
Tak terasa kini Siang telah berganti dengan malam yang petang , jam menunjukkan pukul 7 malam yang mana sudah seharusnya mengakhiri pekerjaan yang sedang di lakukan
Di Mashion Keluarga Putra
Salsa baru saja selesai mandi sore , ia sudah selesai memakai baju yang telah disiapkan oleh sang Tuan rumah
tok...tok...tok
" Nona sudah waktunya makan malam , Nona di tunggu oleh Nyonya Besar di bawah ."Ucap Sang Pelayan rumah tersebut
"a..iya aku akan segera kesana ." Ucap Salsa dari dalam dan segera merapikan bajunya lalu membuka pintu
Ia pun pergi menuju ruang makan yang mana sudah ia ketahui lokasinya tadi 😂, setibanya disana ia menyapa sang Tuan rumah kemudian duduk di tempatnya tadi
Hanya ada Ardan , Nyonya Nayra dan Salsa di situ
"Bang Daniel belum pulang ya Bu?" Tanya Salsa karena belum melihat keberadaan Daniel di situ
"Belum Sa...mungkin entar malem biasalah anak itu kalau lagi sibuk suka pulang malem ." Ucap Nyonya Nayra memberi tahu
"owh...jadi gitu ya ." Ucap Salsa mengangguk paham
" ya udah yuk mulai makan ."Ucap Nyonya Nayra kemudian semuanya pun mengambil makanan dan memulai menyantap hidangan makan malam tersebut yang sudah di jamin kualitas dan kwantitas nya sebelum di hidangnya di meja makan
Jarum jam terus berputar hingga kini mereka sudah selesai makan malam , seperti biasanya selesai makan malam Nyonya Nayra mengajak anak anaknya untuk duduk santai di ruang keluarga yang hanya bisa di jangkau oleh orang dalam saja
Walaupun ruangannya tertutup tapi desainnya menarik dan nyaman tidak mencengkam
Hening...
" udah hampir jam 8 bang Daniel belum pulang 🤔?" Batin Salsa bertanya tanya
"ish..wajar lah dia kan dokter mungkin ada pasien yang lagi butuh perawatan darinya ." Ucap Salsa dalam hati mencoba mengerti keadaan yang ada
Diam diam Ardan mencuri pandang kepada Salsa yang ada di samping depannya
" Cantik..dan baik hati namun sayang dia bukan untukku ."Batin Ardan sambil tersenyum tipis walaupun hatinya teriris dan tersakiti akan takdir yang ada
"sudah lah lupakan fokuslah ke masa depan 🙂." Ucap Ardan dalam hati dan menguatkan imannya agar tak roboh lagi saat di terjang badai 😔
"Besok kamu mau pulang ke apartemen atau ke rumah Uncle kamu Sa ?" Tanya Nyonya Nayra setelah cukup lama saling berdiam diri
"kelihatannya mampir dulu ke rumah Uncle Bu ." Jawab Salsa
"owh... ya udah kalau gitu besok Ibu suruh supir Ibu buat anterin kamu dulu ." Ucap Nyonya Nayra
"eh..nggk usah ngrepotin Bu..Salsa bisa pesan taksi koq ." Ucap Salsa menolak tawaran Nyonya Nayra
" Kamu kesini sama Ibu yang ngajak Ibu jadi kamu sudah tanggung jawab Ibu oke ."Ucap Nyonya Nayra menegaskan
"Tapi..Bu ." Salsa bingung ia tidak mau merespotkan keluarga itu terlalu banyak tapi apalah daya ia tak kuasa menolak
"Baiklah Salsa nurut aja 😊." Ucap Salsa pasrah
" nah gitu dong anak manis ." Ucap Nyonya Nayra senang
" Andai kamu jadi menantu Ibu..pasti Ibu senang sekali ."Batin Nyonya Nayra penuh harap tapi kini harapannya pupus dan juga ia tak mau memaksa kan kehendak lagi yang mana malah berakhir buruk dan merusak semuanya
"😊 ." Salsa menanggapi Ucapan Nyonya Nayra dengan senyumannya yang manis dan hal itu tengah di perhatikan oleh Ardan
"ku harap senyuman itu selalu hadir di setiap harimu Sa ." Batin Ardan
***
Jam sudah menunjukkan pukul 10 kurang seperempat dan mereka pun memutuskan kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat
Salsa memberingkan tubuhnya diranjang yang besar dan empuk tersebut
"Selamat malam semuanya 😴." Ucap Salsa dan memejamkan matanya lalu perlahan lahan mulai masuk ke alam mimpi yang di penuhi oleh dunia fiksi
pagi pun telah tiba Salsa terbangun dari tidurnya ia menggeliat dan merenggangkan otot-ototnya
" hoaamm dah pagi ternyata ."Ucap Salsa dan beranjak dari tidurnya kemudian pergi ke kamar mandi dan bergegas berganti pakaian dengan pakaian rapi
Setelah selesai ia merapikan penampilannya dengan tenang dan santai setelah selesai ia kembali duduk di ranjang dan membuka ponselnya sebentar
"Pagi Bang " Sapa Salsa pada Daniel
"Pagi juga 🙂 , udah siap ya ?" Tanya Daniel
" Iya Bang ." Jawab Salsa
"owh..ya udah yuk turun bareng ." Ajak Daniel dan mereka pun menuruni anak tangga dengan beriringan hingga sampai di meja makan
Skip/
Selesai makan
" Salsa pulang sekarang ya Bu ."Ucap Salsa
"Iya Sa..hati hati ." Ucap Nyonya Nayra
" Iya Bu..makasih dah di bolehin nginep disini 😊."Ucap Salsa
" ish..pakek bilang makasih kan yang minta kamu nginep Ibu Sa..mau kamu nginep selamanya disini juga boleh ." Ucap Nyonya Nayra tersenyum
"hehe iya Bu ." Ucap Salsa sambil tertawa canggung
" ya udah Salsa berangkat ya , byee Bu,, byeee Kak Byeee Bang ."Ucap Salsa sambil melambaikan tangannya dan masuk ke mobil
Perlahan lahan mobil mulai berjalan meninggalkan kediaman mewah tersebut , selama perjalanan Salsa hanya memasang wajah jutek bagaimana tidak ia harus satu mobil dengan sang mantan siapa lagi kalau bukan Bimo si pria brengsek
" Sekarang kamu udah banyak yang berubah Sa..nggk kaya dulu lagi ."Ucap Bimo melirik Salsa sekilas sambil tersenyum kecut menyesali perbuatannnya dimasa lampau
Salsa diam tak menanggapi ucapan Bimo
" Maafin aku dulu udah nyakitin kamu..."Ucap Bimo
" Kamu udah buat aku sadar Sa...aku sadar akan kelakukanku dulu dan sekarang aku trima karmanya hidupku dulu yang mewah kini jatuh ke jurang palin dalam ."Ucap Bimo menghela nafas
" Tuan Muda Ardan sama Tuan Muda Daniel itu pria yang baik dan aku rasa salah satu diantara mereka cocok sama kamu ."Ucap Bimo yang sama sekali tidak di anggap oleh Salsa
" Aku dengar dengar kamu sekarang makin populer aja di dunia hiburan , cita cita kamu sudah tercapai Sa dan selamat atas kerja kerasmu selama ini ."Ucap Bimo
" 😑 Stop! jangan berisik mulu bisa nggk sih !" Ucap Salsa yang tak mau lagi mendengar ocehan Bimo yang mana pasti akan merembet ke kenangan masa lalu dan ia tidak mau lagi mengingatnya
"maaf ." Ucap Bimo kemudian diam
Setelah itu suasana menjadi sunyi karena tak ada yang bicara sama sekali
Salsa menghela nafasnya hubungan yang dulunya baik baik saja kini bagaikan musuh
"hufh...sory kalau ucapan gue kasar ke lo ." Ucap Salsa pada akhirnya
"kamu nggk perlu minta maaf aku ngerti koq ." Ucap Bimo tersenyum miris
Tak terasa kini mereka sudah sampai di depan gerbang rumah Uncle Jhon
"makasih ." Ucap Salsa kekuar dari dalam mobil
"Sama sama nona saya permisi dahulu ." Ucap Bimo dengan formal kemudian berlalu pergi
Dia yang dulunya menjadi kekasihnya kini malah menjadi majikannya miris bukan
Setelah kepergian Bimo , gerbang di buka dan Salsa melangkah masuk ke dalam ia sudah disambut oleh Aunty Sarah
" Apa kabar Sa..satu bulan nggk ketemu kamu makin cantik deh ."Ucap Aunty Sarah
"aish...Aunt bisa aja ." Ucap Salsa terkikik geli kemudian mereka pun duduk di sofa ruang tamu
"Semalem gimana rasanya tinggal di rumah Nyonya Nayra ?" Tanya Aunty Sarah antusias
" nggk gimana gimana Aunt ya biasa aja meskipun agak gimana gitu rasanya soalnya belum terbiasa ." Ucap Salsa
"owh..gitu ." Aunty Sarah mengangguk paham akan penjelasan Salsa
.
*Bersambung