The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 103 Suara misterius


Bab 103


"Aku sendiri tidak menginginkan hal ini terjadi padanya, tapi hal ini harus dilakukan agar dia bisa melewati semua kesulitan yang terjadi akan di masa depan nanti" Akui Suara misterius yang tiba-tiba muncul di kamar Fu Bao.


Dari wajah Donghua terlihat tidak terkejut dengan kemunculan suara misterius itu seakan dia sudah menebak keberadaan misterius itu.


" Aku tidak peduli apa ini memang harus dilalui nya atau apapun itu, yang kuinginkan sekarang adalah dia tidak harus menanggung beban seberat ini."


"Maaf, tapi aku tidak bisa membantu mu karena ini merupakan takdir yang harus dilalui nya sejak ia lahir" Suara misterius itu meminta maaf kepada Donghua dengan nada suara bersalah.


Mendengar permintaan maaf dari suara misterius Donghua hanya bisa mengepalkan tangannya sampai kuku jarinya menusuk telapak tangannya hingga berdarah.


" Jadi kau mengatakan kalau dia ditakdirkan untuk dikorbankan demi kedamaian dunia? Jika kedamaian yang kau inginkan maka aku tidak menginginkan nya!"


"Jangan khawatir itu tidak seburuk yang kau pikirkan aku tidak akan membiarkan mati seperti itu jadi jangan khawatir."


"Apa buktinya kalau dia akan baik-baik saja? "


" Aku bersumpah dengan jiwa ragaku kalau aku akan menyelamatkan Fu Bao disaat dia akan di telan kegelapan." Suara misterius itu berkata dengan nada seolah sedang tersenyum percaya diri.


Donghua tersenyum lega setelah mendengar sumpah itu dan barulah ia percaya kalau Fu Bao akan baik-baik saja meskipun ada keberadaan bom waktu didalam tubuh nya.


"Terima kasih." Donghua sendiri tahu bertapa penting jiwa raga nya jadi itu sebabnya dia dengan mudah percaya dengan sumpah yang dibuat oleh suara misterius itu.


Suara misterius itu tidak menjawab ucapan Donghua seolah-olah dirinya sudah pergi.


Tapi Donghua tahu kalau suara misterius itu masih disini dan sedang mengamati keadaan Fu Bao sekarang.


Karena Donghua tahu kalau ia tidak dapat melepaskan segel yang didalam tubuh Fu Bao jadi dia memilih untuk menyembuhkan tubuh Fu Bao yang terluka akibat benturan keras dari kekuatan spiritual yang berasal dari benda itu.


Donghua yang sedang fokus menyembuhkan tubuh Fu Bao tidak menyadari kalau kelopak mata Fu Bao sedikit gemetar,tapi itu hanya berlangsung sedetik seolah hal itu tidak pernah terjadi.


Jadi gerakan itu sama sekali tidak disadari oleh Donghua, namun gerakan Fu Bao tentu saja tidak lepas dari perhatian pemilik suara misterius.


Namun dia memilih diam tidak memberitahu Donghua tentang itu karena dia tahu alasan gerakan Fu Bao.


Melihat kondisi tubuh Fu Bao semakin baik pemilik suara misterius akhirnya memutuskan untuk pergi,tapi sebelum pergi dia melirik ke arah Fu Bao sekilas.


Dan setelah melakukan itu dia menghilang dari hadapan Donghua dan hilang nya pemilik suara misterius tentu saja disadari Donghua yang sedang menyembuhkan Fu Bao.


Mata ungu Donghua melihat ke udara sesaat lalu ia kembali memejamkan matanya untuk fokus menyembuhkan tubuh Fu Bao secara keseluruhan.


Tiga jam berlalu dan tubuh Fu Bao akhirnya sudah sembuh seperti sedia kala seolah-olah tidak pernah terluka.


Donghua tersenyum tipis dan mengusap keringat dingin yang bercucuran di pelipis nya .


Saat Donghua ingin membaringkan tubuh Fu Bao kembali di kasur, dia menemukan kalau kasur dan pakaian Fu Bao sekarang di basahi darah dan keringat.


Melihat hal ini membuat wajah dingin Donghua langsung berkerut tidak senang jadi dengan acuh tak acuh nya ia menggendong Fu Bao dipeluknya dan membawanya ke kamar nya.


Setelah sampai di kamarnya Donghua membaringkan tubuh Fu Bao di ranjang kayu milik nya.


Sesudah melakukan semua itu Donghua pergi keluar kamarnya, namun sebelum keluar ia terlebih dahulu menarik selimut untuk menutupi Fu Bao.


Sepasang ungu dingin Donghua meleleh ketika matanya menatap Fu Bao.


" Mimpi indah.." Donghua mengecup kening Fu Bao dengan lembut lalu ia pergi dari kamarnya.


KLEK!


Bersamaan pintu kamar Donghua tertutup, kedua mata Fu Bao yang tadi tertutup kini terbuka dan memperlihatkan sepasang mata hitam dingin.


Matanya melihat kearah pintu depan dengan sedikit kerumitan, namun Fu Bao kembali menarik tatapannya dari pintu dan menatap langit-langit kamar Donghua dengan tatapan kosong.


Sejak kali pertama ia menerima indentitas nya sebagai Utusan Dewa pencipta dia tahu kalau hidupnya tidak akan bisa senormal orang lain.


Dia juga tahu dipundaknya sekarang terdapat harapan besar dari seluruh makhluk abadi di dunia sihir ini.


Jika Fu Bao mengetahui kebenaran dari apa yang harus ia tanggung karena indentitas nya mungkin dia lebih suka tidak menerima nya.


Lagi pula Fu Bao sangat benci dimanfaatkan,akan tetapi sekarang saat ia mengetahui kebenaran yang harus ia tanggung di masa depan nanti.


Fu Bao justru tidak membencinya ataupun marah karena merasa di bohongi.


Karena dia tahu di dunia ini terdapat orang-orang yang ingin ia lindungi..


Meski sekejap dan singkat Fu Bao memiliki perasaan sangat erat pada orang-orang di dunia ini meski dia tahu tidak semua orang disini baik, tapi ketika ia memikirkan semua senyum dan harapan di hati orang-orang itu padam hatinya langsung sakit.


Fu Bao sendiri bukanlah orang munafik yang rela mengorbankan dirinya untuk dunia.


Dia sendiri termasuk orang yang sangat egois dan kejam pada orang lain termasuk dirinya sendiri jadi mana mungkin dia mau mengorbankan dirinya demi dunia yang tidak ia kenal.


Namun untuk melindungi orang-orang penting disisi nya dan untuk melindungi orang-orang yang sudah lama menunggu kedatangan cahaya di dunia ini seperti Patriak Qi Feng, dia rela meski harus berkorban.


Karena sudah mengetahui masa depannya Fu Bao tidak lagi ingin mengambil pusing tentang semua permasalahan didalam dirinya.


Akan tetapi Fu Bao sangat penasaran benda apa yang disegel ditubuh nya.


Jadi Fu Bao mencoba untuk mengetes apa dia dapat melihat benda yang disegel ditubuh nya dengan kekuatan spiritual nya.


Fu Bao kembali memejamkan matanya dan mulai menggunakan seluruh kekuatan spiritual nya untuk menjelajahi setiap tempat tubuhnya tanpa sedikitpun terlewat.


Pada saat Fu Bao sedang menjelajahi tubuhnya dengan kekuatan spiritual dan dia tiba-tiba menemukan satu hal aneh didalam tubuhnya tanpa menyelediki nya Fu Bao dapat mengetahui Kalau hal aneh berasal dari benda yang disegel ditubuh nya.


Fu Bao melihat didalam tubuhnya terdapat aura hitam yang berenang di setiap Meridian nya meski aura hitam ini tidak terlihat berbahaya.


Fu Bao tahu bila sedikit pemicu Aura hitam yang tampak tenang ini akan langsung berubah menjadi ombak besar.


Layaknya bom waktu, Fu Bao sendiri tidak tahu kapan bom waktu ini akan meledak.


Yang sekarang ia harus menemukan sesuatu untuk mencegah bom waktu ini meledak di tubuhnya, tapi bagaimana caranya?