya tersenyum dan masih ragu-ragu menerima hadiah istimewa dari Yue tersebut.
..."Semoga Yue benar benar tulus mengagumi Nona Fuutie" batin Nakuru....
......
Jam istirahat di SMA Horikoshi,
Syarat pendaftaran peserta turnament esport antar pelajar SMA
*Peserta adalah pelajar SMA.
*Setiap peserta hanya boleh menjadi bagian dari 1 tim.
*Pihak sekolah boleh mengirim lebih dari 1 perwakilan tim, namun tetap memenuhi persyaratan nomor 2.
*Satu tim terdiri dari 4 pemain dan 1 pemain cadangan (optional).
*Seluruh peserta bermain dengan ID pribadi, tidak diperkenankan menggunakan emulator.
*Nilai Ujian pertengahan semester 1 diatas 8 .
.
.
"Jadi kalian mencariku untuk menyerahkan ini?" Ucap Syaoran.
"Lalu kau mau mendaftar tidak?" tanya Yuna (ketua OSIS).
"Aku belum tahu.. Karena timku belum lengkap, masih kurang 1 anggota lagi" jawab Syaoran.
"Baiklah.. terserah kau saja, sebagai ketua OSIS aku hanya melakukan tugasku untuk mencari telenta yang berpotensi untuk mewakili sekolah ini"Kata Yuna.
Lalu Yuna dan Momo pun pergi setelah memberikan brosur pendaftaran Turnament esport itu.
"Li, apakah tim mu harus terdiri dari laki laki saja?" Tanya Tomoyo yang dari tadi memandangi Syaoran dan Para petinggi Osis yang menghampirinya.
"Hm, tidak juga siapapun boleh masuk timku, asalkan dia tidak merasa canggung karena dia cewek sendiri". Jawab Syaoran.
"Di kelas 10 D 3 ada seorang idol cewek orangnya agak pendiam tapi aku sering mengobrol dengannya melalui 'IG' ku ternyata dia penggila game juga Li, lain kali akan kuperkenalkan kau padanya". Pungkas Tomoyo.
"Baiklah, terima kasih Daidouji " jawab Syaoran.
...........
Kantin SMA Hibiya,
"Kami-sama.... siapa sebenarnya Li? Dan apakah yang dikatakan Yamazaki semua nya itu benar?".
Sakura melamun dan menatap ke jendela.
"Sakura-chan... Kau mau mencoba bekalku? Aku membuat Sushi yang lezat!". Chiharu menawari Sakura bekal makan siangnya.
Namun Sakura tidak menjawab. Dia masih memikirkan Syaoran.
Chiharu dan Yamazaki pun terlihat saling memandang dan kemudian Chiharu memicingkan matanya kesal pada Yamazaki atas ucapannya pada Sakura, sampai-sampai gadis itu menjadi gelisah dan tidak fokus sepanjang waktu.
.
.
.
"Drrrrrt" Ponsel Sakura bergetar, sebuah Chat masuk.
"Kau sedang sibuk?" Chat dari Syaoran.
"Tidak juga" jawab Sakura.
"Bagaimana tentang nanti sore, kita berangkat bersama lagi?" tanya Syaoran.
"Sepertinya aku akan diantar kak Touya kebetulan kami searah"jawab Sakura.
"Baiklah aku akan menunggumu di taman seperti kemarin" balas Syaoran.
"Baiklah" jawab Sakura.
..."Hari ini mereka harus bertemu... kak Touya dan Kak Nakuru!!"...
Bersambung,