
Skippp/
1 Minggu Kemudian
Semenjak kejadian itu Salsa selalu mendapat pengawasan ketat dari Ardan membuat ia merasa tidak nyaman dan selalu di awasi
" Sebenarnya kenapa sih tuh keluarga baik banget ama aku padahal bukan siapa siapa ." Heran Salsa dalam hati ia termenung di kamar memikirkan sikap keluarga Ardan yang begitu baik dan pengertian kepadanya
Padahal jelas jelas mereka tidak memiliki hubungan apapun
" Ish...kan kalau gini gk nyaman kesana kemari diikuti kaya jadi tawanan aja 😩." keluh Salsa sungguh ia tidak bisa hidup selalu dalam pengawasan baik langsung ataupun tidak
drrr....drrrtt....drrrt
Saat sedang memikirkan kisahnya handphone Salsa berdering tanda ada telefon masuk
" Iya hallo bang ada apa ." Ucap Salsa kepada sang penelefon yang tak lain adalah Daniel
" Gimana keadaan kamu sekarang Sa.." Tanya si Daniel penuh perhatian
" Nah lu nih anak juga kenapa jadi gini sih 😬." Heran Salsa dalam hati
" aku nggk papa bang lagian kenapa sih aku baik baik aja nggk kenapa napa sebelumnya ." Ucap Salsa yang merasa aneh mendapat pertanyaan seperti itu dari Daniel
" Haish..kan kamu seminggu lalu pingsan takutnya masih ada yang sakit sampai sekarang atau mau aku cek aja biar lebih pasti ." Ucap Daniel
" Apaan sih bang lagian ini udah seminggu lamanya ya udah sembuh lah dan juga cuma gitu doang masa sakitnya lama ikh.." Kesal Salsa
" kan aku khawatir Sa sama kamu ." Ucap Daniel mencari cari kata yang pas untuk di ucapkan
" Buat apa ngawatirin aku toh kita gk ada hubungan ." Ucap Salsa
" What!!! nggk ada hubungan jadi pertemanan kita selama ini nggk kamu anggep apa! ."Protes Daniel yang tidak terima karena hubungan pertemenan nya bersama Salsa tidak di anggap sama sekali oleh Salsa kan hatinya sakitt 😭😢
" ish..jan galak galak dong..tapi kita itu cuma sekedar teman bang dan jarang juga ketemuan nggk segitunya juga kali kalau lagi khawatir setiap hari nanyain mulu ." Ucap Salsa geleng geleng kepala akan tingkah Daniel yang berlebihan dalam hal mengawatirkan dirinya
" Kan aku peka Sa..dan aku juga perhatiam jadi wajar dong kalau aku khawatirin kamu ." Ucap Daniel
" Au akh terserah mau apa , tapi INGAT AKU NGGK KENAPA NAPA JADI JANGAN TANYA HAL TADI LAGI , NEE ." Tegas Salsa penuh penekanan
" nee ." Jawab Daniel
" ya udah ya bang ada lagi nggk nih aku mau mandi soalnya ." Ucap Salsa ia melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 4 sore
" Owh ya udah mandinya pakek air hangat biar gk dingin ya ." Ucap Daniel lembut 😌
" iya abangku ." Ucap Salsa dengan nada lembut di buat buat
" oke byeee ." Ucap Daniel dan segera memutuskan sambungan telefon , setelah sambungan terputus Salsa meletakkan handphonenya di nakas ia geleng geleng kepala karena heran
" kesambet apa sih tuh dokter, perasaan dulu dingin deh sekarang koq unyu banget ." Heran Salsa dan hendak beranjak mengambil baju ganti tapi baru satu langkah handphonenya kembali berdering , Salsa mendengus kesal
" Hai..Sa." Sapa sang penelefon yang tak lain adalah Ardan 😂
" Hai juga kak." Jawab Salsa singkat
" Lagi apa, udah makan belum ?, udah mandi belum? " Tanya Ardan dengan suara yang halus dan lembut 🙄
" Kek pacar aja tanyanya gitu 🙄." Batin Salsa
" aku lagi angkat telefon kakak , udah makan tadi siang dan ini mau mandi ." Jawab Salsa menjelaskan tanpa ada yang di lebay kan
" gini ama ya 😑." Batin Ardan
" owh ya udah ." Ucap Ardan
" Dan ya lusa ikut ke kantor aku buat bahas masalah kerja sama nanti kita bakalan meeting sama orang ketiga itupun kalau kamu nggk keberatan ." Ucap Ardan memberi tahu , Salsa berfikir sejenak jujur ia malas tapi mau bagaimana lagi
" oke deh jangan lupa di jemput ." Ucap Salsa menyetujui ajakan Ardan
" nee, ya udah kamu mandi aja sana ." Ucap Ardan
" Iya byee ." Ucap Salsa san menutup sambungan telefon setelah itu ia meletakkan ponselnya dan menuju lemari untuk ambil baju lalu pergi ke kamar mandi
30 menit berlalu Salsa keluar dari kamar mandi ia duduk di kursi meja rias dan mengeringkan rambutnya yang basah akibat selesai keramas
setelah itu ia melakukan perawatan wajah seperti biasanya
...
Kini jam sudah menunjukkan pukul 19:32 , perut Salsa sudah keroncongan mau masak bahan masakan sudah habis dan belum sempat belum jadi alhasil ia pun pergi keluar dan menuju penjual makanan terdekat malas ke resto atau Cafe Salsa memilih membeli makanan di pinggir jalan
walaupun dipinggir jalan namun itu masuk ke dalam kategori teras rumah , tempatnya bersih dan higenis tak di ragukan lagi kebersihannya
rumah makan biasa inilah yang Salsa tuju ia lagi pengen makan makanan rumahan karena sudah lama tak makan makanan rumahan apalagi makanan daerah
Salsa pun duduk di pojokan tempatnya lagi sepi hanya ada 1 ,2 pelanggan saja , dengan tenang Salsa pun memesan makanan satu porsi lalu ia menunggu pesanannya datang
Tak butuh waktu lama yang ia tunggu tunggu datang Salsa menerimanya dan memakannya segera , ia sedikit waspada takut ada yang mengenalinya ( wajar selebriti 😎 )
Selesai makan Salsa segera membayarnya dan beranjak pulang ia memasuki mobilnya dan menuju apartemennya tanpa mampir kesuatu tempat terlebih dahulu
...
****Bersambung
Author : Maaf ya guys updatenya gk menentu dan isinya cuma dikit doang karena author gk bisa kalau bikin isinya panjang dan belum terlalu bisa mengolah konflik yang bisa bikin kalian gregetan masih belajar 😭🙏🙏🙏
Minta dukungannya ya guys***