The Rebirth Of A Female Assassin

The Rebirth Of A Female Assassin
Bab 134 Keberangkatan


"Aku juga tidak tahu, tapi aku rasa mereka pasti sedang menyiapkan suatu kejutan untuk ku " Kata Fu Bao.


" Oh... bagaimana tuan begitu yakin kalau mereka sedang menyiapkan kejutan untuk Tuan? " Bingung Bao Bao atas kepercayaan diri Tuan nya.


" Intuisi. "


" Hah? " Bao Bao memiringkan kepalanya dan menatap Fu Bao dengan wajah kosong.


Melihat keimutan Bao Bao yang tidak tiada bandingnya, tangan Fu Bao menjadi gatal dan sangat ingin mencubit pipi gemuk Bao Bao.


Karena tidak bisa menahan keinginan nya Fu Bao langsung mencubit pipi tembem Bao Bao dengan gemas.


"Aduh! Tuan apaw yang kau lakukan? " tanya Bao Bao yang terkejut saat tiba-tiba merasakan pipi di cubit oleh tangan jahat Fu Bao.


"Uhuuk! Tidak apa-apa... ada sesuatu yang menempel di pipi mu, itu sebabnya aku membantu mu mengusap nya" Kata Fu Bao berbohong sambil mencoba menyembunyikan senyuman nya dengan batuk palsu.


"Ah? " Meskipun Bao Bao masih sedikit bingung dia tetap memberi Fu Bao senyum manis dan mengucapkan :


" Terima kasih Tuan karena telah membatu Bao Bao membersihkan nyaa (⁠≧⁠▽⁠≦⁠) "


"Ya" Balas Fu Bao dengan pura-pura serius dan sama sekali tidak merasa bersalah setelah berbohong kepada Bao Bao yang polos.


----------------


Waktu berlalu cepat setelah mereka berdua menunggu kedatangan Feng Teng dan yang lain di atas gunung.


Namun Fu Bao ataupun Bao Bao sama sekali tidak melihat ada tanda-tanda keberadaan dari ketiganya.


"Apa yang mereka lakukan? kenapa mereka lama sekali? "Gumam Fu Bao sambil mengernyitkan dahinya.


Sebelum kesabaran Fu Bao hampir habis ketiganya akhirnya muncul di hadapan Fu Bao dan Bao Bao.


"Apa Baoer sudah menunggu lama? " Tanya Feng Teng yang tersenyum menawan.


"Hmm, tapi apa yang sebenarnya kalian lakukan sampai-sampai membuat ku harus menunggu lama disini ? " Meskipun Fu Bao mengetahui kalau ketiga nya pasti sedang menyiapkan sebuah kejutan untuk nya, tapi tetap saja ia sangat penasaran apa yang mereka lakukan sampai-sampai memerlukan waktu yang sangat lama.


"Kau akan mengetahuinya nanti" Ucap Xiao Nai menggosok kepala Fu Bao.


Melihat ketiganya masih tidak mau memberi tahu nya Fu Bao hanya bisa menghela nafas pasrah: " Baiklah karena kalian tidak ingin memberitahu ku, aku tidak akan bertanya lagi"


"Jangan khawatir ini akan menjadi kejutan yang paling membuat mu bahagia. " Kata Feng Teng dengan nada percaya diri.


"Kau terlihat sangat percaya diri, bagaimana jika aku tidak menyukai kejutan itu? " Tanya Fu Bao dengan niat menggoda mereka bertiga.


Namun apa yang tidak disangka Fu Bao


mereka bertiga benar-benar memikirkan perkataan nya dengan sangat serius dan seolah tidak menyangka kalau ia akan mengatakan itu kepada mereka bertiga.


"Jika Baoer tidak menyukai kejutan kami.... kami akan memberikan kejutan lain sampai Baoer mengatakan menyukai nya. " Jawab Feng Teng serius.


Di ikuti Xiao Nai dan Yuan Yi yang mengangguk setuju di sampingnya.


Melihat keseriusan di wajah ketiganya membuatnya terkekeh geli dan berkata: " Jangan khawatir aku hanya bercanda mana mungkin aku tidak menyukai kejutan yang telah lama kalian siap kan. "


Mata Feng Teng terbelalak terkejut dan bertanya tidak percaya: " Apa Baoer benar-benar yakin akan menyukai kejutan yang akan kami siapkan nanti?"


"Ya aku yakin."


"Hahaha, kalau begitu kami akan sangat bahagia. " Feng Teng tertawa bahagia saat mendengar persetujuan Fu Bao.


Disisi lain Xiao Nai dan Yuan Yi juga tidak bisa menyembunyikan senyum bahagia mereka.


Dia tidak mengerti kenapa mereka bertiga segitu bahagia nya.


"Oh ya aku hampir saja lupa, apa semua urusan di kerajaan Dongyue sudah selesai? " Tanya Fu Bao tiba-tiba teringat urusan Feng Teng.


"Sudah selesai semua, aku sudah menyerahkan tahta ku kepada putra mahkota dan aku juga sudah menyerahkan token Alam rahasia padanya. " Ucap Feng Teng.


" Syukurlah, tapi apa tidak apa-apa menyerah token Alam rahasia pada Murong Yaan? Maksud ku apa kau tidak takut dia akan menyalahgunakan token itu? " Tanya Fu Bao khawatir.


" Dia tidak akan berani. " kata Feng Teng yakin.


Fu Bao: " Hah? bagaimana begitu yakin kalau dia tidak akan berani melakukan itu? "


Feng Teng tersenyum jahat: " Itu karena aku telah memberikan sebuah kutukan pada token Alam rahasia yang akan meledak apabila digunakan lebih dari sekali dalam setahun. "


Fu Bao: "!"


" Dan apabila token Alam rahasia diberikan pada orang lain token itu tidak akan berfungsi karena aku sudah menaruh tanda Murong Yaan di sana yang artinya token itu hanya dapat digunakan oleh nya. " Feng Teng.


Fu Bao menggeleng kepala dan berkata: " Kau benar-benar licik."


Fu Bao sendiri tidak menyangka kalau Feng Teng akan menggunakan sebuah kutukan untuk menjaga keharmonisan kerajaan Dongyue.


" Oke berhenti bicara sudah waktunya kita pergi sekarang." Ucap Yuan Yi yang telah mengecek waktu.


Mendengar perkataan Yuan Yi ketiganya langsung mengangguk.


" oke kalau begitu aku mulai membuka portal nya" Feng Teng berjalan maju dan mulai membuat simbol kuno di tangannya.


Disaat bersamaan kedua tangan Feng Teng selesai membuat simbol kuno sebuah portal muncul dari kekosongan.


"Portal selesai dibuat mari kita masuk kedalam" Kata Feng Teng kepada ketiganya.


" Biar aku yang pertama masuk. " Usul Xiao Nai.


"Baik silakan..." Feng Teng memberikan isyarat mempersilahkan Xiao Nai untuk masuk kedalam portal.


Xiao Nai berjalan kearah portal, tapi sebelum pergi dia berbisik kepada Feng Teng: " Jaga Baoer dengan hati-hati karena ini pertama kalinya dia menggunakan portal. "


"Tanpa kau mengatakan pun aku pasti akan menjaga nya " Feng Teng.


Mendengar janji Feng Teng untuk menjaga Fu Bao, dia akhirnya bisa sedikit bernafas lega.


Dan mulai masuk kedalam portal dengan percaya diri, akan tetapi sebelum ia akan masuk kedalam portal.


Xiao Nai menatap Fu Bao untuk terakhir kali dan akhirnya mau masuk kedalam portal setelah beberapa saat.


Melihat kepergian Xiao Nai, Feng Teng segera berkata kepada Yuan Yi:


"sekarang giliran mu "


"Hmm" Yuan Yi juga berjalan masuk kedalam portal tanpa sepatah katapun.


Setelah Xiao Nai dan Yuan Yi masuk kedalam portal. Sekarang tinggal giliran Feng Teng dan Fu Bao yang belum masuk.


Sebelum masuk kedalam portal Feng Teng terlebih dahulu menatap hewan peliharaan di bawah kaki Fu Bao lalu ia berkata: " Baoer, sebaiknya kau menyimpan hewan peliharaan mu di ruang hewan kontrak. "


"Kenapa? "


" Mungkin akan ada sedikit turbulensi saat kita masuk kedalam portal dan mungkin ini akan membahayakan nyawa hewan peliharaan mu. " Jelas lembut Feng Teng.