
Bab 109
Ketika Fu Bao dan Xiao Nai masuk kedalam ruang bawah tanah mereka berdua dibuat terperangah melihat pemandangan tragis di ruang bawah tanah yang sudah dipenuhi aliran darah dimana-mana.
Bahkan mereka berdua bisa mencium aroma amis yang sangat kuat di hidung mereka saat masuk lebih dalam.
Sebelum Fu Bao dapat sempat bertanya pada Bai Yi apa yang sedang terjadi, ekspresi wajah Bai Yi di samping nya sudah lama berubah saat pertama kali masuk kedalam ruang bawah tanah.
Bai Yi dengan wajah suram berlari masuk kedalam ruang bawah tanah ke tempat Patriak Bai sedang di tahan.
"Sial! Siapa yang melakukannya!?" Teriak marah Bai Yi terdengar di telinga Fu Bao dan Xiao Nai.
Fu Bao dan Xiao Nai saling menatap saat mendengar suara marah Bai Yi.
Mereka berdua langsung bergegas masuk kedalam ruang bawah untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Fu Bao masuk melihat Bai Yi sedang berdiri di depan sel yang di dalamnya ada mayat manusia yang sudah dicabik-cabik :
" Ada apa? "
"Patriak Bai telah tewas." Bai Yi mengatakan itu sambil menggertak gigi nya.
Fu Bao mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Bai Yi :
" Bagaimana mungkin? Bukankah kau sudah memblokir tempat ini bahkan jika Patriak Bai ingin bunuh diri itu juga tidak bisa, karena kau sudah menyegel basis Kultivasi nya jadi bagaimana mungkin ini bisa terjadi? "
Bai Yi mengacak rambut nya dengan kesal dan berkata dengan nada suara marah:
" Aku juga tidak tahu kalau aku tahu apa aku akan semarah ini!? "
"Aku menemukan ada jejak energi iblis di sini " Ucap Xiao Nai yang tau-tau sudah didalam sel tempat Patriak Bai di tahan.
"Apa maksud mu? Jangan bilang kalau kematian patriak Bai ada hubungannya dengan iblis?" Tanya Bai Yi yang juga ikut masuk kedalam sel dan menyelidiki Aura disekitarnya dengan kekuatan mental dan benar saja seperti yang dikatakan Xiao Nai barusan memang ada jejak energi iblis di dalam sel.
Itu artinya kematian patriak Bai di sebabkan oleh iblis.
"Tapi bukankah kita sudah membunuh iblis yang telah bekerja sama dengan patriak Bai? " Fu Bao menanyakan hal itu kepada Bai Yi dan Xiao Nai yang ada didalam sel.
Xiao Nai : " Dari jejak energi iblis ini aku sedikit menebak pelakunya bukanlah iblis yang telah bekerja sama dengan patriak Bai"
"Apa artinya? " Tanya bingung Bai Yi.
Fu Bao mengusap dagu nya berpikir dan matanya menyipit saat memikirkan tebakan yang ada dalam benak nya.
" Pelakunya adalah iblis lain" Gumam Fu Bao tanpa sadar.
Xiao Nai berdiri dan menepuk-nepuk debu yang ada dipakainya dan bejalan menghampiri Fu Bao yang tenggelam dalam pikirannya.
"Artinya masih ada iblis lain di daratan ini dan iblis itu sepertinya mengetahui semua tindakan kita sekarang." Fu Bao mengatakan apa yang telah lama ia pikirkan.
Xiao Nai: "Ya"
" Level iblis ini sepertinya lebih tinggi dari kita bukan?"
"Hmm." Xiao Nai mengangguk kepala lembut menanggapi perkataan Fu Bao.
Disisi lain Fu Bao dan Bai Yi tidak dalam suasana hati yang baik karena berpikir semua tindakan mereka lakukan selama ini sebenarnya telah di mata-matai oleh iblis yang levelnya jauh lebih tinggi dari mereka.
'Dan tampaknya Xiao Nai menyadari keberadaan iblis ini ' Pikir Fu Bao sambil menatap Xiao Nai dengan tatapan samar namun curiga.
Melalui tindakan Xiao Nai selama ini Fu Bao baru menyadari kalau Xiao Nai lebih menahan diri ketimbang saat di Alam rahasia.
Fu Bao merasa hatinya sangat tidak nyaman saat mengetahui kalau ia tidak begitu mengenal Xiao Nai.
Dia benar-benar tidak tahu harus apa sekarang, apa dia harus curiga dengan indentitas Xiao Nai atau apa.
Entahlah kepalanya terasa sangat pusing, Fu Bao tidak lagi memiliki mood untuk tinggal di ruang bawah tanah ini lebih lama lagi jadi ia memutuskan untuk kembali ke penginapan.
"Aku akan kembali dulu"
Usai mengatakan itu Fu Bao meninggalkan Bai Yi dan Xiao Nai di belakangnya dan berjalan keluar dari ruang bawah tanah.
Tapi saat Fu Bao sudah melangkah keluar dari ruang bawah tanah dia menyadari ada sosok yang mengikuti nya, dia tanpa sadar menengok melihat siapa sosok yang sedang mengikuti nya.
Dan saat Fu Bao menengok dia melihat Xiao Nai sedang berdiri diam dibelakangnya.
Melihat orang yang mengikuti nya adalah Xiao yang Fu Bao yang suasana sudah buruk bertambah menjadi sangat buruk.
" Jangan ikuti aku lagi!!! "
Fu Bao segera menggunakan teleportasi dan menghilang dari hadapan Xiao Nai yang mana wajahnya sekarang terlihat sangat bingung.
Xiao Nai sekarang pasti tidak mengerti kenapa Fu Bao tiba-tiba saja membentaknya.
Melihat sosok gadis didepannya menghilang Xiao Nai tanpa sadar ingin mengikuti nya , tapi saat memikirkan bentakan Fu Bao barusan.
Kepala Xiao Nai langsung layu dan terlihat sangat sedih.
Bai Yi yang baru saja keluar dari ruang bawah tanah, melihat pemandangan ini yang mana wajah gunung es Xiao Nai terasa sangat salah.
Merasakan suasana aneh di sekeliling Xiao Nai, Bai Yi tanpa sadar bertanya:
"Xiao Nai? kenapa kau masih disini? bukankah kau seharusnya mengikuti Fu Bao? "
Bai Yi menanyakan pertanyaannya itu dengan nada sangat polos, tapi dia tidak tahu kalau hal ini langsung membuat ekspresi wajah Xiao Nai yang sudah sedih menjadi semakin sedih.
"Dia tidak menginginkan ku lagiii...." Xiao Nai mengatakan itu dengan nada suara gemetar.
"Hah? Apa maksud mu ? kenapa Fu Bao tiba-tiba tidak menginginkan mu? Apa kau yakin tidak sedang salah paham? " Bai Yi jelas meragukan perkataan Xiao Nai.
"Dia baru saja bilang untuk tidak mengikuti nya lagi.."
Mengingat bentakan dan tatapan dingin Fu Bao padanya, hatinya Xiao Nai langsung sakit.
Dia bahkan merasa dirinya sekarang sedang sangat kesulitan bernafas.
Xiao Nai mengepalkan tangannya sampai kuku-kuku jarinya merobek telapak tangannya hingga berdarah.
Apalagi Aura di sekeliling Xiao Nai mulai berubah menjadi pusaran angin yang tajam.
Bai Yi yang ada di samping Xiao Nai langsung terkena imbas dari kerusuhan kekuatan spiritual nya.
"Xiao Nai tenang lah! Mungkin bukan itu yang dimaksud Fu Bao! " Bai Yi terus menerus berteriak kepada Xiao Nai sambil menghalangi pusaran angin yang setajam pisau.
Xiao Nai yang berada di dalam pusaran angin sama sekali tidak mendengarkan perkataan Bai Yi, dia sekarang sedang tenggelam dalam pikirannya tentang Fu Bao tidak lagi menginginkan nya.
"Xiao Nai! Berhenti!! Kau akan terluka jika terus seperti ini!!!!" Teriakkan khawatir Bai Yi saat melihat kerusuhan kekuatan spiritual Xiao Nai bertambah parah.