
Dan untuk Long Yan, Fu Bao bertemu dengannya saat ia akan menemukan benda suci yang ke enam.
Pada saat itu indentitas Long Yan adalah Raja Naga yang sangat sombong dan kejam.
Dia juga sangat terkenal sangat membenci manusia melebihi siapapun yang ada di dunia ini.
Kebencian Long Yan terhadap manusia disebabkan oleh manusia masa lalu yang pernah menculiknya di suatu ia kecil.
Karena penculikan itulah yang menyebabkan Long Yan harus dipisahkan dari keluarganya untuk selamanya.
Untuk membalas dendam kepada para manusia yang menculik nya, Long Yan melakukan gencatan senjata secara berturut-turut sampai setengah wilayah manusia menjadi bagian Klan nya.
Namun tidak peduli seberapa banyak darah musuh yang ia tumpahkan, itu tidak akan menghilangkan kebencian di hatinya.
Meskipun tahun-tahun kelam dan pahit telah berakhir, Long Yan sama sekali tidak bisa melupakan semua penghinaan yang pernah ia alami.
Kebencian terhadap manusia sudah sangat mendarah daging di tubuhnya, dia bahkan pernah terpikirkan untuk menghancurkan ras manusia dengan bersekutu dengan iblis
Tapi untungnya itu semuanya belum sempat terjadi, karena saat Long Yan sedang dalam perjalanan ke dunia iblis.
Dia pertemukan oleh seorang gadis yang mengubah segalanya dalam hidupnya.
Saat Long Yan melihat gadis itu untuk pertama kalinya, dia merasa jantungnya yang telah mati kini berubah menjadi hidup.
Jantungnya berdetak sangat kencang setiap kali ia menatap mata gadis itu.
Hatinya juga terasa sangat sakit apabila gadis itu merasa sedih dan kesakitan, seolah ada pisau yang menusuk jantung nya.
Perasaan yang belum pernah ia rasakan sekalipun seumur hidupnya kini ia rasakan pada gadis yang pertama kali ia temui.
Untuk mengetahui perasaan apa di hatinya, Long Yan mulai mengikuti setiap langkah gadis itu.
Setiap senyum,kebencian, sedih dan kemarahan gadis itu, ia rasakan seakan itu perasaan nya sendiri.
Long Yan akan tertawa apabila gadis itu tertawa, dia akan sedih saat gadis itu sedih dan dia juga akan marah saat gadis itu marah.
Perasaan di hatinya sangat sulit ia kendalikan sampai-sampai dia mulai berpikir kalau dia bukanlah dirinya lagi.
Dia dulu tidak seperti ini, dia yang dulu tidak mungkin bisa dikendalikan oleh perasaan aneh di hatinya.
Dia juga perlahan-lahan menyadari bahwa ia semakin hari semakin berubah saat bersamaan gadis itu.
Long Yan tidak tahu apa ini hal baik untuk dirinya atau tidak, namun dia menyadari satu hal setelah gadis itu terluka parah di depan matanya.
Kalau gadis itu telah memasuki hatinya secara menyeluruh, membayangkan suatu hari gadis itu menghilang dari hidup nya.
Rasanya seperti akhir dunia, bahkan hatinya seperti sedang dicabik-cabik oleh tangan yang tidak terlihat.
Menyakitkan.... bahkan bila hanya membayangkan nya...dia tidak tahu apa yang terjadi padanya, bila itu semua akan terjadi pada gadis itu suatu hari nanti.
Mungkin saja dia akan langsung berubah gila atau mungkin dia memilih mati bersama gadis itu.
Dia tidak tahu...
Namun dia tahu kalau ia tidak bisa kehilangan atau jauh dari gadis itu lagi, jadi karena itulah Long Yan mulai mencari tahu segalanya tentang gadis itu.
Selama pencarian, Long Yan mengetahui kalau nama gadis itu adalah Fu Bao, dia juga mengetahui kalau Tim Fu Bao sedang mencari suatu benda yang mana kebetulan ia memiliki benda yang sedang dicari Fu Bao.
Karena itu Long Yan mulai membuat skenario untuk mendekati tim Fu Bao dengan alami, tanpa di curigai sedikitpun.
Meskipun proses pendekatan nya pada tim Fu Bao terbilang sangat lama dan sulit, tapi untungnya rencana itu berhasil.
Tim Fu Bao mulai perlahan-lahan mempercayai saat ia mengorbankan diri untuk menyelamatkan Fu Bao.
Walaupun pada awalnya niatnya untuk menyelamatkan Fu Bao bukan untuk mendapatkan kepercayaan, tapi setidaknya ini berhasil membuat dirinya bergabung dengan tim Fu Bao dengan lancar.
Long Yan sama sekali tidak peduli karena baginya untuk berdiri disisi seumur hidupnya merupakan hal paling bahagia dalam hidupnya.
...----------------...
"Long Yan!? Apa yang sedang kau lakukan? Cepat kemari! " Fu Bao melambaikan tangan kepada Long Yan.
Long Yan tersenyum saat melihat Fu Bao dan ia buru-buru bejalan mendekati Fu Bao yang sedang berdiri di depan tenda.
"Apa yang sedang kau lakukan? Aku dari tadi mencari mu.." Fu Bao menatap Long Yan dengan wajah kesal.
"Maafkan aku, aku baru saja memikirkan sesuatu.." Long Yan tersenyum bahagia dan mengangkat tangannya untuk merapikan rambut Fu Bao yang menempel di pipi:
" Memang untuk apa kau mencari ku? "
" Aku mencari mu untuk berdiskusi tentang rencana yang akan digunakan besok." Fu Bao berbicara dengan Long Yan sambil berjalan masuk kedalam tenda.
Yang mana didalamnya sudah terdapat banyak orang seperti Raja setiap ras dan Tim Fu Bao.
"Akhirnya kau disini, dari mana saja kau? Kau membuat kami menunggu lama.." Ucap Feng Teng bangkit dari kursinya dan membantu Fu Bao untuk duduk di kursi yang baru saja ia duduki.
Long Yan hanya tersenyum sambil mengucapkan permintaan maaf lagi,kepada semua orang yang ada di tenda.
"Maaf telah membuat kalian menunggu lama."
"Tidak masalah, lagi pula rapat nya baru saja akan di mulai. " Kata Raja Peri dengan wajah acuh tak acuh.
Disisi lain Raja dari setiap ras lain hanya tersenyum canggung tidak berani berbicara keras pada Raja Naga yang terkenal sangat kejam dan sombong.
Meskipun perilaku kejam dari Raja Naga sudah jarang terdengar ditelinga mereka, tapi tetap saja itu tidak membuat mereka merasa lengah.
Karena mereka tidak tahu sampai kapan Raja Naga akan bersikap jinak seperti saat ini.
Mereka takut suatu hari Raja Naga yang sangat suka membunuh akan kembali lagi, mereka tidak bisa seacuh Raja Peri yang sama sekali tidak takut dengan Raja Naga.
Mereka semua bahkan tidak memiliki keberanian untuk berbicara langsung dengan Raja Naga, terutama Raja Manusia yang bahkan tidak berani untuk menatap mata Raja Naga langsung.
Raja Manusia tidak akan pernah lupa bertapa Raja Naga sangat membenci manusia jadi dia berusaha untuk membuat dirinya setransparan mungkin agar tidak memicu Kemarahan Raja Naga.
"Oke, karena semuanya sudah hadir kita mulai rapat nya." Ucap Fu Bao yang memimpin Rapat pemimpin antara ras.
"Sebelum aku memulai rapat, apa ada yang mempunyai pendapat sendiri untuk apa yang dilakukan besok nanti? " Tanya Fu Bao sambil memandang sekeliling nya.
"Ras ku sangat ahli dalam memanah serta obat-obatan, kau bisa menggunakan sebagian ras ku untuk menjadi angkatan senjata pelindung dan setengah lagi sebagai dokter yang akan mengobati prajurit yang terluka. "Saran Raja Peri.
a
[Raja Peri]
Ahli dalam sihir penyembuh, pengobatan, dan memanah.
Kepribadian: Dingin dan tidak suka ikut campur.
[Long Yan] : **Raja Naga, ahli dalam perang dan pedang.
Merupakan salah satu Dewa perang saat perang antara manusia dan ras lain.
Satuan-satuan yang dipedulikan Long Yan adalah Fu Bao**.
Kepribadian: Kejam dan munafik.