
malamnya mama dan Dzaky duduk didepan tv..tadinya sang mama mau ngomong di meja makan tapi ada Naufal ,sekarang Naufal sudah diusir secara halus dengan menyuruh Naufal belajar,Naufal pun yang diusir mengerti kalau ada yang ingin mamanya bicarakan secara empat mata dengan abangnya,langsung masuk kedalam kamar tanpa membantah.
" bang, kamu bener sayang sama Aulia,bener yakin mau nikah sama dia?"
"ga usah bahas ini lagi deh ma,! Abang berharap bukan ini niat mama nyuruh Abang pulang,kalau Abang da mau nikah sama dia berarti Abang da yakin ma, kenapa lagi harus bahas ini, Abang harap mama ikhlas merestui kami Abang percaya restu mama lebih dari segala restu mama lah yang akan buat keluarga Abang nantinya bahagia,Abang butuh restu dan dukungan dari mama,mama itu segalanya bagi Abang."ucap Dzaky sambil menggenggam tangan sang mama untuk lebih meyakinkan mamanya.
"ya mama restui Abang,," ada nada ketidak relaan dari ucapan sang mama." mama capek habis keliling tadi siang mama tidur dulu besok kita lanjutin ngobrolnya". mama langsung masuk kedalam kamar,Dzaky hanya melamun sesekali dia mengusap wajahnya yang tampang sangat kusut memikirkan sang mama yang belum 100% merestui hubungan nya dengan Aulia.
keesokan hari nya,,
Dzaky sedang telfonan dengan Aulia.
"kak, mama sehat kan?koq tadi malem ga nelfon ngasih kabar gitu.."
maaf ya sayang kakak kecapean lupa kasih kabar adek.adek lagi ngapain,baru sehari ga ketemu kangen dek."
"ih Kaka lebay 2 hari lagi kan kakak pulang,adek lagi dirumah kak bian."saat Dzaky sedang telfonan dengan Aulia pintu kamarny diketuk mama.
"bang, lagi ngapain? keluar dulu ada tamu, mama tunggu sekarang."belum sempat Dzaky menjawab mamanya sudah tidak ada didepan pintu.
" dek udah dulu ya,ada tamu,kakak sayang adek muaaach"
"iya,adek juga sayang kakak muachhhh.assalamualaikum."
waalaikum sallam
ketika Dzaky keluar kamar alangkah terkejutnya Dzaky ternyata tamu yang datang adalah Selvy, perasaan Dzaky semakin tidak enak pasti sang mama merencanakan sesuatu,tidak mungkin Selvy dan mamanya datang tanpa diundang mamany.
"bang sini duduk,ada Selvy dan mamanya ni"Dzaky langsung duduk disebelah mamanya dan menyalami mama Selvy dan juga Selvy.
"bagaimana kabarnya KY?udah lama ga pulang kamu?"tanya mama Selvy.
" iya Tan lagi sibuk.tante sehat kan?"
"Alhamdulillah sehat."
"ayok jeng kita ngobrol di dapur aja,mereka malu ada kita mau ngobrol"Dzaky langsung memandang sang mama dengan wajah kesal.
tinggallah Dzaky dan Selvy dengan suasana canggung,akhirnya Selvy berinisiatif untuk membuka percakapan.
"koq da lama ga ada kabar KY?SMS ,WA serta telfon dari aku jarang kamu balez."
"aku minta maaf sel, sebenarnya aku sudah tunangan".
"maksud kamu apa KY?"dengan wajah terkejut,karena memang pertunangan Dzaky tidak pernah dibicarakan dan di ceritakan pada siapa pun oleh sang mama,kecuali keluarga dekat.
"apa mama ga bilang apa-apa sama kamu?"Selvy hanya menggelengkan kepalanya pelan seperti belum sadar dari keterkejutannya.
"aku ga nyangka kamu giniin aku Ki..! aku merasa kita kenal dan mulai berhubungan lewat hp,aku merasa kita sudah mulai dekat,dan....."Selvy langsung memotong perkataan Dzaky,dan langsung berbicara cepat dengan perasaan kesal sedih marah menjadi satu karena menganggap Dzaky mempermainkan perasaan nya .setelah mengeluarkan rasa lewat perkataannya Selvy terdiam dengan mata berkaca-kaca,Selvy langsung beranjak pergi menemui mamanya didapur.
"ma ayok kita pulang sudah cukup."
"eh koq pulang ini ada apa sebenarnya?" mama Dzaky yang bingung melihat Selvy menangis dan pergi mengajak mamanya tanpa menghiraukan pertanyaan yang ia berikan.
setelah kepergian Selvy dan mamanya,mama langsung menemui Dzaky yang duduk sambil meremas rambutnya.
"bang,ini ada apa sebenarnya?"
"ini semua gara-gara mama,Abang merasa pembicaraAn kita sudah selesai tadi malam dan mama sudah memahami Abang,tapi......."
"maksud Abang gara-gara mama apa??"tanya mama yang masih bingung dengan keadaan.
"pasti mamakan yang nyuruh Selvy datang kerumah? buat apa? apa maksud mama?"ucap Dzaky yang mulai emosi.
"kenapa kamu marah sama mama? mama cuma nyuruh mereka main aja kerumah ga ada maksud apa-apa!"mama pun juga mulai emosi.
"kenapa mama ga bilang kalau abng sudah tunangan.!pasti mama mau ngedeketin Abang sama Selvy kan?? padahal mama tau kalo pesta pernikahan Abang sebentar lagi akan di laksanakan,jadi buat apa lagi ma masih ngedeketin Abang sama Selvy."Dzaky yang makin tersulut emosi melihat sang mama tidak merasa bersalah.
"iya,emang kenapa kalau mama mau ngedeketin kamu sama Selvy mama ga suka kamu sama Aulia,mama malu punya menantu yang ga berpendidikan,mama malu nanti jadi bahan omongan temen-temen mama."ucap mama sambil menangis..
"maafin Dzaky ma,bukan maksud Dzaky mau buat mama sedih dan nangis,tapi Aulia perempuan yang baik ma,dazky cuma mau nikah sama Aulia,Dzaky percaya nantinya mama dan Aulia bakal saling sayang,tolong mama terima keputusan Abang ma,Abang cuma butuh restu mama" ucap Dzaky memeluk mamanya sambil menangis, Dzaky pun tak tega melihat mama menangis,dan menyesal telah membuat mamanya menangis.
"jadi Selvi udah tau kalau Abang udah tunangan?"
"iya ma buat apa lagi ditutupin"
"yaudah kalau Selvy udah tau,dia juga ga mungkin mau Sama laki-laki yang sudah tunangan,sebenernya Selvy suka sama Abang,mamanya yang bilang, mama fikir kalau Selvy suka sama Abang,Abang juga bakal suka sama Selvy"
"mamakan tau kenapa Abang milih Aulia,Abang mau istri Abang ga sibuk diluar ma,,mama ngertikan.!"
"yaudah mama ngerti,mama merestui kalian,mama harap dia yang terbaik buat kamu"
"makasih ma,,,"Dzaky memeluk mama dengan rasa haru dan bahagia,Dzaky berharap sang mama benar-benar telah merestuinya dan Aulia untuk menikah.
sementara mama hanya terdiam dan berharap keputusannya benar. pintu pun terbuka muncullah Naufal yang baru pulang dari sekolah,Naufal memasang wajah heran atas kelakuan sang ibu dan abangnya yang berpelukan erat.
"mama sama Abang lagi ngapain sich,?berpelukan kayak orang kangen berat,ga ada terjadi apa-apa kan?"Naufal memasang wajah khawatir sementara mama dan Dzaky tertawa melihat tingkah adikny.
"koq malah ketawa sic..! kalian ini kenapa tadi sedih sekarang ketawa" Naufal mulai kesal.
" ga ada apa-apa dek,ayo ganti baju terus makan,mama masak enak"ucap Dzaky merangkul sang adik masuk kedalam kamar..
likenya readers...............