Blind Husband

Blind Husband
Blind 42


Setelah perdebatan yang cukup alot antara datang atau tidak, Zyandru akhirnya memilih datang ke acara penghargaan khusus pengusaha tersebut.


Dengan menaiki mobil mewahnya, Zyandru dan Alula duduk tenang di belakang, sementara itu di depan ada pak Mun yang menyetir dan Ansell yang berada di kursi sampingnya.


Zyandru terus saja mengatakan hal manis yang ditujukan untuk Alula hingga membuat jengah kedua orang yang duduk di depan


"Kamu kenapa cantik banget sih, Hah?"


"Kamu udah bilang itu lebih dari seribu kali, gak bosan emangnya? aku aja yang dengar bosan lho!" walaupun mengatakan itu, Alula tak menampik hatinya berbunga-bunga.


"Gak, aku gak bakal pernah bosan memuji kecantikan istri aku." Dengan gemasnya Zyandru mendekat dan menggigit kecil bahu Alula.


"Akhh, sejak kapan kamu berubah jadi kanibal?"


Bukannya menjawab pertanyaan Alula, Zyandru malah semakin gencar menyusuri kulit mulus istrinya.


Sambil tertawa geli, Alula membalas dengan menggigit lengan Zyandru. Suami istri itu malah asik bercanda tak mempedulikan tatapan melas kedua orang yang duduk di kursi depan.


"Kita benar-benar cuma di anggap nyamuk pak Mun, harusnya tadi suruh mereka berdua bawa mobil sendiri." Keluh Ansell dengan suara kecil.


"Tuan Ansell benar, tapi lihat nyonya sama tuan kembali baik, saya ikut senang." ucap pria paruh baya yang sudah beberapa bulan ini bekerja pada Zyandru.


"Saya juga senang, tapi kan gak harus diumbar juga, emang gak kasihan apa sama saya yang jomblo ini."


...***...


Setelah menempuh perjalanan beberapa waktu, kini mereka sampai di sebuah hotel berbintang 5 tempat acara award tersebut diselenggarakan.


Alula tak menyangka akan melihat banyak orang dan juga wartawan seperti ini. Niat hati ingin memberi semangat pada Zyandru, namun sepertinya dirinya yang lebih membutuhkan semangat.


Alula, Zyandru dan Ansell kompak turun dari mobil, sebuah karpet merah terbentang panjang di pintu masuk.


Seorang pengusaha terkenal yang kembali muncul setelah 4 tahun lamanya tanpa kabar, Zyandru menjadi pusat perhatian para pengusaha lain.


Zyandru yang malam ini tampil menawan, menggandeng seorang wanita yang tak diketahui identitasnya. Kecantikan Alula tak kalah dengan para istri pengusaha yang lain.


Zyandru dan Alula dipersilahkan duduk di antara para nominator.


Di perhatikan puluhan pasang mata membuat Alula begitu gugup, pasalnya ini adalah pertama kalinya Alula mengikuti acara seperti ini. Apalagi ia menemani suaminya yang seorang pengusaha terkenal.


Tangan Alula yang berkeringat tentu dapat dirasakan Zyandru karena sejak masuk mereka terus bergandengan tangan.


"Kamu kenapa? gak nyaman ya di tempat ramai begini?" tanya Zyandru tepat di dekat telinga Alula.


"Aku gugup, apalagi semua orang ngeliatin kita"


"Tetap pegang tangan aku ya!, gak bakal ada apapun yang terjadi selama ada aku. Jangan takut lagi, oke!"


Alula seketika menghangat mendengar kata-kata Zyandru, kini wanita itu sudah mulai bisa tenang dan menikmati acara.


Beberapa kategori dan pengumuman pemenang sudah dibacakan oleh pembawa acara. Alula yang memang mengerti bisnis tak heran dengan dunia yang ditekuni sang suami.


Alula membulatkan matanya saat pembawa acara membacakan nominasi Best CEO of the year. Wajah tampan Zyandru terpampang jelas pada layar yang berada di belakang panggung.


Empat pengusaha masuk ke dalam nominasi tersebut, yang paling menonjol tentu saja Zyandru.


"Paling tampan dan paling muda." Zyandru menyombongkan diri dengan berbisik di telinga Alula.


"Dan paling menggoda." Alula membalas bisikan suaminya hingga mereka berdua kembali menjadi pusat perhatian.


Aksi romantis mereka terpampang jelas di layar besar tersebut.


"Dan penghargaan Best CEO of the year di berikan kepada... Zyandru Avior selaku CEO dari Avior Corporation!"


Seketika itu suara tepuk tangan menggema memenuhi Ballroom.


Zyandru mengecup singkat tangan Alula sebelum naik ke panggung megah tersebut. Wajah penuh bangga tercetak jelas di wajah tampan dengan sedikit kebarat-baratan Zyandru.


Dengan penuh wibawanya, Zyandru berpidato sambil memegang sebuah trophy. Alula kembali dibuat tercengang kala melihat wajah tampan suaminya memenuhi layar.


"Dan tak lupa juga terimakasih yang banyak untuk seseorang yang selalu mendukung karir saya, yaitu istri tercinta saya!" ucapan Zyandru membuat para tamu menjadi heboh. Beberapa dari mereka menoleh ke arah wanita yang menjadi gandengan Zyandru pada acara ini, yaitu Alula.


"Oh, maaf telah membuat para tamu menjadi bingung, biarkan saya mengumumkannya. Saya, Zyandru Avior sudah menikah, hari ini adalah anniversary pertama saya dengan istri saya yang begitu cantik dan berbakat. Alula Zayana." Zyandru mengarahkan tangan kanannya pada Alula.


Senyum penuh haru Alula tunjukkan, tak menyangka Zyandru akan mengumumkan pernikahan mereka dengan cara seperti ini. Alula benar-benar merutuki dirinya yang lupa bahwa hari ini adalah tepat satu tahun mereka menikah.


Seketika semua perhatian tertuju pada Alula, seolah mengerti dengan anggukan kepala Zyandru, Alula bangkit dari duduknya dan berjalan menaiki panggung dengan anggun.


"Penghargaan ini kupersembahkan untukmu sayang"


Zyandru memeluk Alula kemudian mengecup kening dan kedua pipi Alula, para tamu kembali memberikan tepuk tangan mereka.


Acara kembali di lanjutkan dengan pembacaan nominasi lain. Zyandru kembali mendapatkan penghargaan berupa Young Enterpreneur of the year, di usianya yang masih menginjak 29 tahun, Zyandru sudah sangat sukses, bahkan bisa mengalahkan pebisnis senior.


Para pengusaha terlihat menghampiri dan memberikan selamat atas pernikahan dan penghargaan yang diterima Zyandru.


Salah seorang istri pengusah datang menghampiri kemudian mengajak mengobrol dan membawa Alula ke perkumpulan para wanita sosialita.


Seharusnya Alula memang membiasakan dirinya untuk hal seperti ini, mengingat statusnya yang sudah menjadi nyonya Avior. Namun Alula tak menyukai situasi ini, ia tetap merasa canggung.


Di sisi lain seorang pria begitu gagah nampak berjalan menghampiri Zyandru sambil kedua tangannya memegang gelas wine.


"Selamat pak Zyandru" ucap pria tersebut membuat Zyandru membalikkan tubuhnya dan membalas senyum pria itu.


"Maaf, saya gak minum!" tolak Zyandru kala Aziel menyodorkan gelas wine yang berada di tangan kanannya.


"Oh sorry, anda pria yang sangat menjaga kesehatan rupanya" Aziel meletakkan salah satu gelas di meja yang letaknya dekat dengannya.


"Ya, semua karena istri saya" Zyandru beralih menatap Alula yang terlihat tengah menikmati puding, bagi istrinya makanan adalah nomor satu.


"Dapat dilihat dengan jelas, anda sangat mencintai istri anda"


Dengan mata yang masih menatap Alula, Zyandru mengangguk pelan. "Sangat"


Merasakan ponsel dalam saku celananya bergetar, Zyandru memundurkan dirinya dan pamit untuk pergi ke toilet.


Di dalam toilet, Zyandru melihat puluhan notifikasi pesan masuk dari sebuah nomor yang tak diketahuinya.


Pesan yang dikirimkan bukan percakapan atau kata-kata, melainkan foto yang membuat Zyandru menjadi lemas seketika.


Di foto itu, Alula nampak sangat akrab dengan Aziel, beberapa kali mereka melakukan kontak fisik sambil tertawa. Yang membuat Zyandru makin meradang adalah beberapa foto Alula dan Aziel yang tengah berada di salah satu hotel.


Istri dan rekan bisnisnya itu bahkan terlihat berjalan di lorong hotel dengan posisi tangan Aziel merangkul bahu Alula. Alula nampak tersenyum sambil memandang wajah Aziel.


Zyandru bahkan tak tahu kapan Alula dan Aziel bertemu, dan bagaimana mereka menjadi dekat.


Brakk!! Brakk!! Brakk!!


Beberapa kali Zyandru meninju dinding dan pintu kamar mandi hingga tangannya terluka.


Zyandru hancur, sekali lagi hatinya dipatahkan oleh seorang wanita, namun kali ini rasanya lebih sakit dibanding saat Princy meninggalkannya.


"Aaaakhhhhhh" Zyandru mengerang menumpahkan semua rasa sakit yang dirasakannya lewat air mata.


Zyandru menggenggam ponselnya dengan kuat, keluar dari toilet, pria itu kembali menunjukkan tatapan tajamnya. Kemarahan Zyandru memuncak kala melihat Alula dan Aziel tengah mengobrol berdua.


Aziel terlihat mengusap kepala Alula, hal itu membuat Zyandru semakin yakin bahwa Alula dan Aziel memang mempunyai hubungan spesial.


Kenapa Alula? kenapa di saat aku sudah Mencintai kamu sepenuh hatiku, kamu malah berselingkuh dari Aku.