The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 137 Kenapa kalian mempercayai ku?


Kultivasi Fu Bao saat ini tidak bisa mengatasi kekuatan Klan iblis.


Sebelum Fu Bao dapat berkultivasi di level Dewa rendah mereka berdua tidak dapat pergi meninggalkan Fu Bao sendirian di daratan tinggi.


Melihat Feng Teng dan Xiao Nai sama-sama terdiam, Fu Bao sangat menyadari apa yang sedang keduanya pikirkan.


Fu Bao tersenyum dan berkata pada keduanya: " Jika kalian berdua masih memiliki urusan, kalian bisa pergi. Aku dan Yuan Yi akan berkultivasi disini sampai kami menjadi lebih kuat. "


"Tidak bisa " Feng Teng adalah orang yang pertama yang menentang keputusan Fu Bao untuk tinggal di hutan ini " Kami tidak bisa meninggalkan mu sendiri disini, bagaimana jika terjadi sesuatu padamu saat kami tidak bersama mu? Aku tidak ingin mengambil resiko akan kehilangan mu. "


Fu Bao sangat terkejut saat mendengar perkataan penuh kekhawatiran Feng Teng, lalu ia tersenyum lembut dan berkata: " Aku akan baik-baik saja dan lagi aku sangat kuat , bahkan jika Kultivasi ku sekarang lemah di mata orang-orang di sini, tapi itu tidak akan menghalangi ku menggunakan cara lain untuk membunuh musuh ku. "


Xiao Nai maupun Feng Teng masih mengerutkan kening bahkan setelah Fu Bao mengatakan itu.


"Baoer, aku benar-benar tidak bisa meninggalkan mu disini sendirian. " Xiao Nai memegang kedua bahu Fu Bao.


"Apa kalian melupakan Yuan Yi? Dia mungkin bisa melindungi ku...." Kata Fu Bao bercanda.


"Dia tidak akan bisa melindungi mu! " Teriak Feng Teng dan Xiao Nai secara bersamaan.


"Kalian.... Bagaimana bisa kalian berkata seperti itu pada Yuan Yi? Meskipun Kultivasi Yuan Yi lebih lemah dari ku , setidaknya dia sangat kuat hal obat-obatan dan racun. Itu bisa menjadi senjata sembunyi untuk membunuh lawan tanpa disadari. "


Yuan Yi sedari belum mengatakan sepatah katapun kini akhirnya membuka mulutnya:


"Fu Bao, sebenarnya aku setuju dengan perkataan mereka, Aku benar-benar tidak bisa melindungi mu...Aku akui....aku sangat lemah... Jika terjadi sesuatu padamu karena aku.... aku tidak bisa membayangkan nya..." Yuan Yi menundukkan kepalanya sedih.


"Yuan Yi....kau...." Fu Bao menghela nafas.


Feng Teng dan Xiao Nai melihat kearah Fu Bao dengan wajah serius.


" Kami tidak akan pernah meninggalkan mu jadi tolong jangan usir kami dari sisi mu..."


"Aku--"


Tiba-tiba saja telepati Donghua terdengar di benaknya dan yang membuat Fu Bao harus menghentikan hal yang ingin ia katakan.


[ Baoer, biarkan mereka bertiga masuk ke ruang Amethyst. ]


[Donghua, kau tidak bermaksud memberi tahu mereka tentang keberadaan mu kan? ] Balas Fu Bao tidak percaya.


[ Jangan khawatir mereka bertiga sudah menandatangani kontrak jiwa dengan mu kan? mereka bertiga pasti tidak akan memberi tahukan rahasia mu. ] Tenang Donghua.


[Tapi--]


[ Baoer, aku mengatakan hal ini karena daratan tinggi bukanlah tempat yang aman untuk mu, jika kau masih ada di daratan rendah aku mungkin masih bisa melindungi,tapi jika kau berada disini....Aku mungkin akan sangat sulit melindungi mu sendiri. setidaknya bila aku melatih ketiganya dengan baik, mereka akan bisa menjadi pelindung mu saat dalam bahaya. ]


Mendengar hal ini butuh beberapa saat bagi Fu Bao untuk bisa memutuskan nya, dia sebenarnya masih ragu-ragu untuk memberitahukan rahasia tentang keberadaan Donghua kepada Feng Teng dan yang lain.


Apalagi disini tidak seaman saat dirinya berada di daratan rendah.


Disini Ras iblis sangat merajalela, Fu Bao pasti akan bertemu dengan ras iblis sengaja atau tidak.


Jika hanya iblis rendah atau tinggi mungkin Feng Teng dan Xiao Nai masih bisa menghadapi nya, tapi apabila dia bertemu dengan Jendral iblis mungkin indentitas nya sebagai Utusan Dewa pencipta akan ketahuan.


Terlebih lagi kondisi Donghua yang tidak bisa keluar ruang Amethyst karena segel yang belum dilepas, meskipun Fu Bao telah mengumpulkan banyak hal yang dibutuhkan Donghua untuk membebaskan diri, tapi itu semua sangat tidak cukup untuk dia bisa bebas dari segel.


Jadi misalnya sesuatu terjadi padanya Donghua mungkin tidak akan bisa membantunya.


Bila hanya nyawanya yang dipertaruhkan dia masih bisa mengatasi sendiri, tapi apabila nyawa orang-orang disekitar mulai ikut di pertaruhkan.


Fu Bao mungkin tidak dapat menerima nya, sudah cukup baginya menyaksikan orang-orang yang ia sayangi meninggal karena nya , dia tidak akan pernah ingin melihat hal sama seperti yang pernah terjadi di masa lalu lagi.


Karena itu, dia memutuskan untuk mengikuti keputusan Donghua.


"Kalian....Mau kalian ikuti bersama ku ke suatu tempat? " Tanya Fu Bao kepada ketiganya sambil tersenyum tipis.


" Kemana? " Tanya Feng Teng dan yang lain.


Fu Bao hanya tersenyum tidak menjawab pertanyaan mereka bertiga, dia justru tersenyum sambil mengulurkan tangannya kepada ketiganya: " Pegang tangan ku jika kalian ingin ikut bersama ku."


Feng Teng ,Xiao Nai dan Yuan Yi sama-sama tertawa dan memandang Fu Bao penuh kepercayaan.


"Kemana kau pergi aku akan selalu bersama mu. " Feng Teng.


"Bahkan jika kau membawaku, ke neraka sekalipun aku akan tetap pergi bersama mu. " Xiao Nai.


" Aku sama sekali tidak peduli kemana kau membawaku " Yuan Yi.


Fu Bao terkekeh geli ketika mendengar perkataan mereka bertiga, yang mana perkataan mereka barusan terdengar sangat menyambung seolah-olah mereka memiliki pikiran sama dibenak mereka masing-masing.


"Apa kalian bertiga tidak takut? Kalau aku akan membawa kalian ke tempat yang sangat berbahaya? Kenapa kalian sangat mempercayai ku? Ini sebenarnya yang ingin kutanyakan pada kalian sejak kali kita bertemu, kenapa... kenapa kalian begitu mempercayai ku? Apa membuat kalian rela menyerahkan nyawa kalian pada seseorang yang baru kalian temui? Aku tidak mengerti.... Katakan padaku...Apa yang membuat kalian sangat mempercayai ku? " Entah kenapa Fu Bao menanyakan hal itu kepada mereka bertiga.


Sejujurnya Fu Bao masih belum bisa mempercayai siapapun di dunia ini , dia juga tidak begitu mempercayai satu katapun yang diucapkan Dewa pencipta padanya.


Dia tidak ingin mempercayai siapapun karena bila ia mempercayai seseorang itu artinya dia harus siap untuk dikhianati lagi.


Sampai detik ini Fu Bao masih tidak tahu apa yang membuat mereka begitu mempercayai nya, apa hanya karena ia menyelamatkan mereka di saat paling gelap jadi itu sebabnya mereka begitu bergantung pada nya atau apa?


Donghua, Xiao Nai, Yuan Yi dan Feng Teng....


Fu Bao tidak bisa menebak apa yang sedang mereka pikiran saat melihat dirinya, kadang kala ia bisa melihat kekhawatiran yang tidak bisa disembunyikan dari mata mereka, tapi terkadang juga Fu Bao bisa melihat kasih sayang yang meluap dari mata itu.


Dia tidak mengerti.