Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 17


Waktu terus berlalu tak terasa kini satu bulan sudah terlewati , tak ada hari hari special selama ini hanya ada penyesalan dan keterpurukan itulah yang Aunty Sarah rasakan selama ini setiap hari ia selalu menemani Salsa yang masih terbaring koma belum ada tanda tanda jika Salsa akan segera bangun dari tidur panjangnya


Dokter Daniel melakukan pengecekan rutin pagi ini , ia sendiri yang akan mengawasi dan memperhatikan perkembangan keadaan Salsa


Setiap kali ia memeriksa keadaan Salsa dokter Daniel selalu memperhatikan wajah perempuan itu dari hari ke hari semakin kurus pula tubuh perempuan itu


Daniel menatap iba pada Salsa , setelah melakukan pemeriksaan ia sedikit tersenyum karena ada sedikit perkembangan dari keadaan Salsa


Ia pun segera keluar ruangan dan menyempaikan perkembangannya


" Syukurlah lalu kemungkinan kapan dia akam sadar dok ." Tanya Aunty Sarah auntusias


" untuk hal itu saya belum bisa memastikannya Nyonya ." Ucap Daniel


" Baiklah dok terima kasih ." Ucap Aunty Sarah dan Dokter Daniel pun segera berlalu , Aunty Sarah memberi tau suaminya tentang perkembangan Salsa lalu ia segera masuk ke ruang rawat Salsa


" Sayang cepet bangun ya nak... sudah sebulan kamu tidur terus Aunty kangen sama kamu nak ." Ucap Aunty Sarah ia mengenggam tangan Salsa dengan satu tangan lalu tangan satunya mengelus rambut Salsa dengan lembut


Ia mulai mengajak Salsa berbicara banyak hal seperti yang sudah sudah , Aunty Sarah merawat Salsa dengan sangat baik ia selalu menemani Salsa dan mengajaknya mengobrol juga mengelap badan Salsa dengan telaten tanpa paksaan


...


🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰


Waktu berjalan dengan cepat , melewati hati hari dengan tenang dan lancar , mentari terbit dari timur lalu terbenam di barat semua itu berjalan terus menerus dan berputar putar tanpa lelah


Waktu memang berjalan dengan lancar tapi ia melewati hari hari ini dengan berbagai rintangan


Semua tak seindah yang di bayangkan


5 Bulan


Waktu yang tak sebentar , melewati semuanya dengan berbagai halangan , hati yang tak tenang dan juga pikiran yang berkecambuk


Mungkin itulah yang di rasakan oleh Aunty Sarah sekeluarga -Irene


Siang Hari yang panas


Nyonya Nayra dan Tuan Muda Ardan datang menjenguk Salsa mereka hanya berdua


" Bagaimana perkembangan Salsa ." Tanya Nyonya Nayra


" masih seperti kemarin tapi kata dokter kondisinya sudah stabil ." Jelas Aunty Sarah , saat ini mereka ada di ruangan


" Oh baguslah jika kondisinya sudah stabil semoga dia bisa lekas sembuh ." Ucap Nyonya Nayra


Mereka mengorbol di luar ruangan dan Tuan Muda Ardan pergi masuk ke dalam ruang rawat Salsa


" 5 bulan jika waktu itu dia menerima perjodohannya mungkin saat ini kami sudah menikah atau bahkan sudah punya anak tapi sayangnya malah dia seperti ini dan sampai sekarang aku belum menerimanya ." Ucap Ardan ia tersenyum tipis sambil memandang wajah pucat Salsa


" bangunlah aku tak ingin terus terjebak dalam hubungan tak jelas ini ." Ucap Ardan ia mendengus kesal jika memgingat akan statusnya yang tak jelas


Karena lelah berdiri Ardan memilih duduk ia memandangi Salsa sangat dalam hingga


.


.


.


.


" Kau sudah sadar ." Kaget Ardan


" A..irr ." Lirih Salsa , sontak Ardan mengambil air dan membantu Salsa meminum airnya


setelah selesai membantu Salsa minum Ardan memencet tombol darurat di samping ranjang Salsa


Salsa ?


Perempuan itu masih beradaptasi ia juga mengamati pria itu , suara dan wajahnya maaih asing baginya tapi sepertinya pria itu mengenal dirinya


Beberapa saat kemudian Daniel dan seorang suster datang dengan segera Daniel mengecek keadaan Salsa


ia bernafas lega


" Syukurlah kau sudah sadar ." Gumam Daniel


" Bisakah anda keluar Tuan ." Ucap Daniel tanpa memandang Ardan , Ardan pun segera keluar tanpa banyak bicara


Daniel mengecek kembali seluruh keadaan Salsa ( author kagak tau apa yang di cek 😞 )


Setelah melakukan hal itu termaksud mencatat seluruh perkembangannya Daniel bertanya


" Apa yang kamu rasakan sekarang nona ." Tanya Daniel


" Badanku pegel , dan sedikit sakit ." Ucap Salsa


" apa ada yang lain ."


" Kaki ku kaku gk bisa di gerakin ." Ucap Salsa lirih


" Baiklah mungkin ini efek dari tidur panjang nona kalau begitu saya permisi dahulu , di rileks kan saja nona ." Ucap Daniel , Salsa mengangguk paham lalu Daniel dan Suster di sampingnya keluar rumah


" Bagaimana dok ." Tanya Aunty Sarah penasaran , jantungnya berdetak tak karuan


" Dia sudah sadar , tinggal pemulihannya saja tapi..." Daniel menghentikan ucapannya sejenak ia mengambil nafas sebentar sedangkan yang sedang pemasaran akan kelanjutan dari katanya begitu tak sabar


" Tapi apa dok , Salsa nggk kenapa napa kan ." Tanya Aunty Sarah panik ia tak dapat membayangkan jika terjadi sesuatu pada Salsa lagi


" Tenang dulu Nyonya ." Ucap Daniel


" Salsa kenapa Dan ." Tanya Nyonya Nayra yang ikut penasaran sedangkan Ardan memilih diam tanpa banyak bicara , toh dia juga gk begitu peduli


" baru juga mau ngomong udah di sambar aja ,huh sabar namanya juga lagi jadi dokter jadi banyak yang penasaran sama keadaan pasien yang gue tanganin , bahkan ada juga arwah penasaran yang ngikutin gue karena dia meninggal pas gue yang tanganin nasib nasib , jalanin aja lah ." Batin Daniel ia tersenyum tipis untuk mengurangi rasa ini


" Kecelakaan yang di alami pasien bukan kecelakaan ringan jadi kemungkina jika ia ....."


*Bersambung


Author : penasaran nggk ?? 😂 jangan lupa like komen vote gift dan follow author ya readers biar author makin semangat 😁