Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 30


Mohon maaf langsung skip


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Hari hari telah berlalu dengan giat dan semangat Salsa terus berlatih berjalan hingga kini akhirnya ia bisa berjalan dengan normal walaupun mash sedikit tak lancar namun ini merupakan sesuatu yang luar biasa karena ia bisa pulih dalam kurun waktu yang singkat tidak mencapai 10 hari


Setelah kejadian itu ia hampir tak pernah melihat Irene , pernah pun hanya tanpa sengaja berpapasan saat berjalan


ekspresi wajah Irene selalu saja datar saat bertemu dengannya dan Salsa mengerti akan hal itu ia hanya bisa pasrah


Setelah melewati hari hari yang cukup berat hari ini Salsa berniat meninggalkan rumah ini , dari pada ia terus merasa sakit hati akan sikap kakaknya kepada dirinya dan juga tak ingin menjadi orang ketiga


Salsa pun segera memberesi barang barangnya hari ini , Uncle Jhon , Aunty Sarah dan Irene tak ada di rumah mereka sedang keluar


Meskipun tak sopan keluar rumah tanpa izin tapi ini merupakan suasana yang pas agar ia tak terlalu banyak mengurus hal hal


Setelah semua barangnya beres dan memastikannya telah siap semua , Salsa segera bersiap diri kemudian ia memanggil supirnya dan menyuruhnya membawa barang miliknya ke mobil


Sedangkan Salsa berjalan saling membawa tas slempangnya ia berhenti sejenak di depan pintu


" Anggap aja seperti semula ." Batin Salsa menarik nafas panjang panjang dan menghembuskannya perlahan ia pun berjalan dan pergi dari rumah tersebut tanpa salam perpisahan baik secara lisan atau pesan


Di dalam mobil Salsa memilih menghibur dirinya dengan bermain hp , ia akan tinggal di sebuah apartemen yang ketaknya lumayan jauh dari rumah itu


Hening itulah suasana yang tercipta , tak terasa kini mobil tersebut sudah terparkir di tempatnya Salsa pun keluar


" biar saya sendiri , dan tolong nanti jika Aunty atau Uncle bertanya jawab apa adanya biar saya sendiri yang menjawab kekurangannya ." Ucap Salsa


" Baik Nona , apa ada hal lain yang perku saya bantu. _ Tanya Sang supir memastikan


" tidak ada. " Ucap Salsa


" Baiklah Nona saya permisi ." Sang supir pun pamit undur diri dan berlalu dari situ


Salsa berjalan menuju lift ia memencet tombol lift dan naik ke lantai 8 tepatnya di kamar nomor 111


Setibanya di kamarnya ia langsung masuk ke kamar , sebenarnya ini merupakan apartemen yang pernah ia tinggali dulu


Salsa pun segera meletakkan kopernya ,ia segere mengeluarkaj isi isinya dan menaruhnya di tempat yang disediakan


Ia juga memajang beberapa foto keluarganya dan foto Aunty , Uncle dan kakanya


semua terpasang dengan indah , karena lelah membereskan apartemen Salsa pun merebahkan tubuhnya di ranjang miliknya ia menatap kosong pada langit langit kamar


" Ku berharap tak ada lagi halangan dan ribtangan setelah ini ." Ucap Salsa hingga pada akhirnya ia menutup matanya dan terlelap jatuh ke alam mimpi


....


Irene pulang ke rumah ia tadi tanpa sengaja berpapasan dengan supir yang mengantar Salsa


" dia habis dri mana bukannya Daddy sama Momny pkai mobil sendiri trus dia nganterin siapa apa sih Salsa ya ." Gumam Irene bertanya


" bodo amatlah habis darimana ." Ucap Irene berjalan belenggak lenggok menuju kamarnya tapi lagi lagi ia berhenti karena melihat pembantunya bergosip


" Kasihan ya Non Salsa , padahal dia baru sembuh tapi koq udah pindah aja ." Ucap sang Art 1


" Iya kasihan ." Ucap Art 2 menimpali


" Pindah?" Mendengar kata itu Irene langsung menuju kamar Salsa


" lalala lalala lalala ." Ucap Irene bernyanyi dengan hati gembira yang tak terkiraπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


... ... ..


Sore Hari


Aunty Sarah dan Uncle Jhon pulang mereka heran karena tak menemui keberadaan Salsa


" Salsa kemana bik ." Tanya Aunty Sarah ia sudah ke kamar Salsa tapi orangnya gk ada


" Mm..itu anu Nyonya .' Si bibik nampak kikuk


" anu apa." Tanya Aunty Sarah penasaran


" Itu Nyonya.. tadi pagi Nona Salsa pindah ke apartemen ." Jawab si Supir yang baru saja datang dan langsung angkat bicara


Aunty Sarah terkejut


" APPAAAA !! kenapa kalian membiarkannya pergi ." Bentak Aunty Sarah , pikirannya kacau balau


" Maaf Nyonya ." Ucap keduanya menunduk , tanpa memperdulikan bawahannya Aunty Sarah segera menuju kamar Salsa ia melihat lemari Salsa yang kosong tanpa tersisa sehelai kain pun


Ia segera menelefon Salsa sedangkan Salsa yang tengah mencari makan pun berhenti dan mengangkat telefon dari Auntynya


" Hallo Aunty ." Sapa Salsa


" Sayang kenapa kamu pindah nak..kenapa juga nggk ngomong dulu sama Uncle atau Aunty , kalau kamu kenapa napa gimana .. " Protes Aunty Sarah


" Dan kenapa kamu pindah siapa yang nyuruh kamu pergi dari rumah ." Lanjut Ainty Sarah


" Ish..Aunty aku tuh udah besar dan bisa jaga diri dan sekarang aku lagi mau hidup mandiri Aunty kaya dulu lagi jadi jangan marah ya ." Ucap Salsa lembut


" Gimana Aunty gk marah kamu pergi tanpa pamit dan juga main asal pergi aja baju juga di bawa semua ." Ucap Aunty Sarah yang masih ngedumel kesal campur khawatir akan Salsa


" Iya iya maaf Aunty , maafin Salsa ." Ucap Salsa lembut


" Kamu sekarang dimana tinggal dimana ." Tanya Aunty Sarah


" Apartemen 123 ." Jawab Salsa


" besok Aunty kesana jangan mencoba untuk lari ." Ucap Aunty Sarah


" iya Aunty aku gk bakalan lari emang buronan apa ." Ucap Salsa terkekeh


" Aunty tutup dulu ." Ucap Aunty Sarah menutup sambungan telefon


" huh.." Aunty Sarah menghela nafas berat ia pusing memikirkan anak anaknya yang tak bisa akur sama sekali


Berdoa itulah yang ia bisa lakukan untuk saat ini


.


*Bersambung


Note: Kisah Cinta Salsa dan kedua tuan muda akan segera di mulai ya , tungguin terus kelanjutannya ya sayang 😘