
Waktu terus berlalu tak terasa kini satu bulan sudah terlewati , tak ada hari hari special selama ini hanya ada penyesalan dan keterpurukan itulah yang Aunty Sarah rasakan selama ini setiap hari ia selalu menemani Salsa yang masih terbaring koma belum ada tanda tanda jika Salsa akan segera bangun dari tidur panjangnya
Dokter Daniel melakukan pengecekan rutin pagi ini , ia sendiri yang akan mengawasi dan memperhatikan perkembangan keadaan Salsa
Setiap kali ia memeriksa keadaan Salsa dokter Daniel selalu memperhatikan wajah perempuan itu dari hari ke hari semakin kurus pula tubuh perempuan itu
Daniel menatap iba pada Salsa , setelah melakukan pemeriksaan ia sedikit tersenyum karena ada sedikit perkembangan dari keadaan Salsa
Ia pun segera keluar ruangan dan menyempaikan perkembangannya
" Syukurlah lalu kemungkinan kapan dia akam sadar dok ." Tanya Aunty Sarah auntusias
" untuk hal itu saya belum bisa memastikannya Nyonya ." Ucap Daniel
" Baiklah dok terima kasih ." Ucap Aunty Sarah dan Dokter Daniel pun segera berlalu , Aunty Sarah memberi tau suaminya tentang perkembangan Salsa lalu ia segera masuk ke ruang rawat Salsa
" Sayang cepet bangun ya nak... sudah sebulan kamu tidur terus Aunty kangen sama kamu nak ." Ucap Aunty Sarah ia mengenggam tangan Salsa dengan satu tangan lalu tangan satunya mengelus rambut Salsa dengan lembut
Ia mulai mengajak Salsa berbicara banyak hal seperti yang sudah sudah , Aunty Sarah merawat Salsa dengan sangat baik ia selalu menemani Salsa dan mengajaknya mengobrol juga mengelap badan Salsa dengan telaten tanpa paksaan
...
🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰🕰
Waktu berjalan dengan cepat , melewati hati hari dengan tenang dan lancar , mentari terbit dari timur lalu terbenam di barat semua itu berjalan terus menerus dan berputar putar tanpa lelah
Waktu memang berjalan dengan lancar tapi ia melewati hari hari ini dengan berbagai rintangan
Semua tak seindah yang di bayangkan
5 Bulan
Waktu yang tak sebentar , melewati semuanya dengan berbagai halangan , hati yang tak tenang dan juga pikiran yang berkecambuk
Mungkin itulah yang di rasakan oleh Aunty Sarah sekeluarga -Irene
Siang Hari yang panas
Nyonya Nayra dan Tuan Muda Ardan datang menjenguk Salsa mereka hanya berdua
" Bagaimana perkembangan Salsa ." Tanya Nyonya Nayra
" masih seperti kemarin tapi kata dokter kondisinya sudah stabil ." Jelas Aunty Sarah , saat ini mereka ada di ruangan
" Oh baguslah jika kondisinya sudah stabil semoga dia bisa lekas sembuh ." Ucap Nyonya Nayra
Mereka mengorbol di luar ruangan dan Tuan Muda Ardan pergi masuk ke dalam ruang rawat Salsa
" 5 bulan jika waktu itu dia menerima perjodohannya mungkin saat ini kami sudah menikah atau bahkan sudah punya anak tapi sayangnya malah dia seperti ini dan sampai sekarang aku belum menerimanya ." Ucap Ardan ia tersenyum tipis sambil memandang wajah pucat Salsa
" bangunlah aku tak ingin terus terjebak dalam hubungan tak jelas ini ." Ucap Ardan ia mendengus kesal jika memgingat akan statusnya yang tak jelas
Karena lelah berdiri Ardan memilih duduk ia memandangi Salsa sangat dalam hingga
.
.
.
.
" Kau sudah sadar ." Kaget Ardan
" A..irr ." Lirih Salsa , sontak Ardan mengambil air dan membantu Salsa meminum airnya
setelah selesai membantu Salsa minum Ardan memencet tombol darurat di samping ranjang Salsa
Salsa ?
Perempuan itu masih beradaptasi ia juga mengamati pria itu , suara dan wajahnya maaih asing baginya tapi sepertinya pria itu mengenal dirinya
Beberapa saat kemudian Daniel dan seorang suster datang dengan segera Daniel mengecek keadaan Salsa
ia bernafas lega
" Syukurlah kau sudah sadar ." Gumam Daniel
" Bisakah anda keluar Tuan ." Ucap Daniel tanpa memandang Ardan , Ardan pun segera keluar tanpa banyak bicara
Daniel mengecek kembali seluruh keadaan Salsa ( author kagak tau apa yang di cek 😞 )
Setelah melakukan hal itu termaksud mencatat seluruh perkembangannya Daniel bertanya
" Apa yang kamu rasakan sekarang nona ." Tanya Daniel
" Badanku pegel , dan sedikit sakit ." Ucap Salsa
" apa ada yang lain ."
" Kaki ku kaku gk bisa di gerakin ." Ucap Salsa lirih
" Baiklah mungkin ini efek dari tidur panjang nona kalau begitu saya permisi dahulu , di rileks kan saja nona ." Ucap Daniel , Salsa mengangguk paham lalu Daniel dan Suster di sampingnya keluar rumah
" Bagaimana dok ." Tanya Aunty Sarah penasaran , jantungnya berdetak tak karuan
" Dia sudah sadar , tinggal pemulihannya saja tapi..." Daniel menghentikan ucapannya sejenak ia mengambil nafas sebentar sedangkan yang sedang pemasaran akan kelanjutan dari katanya begitu tak sabar
" Tapi apa dok , Salsa nggk kenapa napa kan ." Tanya Aunty Sarah panik ia tak dapat membayangkan jika terjadi sesuatu pada Salsa lagi
" Tenang dulu Nyonya ." Ucap Daniel
" Salsa kenapa Dan ." Tanya Nyonya Nayra yang ikut penasaran sedangkan Ardan memilih diam tanpa banyak bicara , toh dia juga gk begitu peduli
" baru juga mau ngomong udah di sambar aja ,huh sabar namanya juga lagi jadi dokter jadi banyak yang penasaran sama keadaan pasien yang gue tanganin , bahkan ada juga arwah penasaran yang ngikutin gue karena dia meninggal pas gue yang tanganin nasib nasib , jalanin aja lah ." Batin Daniel ia tersenyum tipis untuk mengurangi rasa ini
" Kecelakaan yang di alami pasien bukan kecelakaan ringan jadi kemungkina jika ia ....."
*Bersambung
Author : penasaran nggk ?? 😂 jangan lupa like komen vote gift dan follow author ya readers biar author makin semangat 😁