
Saat ini Sakura dan Syaoran telah memakai seragam Waiters dan waitress. Mereka sama-sama memakai atasan kemeja putih dan rompi hitam, serta dasi merah yang menggantung rapi di kerah kemeja mereka. Bawahan Syaoran adalah sebuah celana hitam serta bersepatu pantofel, sedangkan Sakura memakai rok span dengan warna hitam yang tidak terlalu ketat serta kaki jenjang nya mengenakan sepatu flatshoes dengan warna senada.
Di dalam sebuah ruangan tak jauh dari counter dapur utama, telah berdiri 5 orang pekerja paruh waktu yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan mereka berjajar rapih menghadap seorang ketua pelayan. Di hadapan para barisan karyawan baru itu, ia memberikan training dan memberi tahu rules tentang jobdesc para pekerja baru itu. Ketua pelayan tersebut memberikan beberapa langkah-langkah melakukan persiapan sebelum mulai melayani tamu.
こんにちは
"Kon'nichiwa"
(Selamat Sore ) Ucap ketua pelayan tersebut.
"Perkenalkan nama saya 'Masashi kobe' (tidak ada Foto), saya adalah "Maitre de" atau juga disebut 'ketua pelayan' di Restoran ini". Kata Pria bertubuh sedang dan berpenampilan rapi tidak jauh berbeda dengan Syaoran tersebut.
"Kon'nichiwa!!" Semua pelayan baru menjawab serempak termasuk Sakura dan Syaoran tentunya.
"Perhatikan !! Cara Melayani pelanggan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Li's Food&Co ; "
1.Memberikan rekomendasi menu kepada pelanggan.
2.Mencatat pesanan dan memastikan ketepatan pesanan yang diminta.
3.Bekerja sama dengan staff lainnya di restoran.
4.Siap sedia dengan semua kebutuhan pelanggan.
5.Membersihkan area restoran.
6.Menanggapi komplain pelanggan dan memberikan solusinya.
"Kalian mengerti?" tanya Masashi-San.
"Haikkk" para pelayan mengiyakan kembali arahan dari sang pimpinan.
Ketua Pelayan tersebut memberikan wejangan kepada para bawahannya dengan berjalan mondar-mandir sembari mengecek penampilan para waiters sudah sesuai standard SOP atau belum. Pria itu terlihat tegas dan cakap dalam berbicara, kemudian saat dirinya melihat ke arah Syaoran,"SAT!" di pegangnya pergelangan tangan tuan muda itu yang mengenakan sebuah jam tangan branded dan dia pun membolak balikan tangan Syaoran "Apakah ini barang Ori?" tanya nya.
"Hm" Syaoran tidak menanggapi.
"Seorang pelayan paruh waktu memakai jam tangan branded yang mahal, Orang tua mu baru saja mengajukan kredit dimana untuk mencicilnya" Ketua pelayan itu pun mengejek Syaoran.
"Aku sudah lama memakai ini, sejak aku berulang tahun, tahun lalu" jawab Syaoran dengan polosnya.
"Hah??? apakah aku tidak salah dengar?" sanggah Masashi-san.
Terheran dengan jawaban Syaoran, Masashi-san melanjutkan mengamati setiap jengkal accecories yang dikenakan tuan muda itu, Dia berjalan mengitari Syaoran dan mengamati nya dengan seksama hingga menemukan kejanggalan lain dari penampilan tuan Muda yang sebenarnya adik pemilik restoran ini.
"Sepatu mu ini juga dari kulit asli, aku bisa membedakan nya" Masashi-San memegang dagunya dan memandang wajah Syaoran lagi.
Syaoran pun tetap bersikap santai, namun gadis bersurai cokelat yang turut bebaris di samping nya merasa khawatir "Ya Tuhan... Semoga Li tidak apa-apa, kenapa Ketua pelayan ini bersikap seperti itu pada Li?" Ucap Sakura dalam hati.
"Sttt...sssttt" Pelayan baru yang lain saling berbisik.
"Semua!!! Ayo bekerja lah dengan baik!! penampilan glamour tidak akan menjamin kinerja kalian mengerti!" Masashi-san memperingatkan semua.karyawan.
"Baik Masashi-san!!"jawab para pelayan baru bersamaan.
"Baiklah, silahkan bergabung dengan para senior kalian, jangan lupa layani para pelanggan dengan sepenuh hati, bekerja cepat!! bekerja hebat!! Sā, hayaku!!!" Perintah Masashi-san menyemangati para pelayan baru asuhan nya.
"Haikkk!"
"Tunggu dulu!! Li Syaoran ikut aku!!, akan kutunjukkan tugas menjadi ketua pelayan yang baik sepertiku". Masashi-san sedikit menyombongkan dirinya. Syaoran pun mengangguk pelan "baik".
"Li?" Namun Sakura merasa khawatir.
"Tenanglah, tidak apa-apa aku pasti bisa, kamu juga harus semangat ya!!" Syaoran menenangkan sekaligus menyemangati Sakura.
"Ganbatte Li-kun!!" Sakura pun tersenyum.
.....
Masashi-san menyerahkan sebuah buku Menu beserta sebuah buku catatan kecil dan puplen yang diserahkan pada Syaoran. "Tolong Pegang buku menu ini, bacalah produk knowledge agar kau bisa menghafal beberapa menu utama kita, dan saat tamu telah memilih nanti kau harus langsung mencatatnya di buku kecil itu, mengerti! ".
"Baik!" jawab syaoran tegas.
"Sepertinya akan bagus jika kau melayani tamu sepertiku sebagai ketua pelayan, karena wajahmu lumayan tampan pasti akan menyenangkan bagi para pelanggan, Nah kau lihat Nyonya yang baru saja datang". Tanya Masashi-san.
Syaoran hanya mengernyitkan sedikit alisnya "Apakah tamu akan merasa senang jika dilayani oleh pelayan yang menurut mereka rupawan? Bukankah mereka hanya ingin menikmati makanan saja jika pergi ke restoran?" tanya nya dalam hati.
"Perhatikan ya caranya, setelah ini kau yang lakukan sendiri!" Perintah waiter bergelar maitre de tersebut.
Kemudian Mereka berdua menghampiri Nyonya yang dimaksud dan kemudian Masashi dengan sopan dan senyum menyapanya, "Hello, Ma’am. Welcome to Li's food&Co Restaurant.. Meja untuk berapa orang?"
"Tolong untuk empat orang. Dan bisakah kami dapat tempat duduk yang berdekatan dengan jendela?" jawab pelanggan.
"Tentu saja Nyonya, Mari ikuti saya"
Kemudian Masashi mengarahkan Tamu ke meja yang dekat dengan jendela, lalu dibuntuti oleh Syaoran serta 3 orang tamu lain yang masih satu rombongan dengan Nyonya tadi.
Kemudian buku menu yang dipegang Syaoranpun diminta oleh Masashi dan di sodorkan kepada Nyonya tersebut, "Ini menunya Nyonya, silahkan jika anda sudah siap untuk memesan?"
Nyonya itu pun membaca buku menu tersebut dan sesekali terlihat menanyai anggota rombongannya. Tak lama dia bertanya "Apa menu spesial tempat ini? Bisakah rekomendasikan beberapa menu untuk kami?" Tanya nya.
"Baik, anda ingin menu Jepang atau Hong kong?"
"Mencoba Masakan Hongkong di malam hari boleh juga" Jawab Nyonya itu.
"Baik, Sebagai apetite tekstur renyah dari selembar "Garlic Fried Fish Skin" nan gurih dapat mengkondisikan mulut dan fikiran anda" Masashi pun merecomendasikan menu pembuka.
"Baik, apa itu?" Jawab Nyonya tersebut.
"kulit ikan goreng yang cenderung monokromatik diperkaya dengan sepotong Dumpling with Spicy Sauce. Racikan cuka hitam dan saus tiram bertabur cacahan kacang dan cabai yang tepat `menggoyang` wonton udang bersamanya. Satu hal tentang dim sum ini yang perlu disebut adalah kulitnya yang begitu lembut Nyonya" Masashi menjelaskan.
"Baik aku mau empat porsi"
Syaoran pun langsung tanggap dan dengan cepat menulis pesanan tamu tersebut. Masashi pun nampak melirik nya dan nampak senang dengan kemampuan pemuda itu.
"Di menu utama, Anda punya beberapa pilihan. Salah satu yang recomended Nasi goreng HongKong terdapat langgam kesedapan yang light di dalamnya. Nuansa ringan juga kami tampilkan pula pada rangkaian pilihan Congee atau bubur. Beberapa pilihan Chongee terbaru kami yang patut anda coba adalah "Lobster Congee with Prawn and Scallop dan Signature Abalone Congee with Chicken". Masashi masih menjelaskan sambil menunjuk gambar menu di dalam buku menu.
"Terakhir sebagai hidangan penutup, puding tahu selalu menjadi hidangan penutup yang klasik yang selalu ada di Hongkong, Puding tahu atau yang secara lokal dikenal sebagai dau fu fa, hidangan penutup ini terbuat dari tahu lembut yang disajikan dalam sirop gula".
Begitu seterusnya sampai Syaoran selesai menuliskan pesanan Nyonya tersebut. Kemudian mereka meninggalkan meja tamu tersebut, "Baik! Pesanan Anda akan disajikan segera" Kata Masashi-san.
"Jadi begitu tata cara menerima para tamu, baiklah aku mengerti" batin Syaoran.
"Li tolong kau taruh pesanan itu ke Counter dapur, lalu sambil menunggu kau bisa membantu waiters yang lain mengerti!"
"Haikk" Syaoran merasa lega, lalu dia pun mencari keberadaan Sakura."Dimana Sakura?"
.....
"Praaaaaanggg!!!" Aku tidak memesan ini!!" Seorang wanita muda menjatuhkan piring berisi makanan yang baru saja disajikan oleh waitress baru, ya kebetulan Sakura yang melayani pelanggan sinis ini.
"Akhh!" Sakura pun tersentak kaget dengan sikap sinis dan kemarahan tamu ini yang tiba-tiba dengan sengaja memecahkan piring saji itu.
"Gomen nasaii, saya akan mengganti pesanan anda nona, mohon maafkan saya". Sakura mengingat kembali menu yang dipesan oleh wanita ini sebenarnya tidak keliru.
"Mengganti apa!! Saya sudah menunggu lama pesanan saya, yang datang malah bukan menu yang saya pesan! Pelayanan macam apa ini!? Aku akan bilang pada Atasanmu agar kau dipecat!!" Tamu tersebut masih marah pada Sakura.
Sakura hanya menatap memelas kepada Tamu yang sedang marah tersebut. "Saya mohon Nona, hari ini adalah hari pertama saya bekerja paruh waktu disini, tolong jangan hilangkan kesempatan saya."
"Huhh!! Memangnya saya peduli!!"
Kemudian Wanita itu malah berteriak teriak "Saya ingin bertemu manager Restoran ini! panggilkan dia!" Suruh wanita itu pada pelayan yang lain, dan ketua pelayan pun menghampirinya.
"Mohon tenang dulu Nona, maafkan pegawai baru kami" Masashi-kun meminta maaf pada tamu tersebut.
"Saya tidak mau berbicara denganmu, saya ingin komplain pada manager kalian cepat panggilkan dia!".
"Mohon maaf Sebelumnya Nona, memangnya menu apa yang anda pesan?"
Tiba-tiba Syaoran juga muncul menengahi Pelanggan dan Sakura. Dia pun membelakangi Sakura. "Saya yang akan menggantikan teman saya untuk dipecat dari restoran ini jika memang pesanan anda salah, namun jika pesanan anda benar maka anda harus tetap membayarnya penuh". Tegas Syaoran.
"Li-kun" Sakura yang hampir menangis pun sedikit berharap pada perkataan Syaoran terhadap tamu wanita tersebut.
"Saya.." kemudian tamu itu gelagapan tidak bisa melanjutkan perkataannya lagi.
"hm?" Syaoran, Sakura dan beberapa pelayan yang turut mendekat ke arah tamu wanita itu nampak heran atas sikap Wanita muda yang bertabiat buruk ini.
.......
Bersambung,