The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 47 Fu Bao hampir menjadi sampah lagi


Bab 47


Karena Fu Bao tidak memiliki cara lepas dari kontrak jiwa Donghua,dia hanya bisa pasrah menerima nasib hubungannya mereka yang melebihi Guru dan murid.


Fu Bao juga mengatakan rencana dimasa yang datang yaitu menjadi lebih kuat secepat mungkin.


Donghua yang mendengar nya mengerutkan kening, dia tidak mengerti kenapa Fu Bao sangat tergesa-gesa menjadi lebih kuat.


Donghua bertanya alasan Fu Bao yang ingin menjadi lebih kuat: " Apa alasan kau melakukan ini? "


Fu Bao terdiam, dia tidak bagaimana mengatakan kepada Donghua Kalau dimasa depan nanti dia akan melawan Dewa iblis beserta pasukannya.


Fu Bao hanya bisa mengatakan: " Aku memiliki alasan tersendiri untuk hal itu, jadi bisakah kau membuat lebih kuat? "


Walaupun Donghua tidak mengetahui alasan Fu Bao ingin jadi kuat, dia tidak bertanya lagi.


Lagi pula mereka berdua masih memiliki banyak kesempatan untuk mengetahui satu sama lain.


Donghua Bisa mengerti kalau Fu Bao masih belum terlalu mempercayai nya, Tapi dia tidak peduli cepat atau lambat Fu Bao akan mempercayai semua yang ia lakukan.


Jadi Donghua hanya perlu bersabar sambil menunggu hati es Fu Bao meleleh.


Ya itu benar, Donghua mengetahui kalau Fu Bao pernah mengalami pengalaman menyakitkan, tapi dia tidak tahu pengalaman apa itu yang membuat seorang gadis manusia dihadapkan bisa memiliki hati sedingin es.


Tentu saja Fu Bao tidak akan mudah mempercayai Donghua walau dia sendiri tahu kalau ia telah terikat kontrak dengan Donghua seumur hidup.


Fu Bao tidak ingin mengalami perasaan dikhianati lagi, tidak ada yang tahu kapan pria didepannya akan tiba-tiba berubah pikiran.


Siapa yang yang akan tahu mungkin dimasa depan nanti Donghua menemukan cara untuk lepas dari kontrak jiwa dengan nya.


Apapun alasannya Fu Bao tidak berani membuka hatinya dengan begitu mudah.


Karena mereka telah sepakat untuk saling menerima satu sama lain walaupun di dalam hati mereka masing-masing masih memiliki keraguan untuk satu sama lain.


Setidaknya dipermukaan Fu Bao ataupun Donghua terlihat Seperti sepasang teman yang akrab.


.....


Fu Bao dan Donghua kini sedang berjalan menuju tempat keberadaan Bai Bai dan Bao Bao.


Saat mereka berdua berjalan menyusuri jalan, Fu Bao melihat kalau Ruang Amethyst terlalu miskin.


Lihat saja, tidak ada tumbuhan maupun hewan disini.


Tempat ini lebih mirip gurun hitam yang tidak berpenghuni daripada ruang portabel legendaris.


Fu Bao bertanya: " Kenapa kau tidak menanam atau memelihara hewan ditempat ini? "


Donghua memutar matanya dan berkata: " Apa kau pikir aku tidak melakukan nya? Menurut mu karena siapa tempat ini yang dulunya surga para pembudidaya menjadi tanah kosong."


Fu Bao: "????"


Fu Bao menunjuk dirinya sendiri: " jangan bilang ini salah ku? "


Donghua mengangguk dan berkata: " Um... ketika kau menandatangani kontrak dengan ku , tempat ini jadi berubah.."


Fu Bao bingung kenapa hanya karena dia menandatangani kontrak jiwa dengan Donghua menjadi alasan tempat ini menjadi tanah kosong.


Karena penasaran Fu Bao bertanya apa maksudnya: " Bisakah kau menjelaskan apa maksudnya? "


Donghua: "Karena basis Kultivasi mu yang sangat lemah ketika menandatangani kontrak dengan ku, yang menyebabkan ruang Amethyst menjadi turun level."


"Hal itu juga yang menyebabkan tempat surga menjadi tanah kosong.." lanjut Donghua kembali


Fu Bao tidak menyangka karena hal iseng yang dia lakukan dimasa lalu menyebabkan semua ini, tidak hanya membuat dirinya menandatangani kontrak seumur hidup dengan Donghua, dia juga menyebabkan tanah harta Karun berubah menjadi tanah kosong.


Fu Bao menundukkan kepalanya dengan wajah bersalah dia berkata: " Maaf.…"


Langkah kaki Donghua berhenti,dia tersenyum kearah Fu Bao lalu mengusap kepala nya dengan lembut.


Donghua berkata dengan suara lembut: " Tidak masalah, jika saat itu kau tidak menandatangani kontrak dengan ku maka aku akan sekarang masih tidur panjang "


"Aku sangat berterima kasih karena orang yang terikat dengan ku adalah kau, Aku tidak tahu apa yang kulakukan bila orang lain yang mengikat ku..."


'Mungkin lebih baik aku membunuhnya. dari pada harus terikat dengan orang tidak dikenal, lagi pula aku memiliki cara yang membuat kontrak terputus walaupun harus membayar sebagian besar jiwa' pikir Donghua.


Fu Bao tidak mengetahui pikiran yang tersembunyi dari Donghua.


Fu Bao sekarang mencari kesana-kemari akhirnya dia menemukan apa yang ia cari: " Bao Bao? Bai Bai? "


"Tuan!"


"Tuan!"


Bao Bao dan Bai Bai yang sedang berjongkok bosan ditanah, mendengar suara Fu Bao mereka berdua segera menghampiri nya.


Bao Bao berkata dengan senang: " Tuan apa sudah selesai pembicaraan nya? "


Fu Bao mengusap kepala Bai Bai dan Bao Bao Secara bergantian lalu bertanya kepada mereka :


"Sudah,apa yang sedang kalian lakukan?"


Bai Bai dan Bao Bao menggelengkan kepala dan berkata:


"Kami tidak sedang melakukan apapun, tidak ada yang menarik disini"


Donghua sedari tadi diam memperhatikan kedekatan Fu Bao dan hewan kontrak, akhirnya tidak tahan lagi:


"Kapan kau ingin mulai berlatih? "


Pertanyaan Donghua segera menarik perhatian Fu Bao, dia berbalik dan berkata:


" Sekarang pun juga bisa."


Donghua mengangguk dan menadahkan tangan nya:


"Sebelum itu, tolong ulurkan tanganmu? "


Fu Bao: "????"


Menyadari keraguan Fu Bao, Donghua segera menjelaskan alasannya:


"Aku perlu tahu kondisi tubuh mu , Sebelum aku memutuskan latihan apa yang cocok dengan kondisi tubuh mu."


Mendengar penjelasan Donghua, Fu Bao akhirnya mengulurkan tangannya.


Donghua tersenyum dan mengambil tangan Fu Bao.


Jarinya menekan denyut nadi ditangan Fu Bao,tapi wajah Donghua berubah menjadi sangat serius.


Melihat keseriusan wajah Donghua, membuat Fu Bao bertanya-tanya apa ada yang salah dengan tubuhnya:


"Ada apa? Apa ada yang salah dengan kondisi tubuh ku?"


Mendengar pertanyaan Fu Bao apalagi setelah melihat wajah serius Donghua,hal itu sontak membuat khawatir Bai Bai dan Bao Bao.


Bao Bao mendekati Donghua dan bertanya: " Apa yang terjadi sesuatu dengan tuan ku? "


Bai Bai juga mengangguk setuju dan matanya terus menatap Donghua tanpa berpaling:


"Itu benar. Apa kondisi tubuh tuan kami sangat buruk?"


Donghua membuka matanya dan menggeleng kepala:


"Bukankah masalah besar hanya saja.... basis Kultivasi murid ku terlalu cepat yang membuat pondasi didalam tubuhnya memiliki tanda-tanda keruntuhan."


Fu Bao: "……"


Fu Bao tidak menyangka karena kecepatan Kultivasi yang sangat menakutkan membuat nya hampir di cap sebagai sampah kembali.


Mau bagaimana lagi Fu Bao tidak ingin basis Kultivasi naik lebih cepat, tapi dia benar-benar tidak mengendalikan keinginannya untuk menyerap energi Qi di udara.


Bahkan tanpa dia berlatih pun, tubuhnya tanpa sadar menyerap energi Qi yang ada di langit dan bumi.


Fu Bao sendiri tidak tahu kenapa hal ini terjadi, maklum Fu Bao tidak begitu mengenal dunia sekarang.


Mau tanya ke Bao Bao dan Bai Bai juga tidak bisa.


Karena walaupun Fu Bao bertanya kepada Bao Bao.