My Prince From Hongkong

My Prince From Hongkong
"Di manakah Nakuru"


8"おはようございます


"Ohayōgozaimasu Syaoran-sama"


(Selamat pagi Tuan Syaoran).


Ucap Wey di pagi yang cerah itu kepada tuan muda nya.


"Ohayou Wey-san" balas Syaoran sopan tidak seperti biasanya.


Kali ini suasana di meja makan Kediaman Fuutie li nampak damai dan ramah. Fuutie pun menoleh ke arah Wey dan beralih ke arah Syaoran adiknya.


"Apa aku tidak salah lihat? Seperti ada hawa yang aneh antara kalian".


Fuutie tampak heran dengan sikap adiknya pagi ini, teringat saat Syaoran masih kecil dia memang adik yang manis dan menggemaskan baginya. Namun kini setelah semakin dewasa tidak lagi banyak senyuman dari Syaoran karena banyak hal yang ada di fikirannya.


"Drrrrrt..." .


Handphone Fuutie mendapat panggilan telepon dari Ibunya. Seperti sebuah alarm, ikatan batin antara keluarga ini selalu kuat.


"Pagi Ibuku sayang..." sahut Fuutie.


"Pagi Fuutie, bagaimana calon sekretarisnya sudah ada berapa kandidat?" tanya Yelan ibunya.


"1, 2, 3 .... empat deh kalau gak salah bu" jawab Fuutie.


"Baiklah test yang benar benar ya nak"


"Baik bu aku sudah terawang kok sudah ada kandidat yang kuat". Kata Fuutie


"Baiklah kalau begitu, dan satu lagi jangan lupa nanti sore check sound nya ya biar besuk lancar Soft openning Li's Food&Co kita di AEON".


Yelan sebagai presdir utama (CEO) Li's Accompany selalu akan mengontrol segala agenda Fuutie sebagai pemegang management perusahaan yang dia pegang di Jepang itu. Li's Food&Co yang sudah memiliki 13 cabang Restoran yang tersebar di seluruh Jepang.


"Baik bu siap" Jawab Fuutie yakin.


"Baiklah sedang apa Syaoran?".


"Dia sedang makan dengan cool, hahaha".


Fuutie selalu menggoda adik nya.


"Syaoran ibu menanyakan mu". Fuutie menyerahkan ponsel nya pada adiknya Syaoran.


"Halo ibu".


"Halo nak, Ibu menerima email dari Horikoshi bahwa kegiatan Exskull mu belum akan dimulai, jadi Nanti sore kau masih bisa ikut dengan kakak mu ke Aeon Mall kan?"Yelan memerintah sang anak.


"Itu artinya aku tidak bisa bertemu dengan Sakura hari ini" Syaoran terlihat sedikit kecewa.


"Halo... Syaoran..." Yelan bertanya lagi.


"Ah.. Iya bu aku akan ikut kak Fuutie".


Dia selalu patuh kepada sang ibu.


"Hati hati di jalan Syaoran-sama... Fuutie-sama"


Wey melambaikan tangan kanan nya.kepada para tuan muda dan nona muda Li itu.


.


.


.


Sesampainya di Gerbang SMA Horikoshi,


"Brummm...."


Mobil Fuutie meninggalkan sekolah itu. Fuutie bergegas pergi karena masih harus mempersiapkan pembukaan Resto baru nya.


"Li" Panggil Tomoyo.


Syaoran pun berbalik dan menemukan sosok gadis bermata hitam legam dan Rambut keunguan panjanh itu.


"Hey Daidouji" sahutnya.


"Nanti sore apakah kau juga akan ikut ke Aeon?"tanya gadis itu.


"Ah" (iya dalam bahasa tiongkok).


"Semoga lancar ya". Tomoyo berharap.


"Kau lah yang seharusnya didoakan yang terbaik" Kata Syaoran.


Tomoyo hanya tersenyum. Dan mereka berdua pun bergegas naik ke rute masuk kelas Trait mereka.


Saat berakhir di ujung tangga naik Syaoran dan Tomoyo bertemu dengan Akiho. Yang mungkin sengaja menunggu Syaoran.


"Ohayou Li-kun" sapa nya.


"Ohayou" Jawab Syaoran.


Namun Tomoyo juga menyapa gadis bersurai perak Itu, walau dia tau Akiho tidak butuh keramahan nya.


"Ohayou Shinomoto-San" Sapa lembut Tomoyo pada Akiho.


"O ha you!" jawabnya sinis.


Akiho kemudian mendekati Syaoran, meraih tangannya dan menggandeng nya.


"Ayo Li" ajaknya pada pemuda itu.


"Eits apa apaan ini" Syaoran merasa tidak nyaman di gandeng tangannya oleh Akiho.


Kemudian dia menyingkirkan tangan gadis itu.


"Hufft" Akiho cemberut karena penolakan Syaoran.


Lalu mereka bertiga segera masuk ke kelas mereka. Trait 10-D1.


......


Di suatu sudut lorong Sekolah ada dua pasang mata yang mengawasi mereka,


"Kau yakin dia orangnya" kata seseorang.


"Iya siapa lagi yang sedang ramai di bicarakan orang orang, para gadis juga mengidolakan nya". Kata orang satunya.


"Sepertinya menarik".


"Ayo pergi".


Mereka pun pergi setelah mengawasi Syaoran.


Siapa sebenarnya mereka?


"Memangnya kau akan ijin jam berapa Daidouji?"


Syaoran memastikan Tomoyo akan datang tepat waktu untuk Check Sound nya.


"Siang ini aku harus pulang, mungkin jam istirahat makan siang" Jawab Gadis anggun itu.


"Baik lah, Semoga berhasil"


"Arigatou".


"Pasti penggemarmu banyak sekali ya?" tanya Syaoran.


"Tidak juga Li, aku kan masih pendatang baru belum bisa dikatakan Idol terkenal". Jawab Tomoyo merendah.


"Kau ini selalu merendah, berbeda sekali dengan..." Syaoran melirik ke arah Akiho.


Akiho tidak tahu apa yang mereka bicarakan namun dia terlihat kesal karena Syaoran terlihat akrab dengan Tomoyo.


Syaoran dan Tomoyo pun hanya tertawa kecil.


"Ting... ting... ting... ting.... "


Suara bel berbunyi tanda jam pelajaran di mulai.


"Hari ini pelajaran pertama bahasa inggris" kata seorang murid yang duduk di depan tempat duduk Syaoran.


"Gurunya katanya galak sekali" sahut yang duduk di sebelahnya.


"Ya Tuhan.. Semoga dia baik padaku".


"Yang benar saja, dia itu terkenal sebagai guru yang killer! mana mungkin bisa baik pada muridnya".


Percakapan teman Syaoran itu tidak membuat Syaoran khawatir. Baginya bahasa inggris juga sering dia gunakan untuk bahasa sehari hari ketika di Hongkong. Tidak heran Hongkong merupakan sebuah Negara bekas jajahan Inggris.


Bahasa Inggris adalah bahasa resmi.di Hongkong sehingga semua tanda dan pengumuman resmi tersedia dalam 2 bahasa yakni bahasa Kanton dan Inggris. Semua pejabat pemerintah, termasuk petugas polisi dan petugas imigrasi, diwajibkan memiliki tingkat bahasa Inggris yang komunikatif, dan secara umum mereka melakukannya. Tidak terkecuali Keluarga Li, Tentu Yelan sudah membekali anak anak nya dengan pendidikan khusus.


"Guru sudah datang....psssst.... PSsssttt" Kata murid murid


"Ohayou gozaimasu" Sapaan Miss Yukari (guru bahasa Inggris yang terkenal galak)


"Ohayou" (Murid murid.balas menyapa).


"Murid murid kelas Trait tentu sudah tidak asing lagi bertemu dengan English, namun saya akan membantu kalian supaya lebih lancar dan fasih dalam berbahasa English.Okey"


"Haiiii"(Jawab serempak murid murid).


"Tidak usah berlama lama kita buka buku bab pertama"


"Introducing Oneself"


"Memperkenalkan diri kalian".


For Example ;


"My name is Fumiko" (Nama saya Fumiko)


"Itu kalimat paling sederhana".


"My full name is Fumiko sora"(Nama lengkap saya


Fumiko sora).


"Kalimat ini untuk memperkenalkan diri kalian dengan nama lengkap, biasanya untuk acara resmi"


"Good morning. My name is Fumiko" (Selamat pagi. Nama saya Fumiko)


"Let me introduce myself. My name is Fumiko". (Ijinkan saya memperkenalkan diri. Nama saya Fumiko).


"Dan ini kalimat yang lebih kompleks"


Bla....bla... bla.....


.......


Guru bahasa Inggris itu menjelaskan cara memperkenalkan diri, Yang tentu sudah menjadi makanan sehari-hari Syaoran. Dia hanya sesekali mendengarkan penjelasan guru nya, dan beberapa kali menoleh ke jendela.


Termenung akan fikirannya sendiri, Dia masih merasa kecewa karena hari ini dia tidak bisa menemui crush nya Sakura. Dia pun mengambil ponselnya dengan hati hati di dalam lacinya dan mengetik beberapa pesan untuk orang yang dia fikirkan.


"Ohayou" ketiknya.


"Ohayou Li-kun" balasan chat dari Sakura.


"Maafkan aku hari ini aku tidak bisa menemui mu" Kata Syaoran menyesal.


"Tidak apa apa Li, aku malah tidak enak selalu merepotkanmu". jawab Sakura.


"Aku berjanji aku pasti akan menemuimu lagi lain waktu" Kata Syaoran.


"Baiklah, nanti kita sambung lagi ya guruku sudah datang" pinta Sakura.


"Baiklah, Ganbatte!!" Syaoran menyemangati Sakura.


"Ganbatte juga Li-kun" jawab sakura.


....


"Sssttt sstttt"


"Li" Tomoyo berbisik padanya.


Syaoran tidak sadar ketika Miss Yukari memanggil nama nya.


"Apa?" Tanya Syaoran pada Tomoyo.


Tomoyo mengarahkan pandangan Syaoran ke depan ke arah Miss Yukari guru bahasa inggris mereka.


Syaoran langsung kembali fokus dan berdiri.


"Yes miss"


"Li-san sudah mengerti yang ibu guru jelaskan?" miss Yukari bertanya.


"haiiik" jawab Li.


"Kalau begitu tolong berikan contoh memperkenalkan diri dengan baik, maju ke depan". suruh miss Yukari.


Tanpa Ragu sedikitpun Syaoran maju ke depan kemudian memperkenalkan dirinya memakai bahasa inggris. Postur tubuhnya yang tinggi dan tegap menambah kesan kharismatik dalam dirinya. Siswi-siswi yang meyukai nya sampai tak mau melepaskan pandangannya pada Syaoran yang berjalan ke depan kelas, begitupun Akiho.


Kemudian Dia membungkuk pada miss Yukari. Dan miss Yukari membalas salam khas Jepang itu.


"Silahkan" kata Miss Yukari.


"Hay Guys! Allow me to introduce myself. My name is Syaoran li. You can call me Li. I live in Japan. I was born in Hongkong, I'm the fifth child from five brothers. I am sixteen years old. Nice to know you all, and thank you for your attention".


Presentasi Syaoran dalam memperkenalkan diri sangat di luar dugaan Miss Yukari sekaligus membuat teman teman nya kagum dan memberikan apresiasi dengan memberikan tepuk tangan.


..............


Jam istirahat makan siang,


Dua orang bodyguard sudah menjemput Tomoyo.


"Sampai ketemu nanti sore Li" Ucapnya pada Syaoran.


"Iya" jawab Li singkat.


Akiho pun mendekati tempat duduk li, mengajaknya makan bersama di kantin.


"Li ayo kita makan siang" ajaknya.


"Aku tidak lapar, kau pergi duluan saja" Syaoran menolaknya dan hanya melhat layar ponselnya.


"Hufft yasudah" Akiho pun pergi bersama murid murid yang lain.


"Aku tidak boleh diam saja, kata Sakura dulu Ayah Nakuru menjadi salah seorang pengurus di sekolah ini". gumam Syaoran.


Syaoran bergegas keluar, dan tiba tiba bertemu dengan Cerberos dan Spinel yang kebetulan memang mau menemui nya.


"Eh bos!! Kita baru mau nyamperin". Kata Cerberus.


Tidak lupa mereka tos dulu, tos ala mereka.


"Mau ngapain?" tanya Syaoran.


"Mabar mabar..." kata cerberus.


"Makan dulu lah" protes Spinel.


"Sini temenin aku dulu baru Mabar" Suruh Syaoran pada mereka.


Cerberus dan Spinel.pun saling melihat satu sama lain. Namun tidak mengerti apa maksud teman dari Hongkongnya itu.


"Sudahlah ayoo..." paksa Syaoran pada kedua gamer itu sambil merangkul keduanya.


Ruang wakasek Kesiswaan


"Mau ngapain kesini?" tanya Cerberus pada Syaoran.


"Kalian tunggu di luar ya" suruh Syaoran pada kedua temannya.


"Permisi" .


"Boleh saya masuk?".Syaoran dengan sopan meminta ijin untuk masuk ke ruang wakil kepala sekolah bagian Kesiswaan tersebut.


"Haii... Silahkan". Suara orang yang berada di dalam.


"Pak, sebelumnya perkenalkan saya Li Syaoran dari kelas Trait 10-D1"


"Ada yang bisa kami bantu Li-san?"tanya Wakasek.


"Bolehkah saya meminjam sebentar saja foto album alumni SMA ini?". Syaoran berusaha mencari data data tentang Nakuru.


"Foto Album?".


"Iya"


"Maaf, saya tidak bisa menyerahkan Foto alumni kepada siapapun walau itu murid SMA ini tanpa alasan dan maksud yang jelas!" tegas Wakasek.


"Baik tidak apa apa, jika anda tidak bisa membantu saya, Saya undur diri dulu". Pamit Syaoran dengan rasa hormat.


"Pak, dia itu putra mendiang Tuan Li, Yang sampai sekarang masih menjadi salah satu donatur loyal kita".kata Staff yang berada di ruangan itu.


"Apa tuan Li" gumam pak Wakasek dalam hati.


"Tunggu..." Pak wakasek tiba tiba menahan langkah kaki Syaoran.


Syaoran pun menoleh ke arah wakasek.


"Anda Putra Tuan Li dari Hongkong?". Tanya Wakasek itu.


"Ah"(Iya dalam bahasa China).


"Maaf maaf.. Kenapa tidak bilang dari tadi, Siswa didik baru yang bermarga Li kan hanya anda Li-san, sebentar saya akan ambilkan foto albumnya tunggu sebentar".


Kemudian Syaoran tersenyum sedikit lega. Dan pak Wakasek mengambil album alumni itu.


"Silahkan Li-san"


"Arigatou".


Kemudian Li menyusuri satu persatu nama nama alumni, mencari alumni pada tahun yang di tujukan Sakura kira kira 6 tahun yang lalu.


"Tahun 2017 kelas Trait khusus Atlit, Ketemu!". Ucap Syaoran dalam hati.


"Nakuru Akizuki.... Tinggal di... "


"Baik lah sudah cukup".


"Terimaksih atas bantuan anda Pak Wakasek". Ucap Syaoran.


"Sama sama Li-san, Jika ada yang bisa kami bantu lagi datang saja jangan sungkan sungkan". Kata pak Wakasek.


"Apakah orang tua Nakuru dulu berkerja disini?"


"Maksud anda Tuan Kakeru Akizuki"? Tanya bapak tua itu.


"Ya"


"Dia sudah lama pensiun, dengar dengar dia sekarang membuka sebuah toko Obat China, tapi tepatnya saya tidak tahu dimana?" Bapak bapak itu mengatupkan satu tangannya di dagu nya pertanda dia tidak begitu mengerti.


"Baiklah, terimakasih banyak"


"Sama sama Li-san".


Syaoran pun bergegas meninggalkan ruangan itu.


"Udah selesai bos?" tanya Cerberus.


"Udah.... Let's Go!!" ajaknya pada kedua teman nya Cerberus dan Spinel dan kembali merangkul mereka menuju Kantin.


.......


"Ada urusan apa dia ke ruang Wakasek kesiswaan?" seseorang yang tadi memgawasi Syaoran kembali mengawasinya lagi.


"Sepertinya dia diam diam ingin mencari muka, tidak bisa dibiarkan. Harusnya.kita beri dia peringatan" jawab temannya geram.


"Bersabarlah dulu Mo... Murid kelas 10 yang terlalu mencolok pasti akan mendapat teguran dariku" jawab orang pertama.


Li Syaoran kau berada dalam pengawasanku!!" ucap orang itu dalam hatinya


....................


Bersambung,