Menjadi Wanita Penggoda

Menjadi Wanita Penggoda
MT 19: Bertemu Lika


Setelah puas mengerjai Bu Susan, Alexa akhirnya kembali ke apartemennya yang lama. Ia belum juga membeli apartemen baru dari uang yang diberikan Robby. Selama ini uang yang didapatnya selalu ia berikan kepada pasangan Kakek dan Nenek yang merawatnya dulu.


Alexa tak pernah memberikan alamat aslinya kepada lelaki manapun yang ia goda. Alexa selalu memberikan alamat palsu.


Sore ini, ia juga ada agenda untuk bertemu dengan sahabatnya, Lika. Keduanya berencana untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama di salon dan sekedar jalan-jalan ke mall.


Drrtttt...... Drrrrttt...


Suara ponsel Alexa bergetar.


"Jadi ke salon gak?" Tanya Lika saat Alexa menjawab panggilan darinya.


“Jadilah, masa nggak. Aku udah pengen banget perawatan." Balas Alexa.


“Ya, udah.. jemput aku ya nanti, bye..” kata Lika.


Lalu, Alexa pun ke kamarnya untuk tidur siang karena memang masih jam satu siang.


Sorenya...


“Hai…” sapa Lika saat ia keluar rumah menemui Alexa yang menjemputnya untuk pergi ke salon.


“Hai…” balas Alexa. “Yuk jalan."


Keduanya pun pergi ke salon sambil mengobrol sepanjang perjalanan.


Sesampainya di salon…


“Silakan, selamat datang di Salon Pauline..” kata seorang pelayan. “Ini pilihan layanan dari kami, ada spa nya lo..” promosi pelayan itu.


Alexa dan Lika memilih paket lengkap. Mulai dari manicure dan pedicure, spa, dan juga creambath eksklusif.


Beberapa jam kemudian…


“Wah, Alexa cantiknya.. mau ih kayak kamu..” puji Lika.


Alexa tersenyum.


"Kamu juga cantik." Puji Alexa pada Lika.


Setelah itu keduanya pergi ke restoran untuk makan malam karena memang hari sudah mulai gelap. Setelah makan malam, Alexa mulai membicarakan tentang semua yang tengah dilakukannya.


"Aku harap sih, dengan penampilan baru ini bakal bisa buat Jackson tergoda sama aku." Ucap Alexa.


Lika menghela napas panjang. Sudah sering kali ia mengingatkan Alexa untuk berdamai dengan masa lalunya dan tidak lagi memendam rasa dendam apalagi sampai melakukan balas dendam dengan cara menjadi wanita penggoda. Tapi Alexa tetap pada niatnya untuk balas dendam.


"Kamu gak capek harus berpura-pura menjadi sosok Alexa yang tujuannya selalu menggoda para pria dari wanita-wanita yang dulu menyakiti kamu?" Tanya Lika. "Kamu gak capek jadi wanita penggoda?"


"Kamu sudah tahu apa tujuan aku sejak awal. Aku ingin menghancurkan mereka semua yang sudah membuat aku kehilangan semuanya, Papa, kebahagiaanku dan harga diri aku."


"Apa kamu gak bisa berdamai dengan masa lalu kamu?"


"Gak akan bisa, kalau semuanya yang mereka rampas belum kembali padaku. Aku haris mengambil semua yang memang adalah hak aku." Ucap Alexa.


"Aku cuma takut kalau suatu saat kamu bakal...."


"Sudah ya Ka. Kamu hanya perlu mendukung aku, itu aja. Karena cuma kamu yang aku punya disini. Aku udah gak punya siapa-siapa lagi."


"Aku pasti akan selalu ada buat kamu. Tapi...."


"Sudah ya. Kita pulang sekarang aja. Aku mau ketemu sama Robby."


Alexa benar-benar tak ingin membahas semuanya lagi dengan Lika. Ia memilih untuk segera mengantar Lika pulang, lalu bertemu dengan Robby.


Bersambung.....