
Malam Hari
Malam ini Ardan dan Irene akan bermalam di rumah Uncle Jhon barulah besok mereka akan pindah untuk sementara dan tinggal di sebuah rumah milik Keluarga Ardan
Kini mereka tengah berkumpul di meja makan ada Uncle Jhon ,Aunty Sarah , Irene , Ardan dan juga Salsa yang memilih menginap di situ
Mereka pun memulai makan malam dengan tenang dan penuh keheningan
Terdapat sebuah rasa canggung bagi Ardan karena ini adalah malam pertamanya tinggal bersama keluarga istrinya hasil dari pernikahan dadakan ini
Tak ada yang memulai pembicaraan dan semuanya memilih diam hingga kegiatan makan malam telah selesai
Uncle Jhon pun undur diri terlebih dahulu tak lupa ia mengajak menantu barunya untuk memgobrol ringan sebentar 😃
Kini tiga perempuan itu tengah membereskan bekas makan mereka di bantu oleh para pelayan yang tinggal 24 jam di situ
" Aduh...Eonnie nggk usah bantu 😱 , mendingan ke kamar aja atau temenin kak Ar , ini biar jadi urusan Salsa sama Aunty "Ucap Salsa heboh
" Apaan sih Sa😑." Ucap Irene
" ikh..eonnie ma gk peka kan pengantin baru dan ini dah malam jadi mending ke kamar aja 🤭🤭 ."Ucap Salsa menggoda kakak nya
" Salsaaa!!!"Irene merasa kesal karena di goda sekaligus malu 🙈
" sssttt... jan teriak teriak dong eonn nanti kalau ketahuan kak Ar bisa di marahin aku 😱."Ucap Salsa dramatis
" aisss...sudah sudah koq malah berantem , tapi kata Salsa bener ren mending kamu temenin suami kamu aja , nggk usah kerja keras keras nanti kasian Cucu Mommy ."Ucap Aunty Sarah melerai kedua putrinya
"xixi dengerin tuh eonn kacian dedek nya 🤭 ." Ucap Salsa
" hummm😣." Irene pasrah dan meninggalkan ruang makan ia memilih ke kamar dari pada menemani suaminya 🤣
Setelah kepergian Irene Salsa dan Aunty Sarah pun membereskan kegiatannya dan kemudian Salsa pamit ke kamar untuk istirahat
**
Selesai mengobrol ringan dengan ayah mertuanya Ardan pun memutuskan untuk ke kamar karena hari telah larut malam
Ia pun memasuki kamar istrinya , terlihat perempuan itu sudah terlelap dan begitu nyenyak dengan tidurnya
Sejenak Ardan bingung ia harus tidur dimana jika tidur satu ranjang rasanya masih aneh dan tak nyaman tapi jika di sofa , terlalu kecil untuknya yang ada badannya malah sakit semua
Tak mau bingung bingung Ardan pun memilih tidur di ranjang yang sama saja
Ia pun merebahkan tubuhnya di bagian pinggir dan membuat jarak dengan Irene
Selamat istirahat 😴😴😴
**
Pagi Hari 😇
*hueekkk....huekkk...🤮🤮🤮
Hari ini* Irene kembali merasakan mual di pagi hari , ia pun segera menuju kamar mandi dan memutahkan isi perutnya
"🤢 huekk ."
Ardan terbangun dari tidurnya karena mendengar hal itu ia melihat Irene sudah tak ada di tempat tidur , ia berpikir kemana perginya perempuan itu dan melihat sekeliling
Karena mendengar suara dari kamar mandi Ardan langsung menuju tempat itu
" Kau tak apa ?"Tanya Ardan sedikit ada rasa cemas di hatinya
" aku baik baik saja hanya tadi sedikit mual saja 🤢."Ucap Irene
" Apa setiap hari kau merasakan ini ?"Tanya Ardan ia merasa tak tega melihat itu , Irene mengangguk sebagai jawaban
" Apa perlu ke dokter ?"Tanya Ardan
" tidak perlu ." Jawab Irene
" baiklah ."
Irene mengangguk dan hendak keluar tapi ia kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh untungnya dengan sigap Ardan menahannya
(😭😭 bayangin aja sendiri adegannya kek di drama drama 😭😭)
Tatapan mata mereka bertemu dan terkunci untuk beberapa detik
deg....deg.. deg
" amm..thank you ." Ucap Irene tersadar dan segera mengalihkan pandangannya
" a. i..iya ."Jawab Ardan sedikit terbata
Irene pun segera keluar dari kamar mandi dan pergi keluar dari kamar
Ardan menggaruk tengkuknya yang tak gatal kemudian ia memilih cuci muka dan mandi
**
Skip/
Kini mereka telah selesai sarapan dan Ardan beserta Irene telah bersiap siap untuk pindah
" Yaahh...nggk bisa ketemu eonnie lagi dong 🙁."Ucap Salsa sedih
" aish...salsa ya masih bisa lah emang aku perginya kemana kan masih di planet yang sama 🤣 jadi masih bisa ketemu ."Ucap Irene terkikik geli akan tingkah Salsa
" tapi nggk bisa sepuasnya 😣 soalnya dah ada yang punya ." Ucap Salsa seraya melirik Ardan
" ikh..ngomong apa sih ."Ucap Irene
" emang aku ngomong apa 😕?"Tanya Salsa yang merasa perkataannya tak aneh 🤔
" tadi😶."Ucap Irene teringat kejadian tadi
"owh...oke oke. " Salsa mengangguk paham
I don't understand readers 😶
Setelah melakukan adegan perpisahan penuh drama kini Ardan dan Irene telah pergi menumpangi mobil yang akan membawa mereka ke tempat tinggal mereka yang baru
Setelah kepergian Ardan dan Irene Salsa juga pamit pergi karena ada sesuatu yang harus ia kerjakan
Kini rumah itu sepi 😭
***
Setelah melakukan perjalanan yang memakai waktu lumayan lama kini Ardan dan Irene telah tiba di tempat tinggal baru mereka
" kita akan tinggal berdua saja di sini ?"Tanya Irene karena tak melihat pembantu atau pekerja di situ hanya seorang satpam saja
" iya , setiap minggu akan ada pembantu yang datang untuk bersih bersih selainnya tidak ada ."Ucap Ardan menjelaskan
"oh ya.. kamar kita akan terpisah kamarmu ada di bagian timur sedangkan punya ku bagian utara , relatif dekat , rumah ini hanya berlantai satu dan cukup lengkap fasilitasnya jika kau masih belum paham kau bisa membaca denah rumah ini ." Ucap Ardan sambil menyerahkan sebuah peta rumah itu 😌
" oke aku mengerti ."Ucap Irene menerima peta itu
" ya sudah kalau begitu ikuti aku menuju kamarmu ."Ucap Ardan berjalan menuju kamar mereka yang berhadapan
"ini kamarmu dan yang ini kamarku ." Ucap Ardan
" okay ." Jawab Irene membuka knop pintu dan masuk ke dalam kamarnya begitu pula dengan Ardan yang juga masuk ke kamarnya sendiri
Mereka kesitu tanpa membawa baju hanya barang barang penting saja
Irene membuka lemari dan wow di dalamnya sudah ada banyak sekali baju dengan berbagai desain yang berbeda lengkap dengan pakaian dalamnya
Kamarnya bernuansa biru dan putih warna yang cerah dan tenang
Sedangkan di kamar Ardan
Kamar pria itu terkesan simpel dengan cat tembok bewarna cokelat muda 🙂
satu kamar yang juga satu ruangan dengan ruang kerja memudahkan dirinya jika ingin bekerja dari rumah
Rumah itu di desain dengan kamar berhadapan agar nanti memudahkan jika ingin saling mengunjungi satu sama lain
Rumah ini sangatlah lebar dan luas ,di tambah penyusunan tata letak ruangan dan ukurannya membuat rumah ini semakin terlihat besar
Berada di kompleks perumahan elit yang masih satu kota dengan rumah mereka sebelumnya hanya saja beda RT dan RW nya
Puas melihat lihat isi kamarnya Irene pun duduk di tempat tidur yang empuk itu , ia mengelus perutnya yang masih rata dengan penuh kasih sayang
"semoga kau selalu bahagia sayang ." Batin Irene
*Bersambung