
Pagi Hari
Salsa terbangun dari tidurnya ia segera beranjak ke kamar mandi dengan malas , ia melalukan ritual mandi selama eekitar 20 menit kemudian Salsa keluar dari kamar mandi dan berganti baju
Salsa duduk di depan meja rias sambil memgeringkan rambutnya
ia melakukan hal yang biasa ia lakukan di pagi hari setelah itu Salsa mengambil tasnya dan pergi keluar kamar
Jam masih menunjukkan pukul 06:25 tapi Salsa memilih untuk berangkat pagi entah kenapa ia sedikit malas apalagi jika membahas hal trntang perjodohan itu
Salsa berjalan melewati meja makan membuat Aunty Sarah yang tengah memasak bingung
" loh Sa pagi pagi mau kemana ." Tanya Aunty Sarah memghentikan aktivitasnya sejenak
" ada urusan penting Aunty ." Jawab Salsa terpaksa ia menghentikan langkahnya untuk menjawab pertanyaan Auntynya
" Pekerjaan ..?" Tanya Aunty memastikan, Salsa hanya mengangguk
" Kenapa masih kerja kamu kan tau besok
keluarga calon suami mu datang , seharusnya kamu itu mempersiapkan diri ." Ucap Aunty , Salsa terkejut
" Aunty.. Salsa belum bilang setuju ya sama perjodohan ini dan Salsa tegasin kalau SALSA ENGGAK MAU DI JODOHIN TITIK ." Ucap Salsa menekankan kalimat terakhirnya ia kesal bukan main
" Sa.. percuma juga kamu menolak mereka nggk bakalan denger penolakan kamu sama sekali dan mereka bukan lawan yang mudah Sa..tolong jangan egois ." Ucap Aunty Sarah mencoba memberi pengertian
" Bodo amat ." Salsa segera berbalik dan keluar rumah dengan langkah kaki yang panjang , kepalanya pusing jika harus memikirkan hal ini
Ia masuk ke dalam mobilnya dan memgendarainya dengan kecepatan lumayan tinggi karena jalanan yang sepi
" Lalu buat apa nanya ke aku kalau keputusan aku nggk di hargai sama sekali , kalian emang enak tinggal ngomong aja tapi aku yang jalanin semuanya aaagrrrh. " Ucap Salsa ia memukul stir mobilnya karena kesal
Hingga tak terasa Salsa sudah sampai di tempat tujuan , sebuah kantor kecil ia memakirkan mobilnya dan langsung di sambut oleh Mrs. Cladia
" Selamat pagi Mrs. " Sapa Salsa sedikit tersenyum
" Pagi juga nona mari ikuti saya." Ucapnya Salsa menurut ia pun mengikuti Mrs. Cladia melangkah dan tibalah di suatu ruangan
yang mana Salsa ketahui itu ruangan Mr.Raimon
tok...tok...tok
" masuk ."
Ceklek
Salsa pun masuk memberi salam terlebih dahulu lalu di persilahkan untuk duduk di hadapan Mr. Raimon
" Anda sudah tau bukan apa tujuan anda kesini ." Ucap Mr. Raimon ia terlihat membuka beberapa file
" Ya Mr. " Jawab Salsa
" Tindakan kamu kemarin itu Salah karena pulang mendadak di saat acara semuanya belum selesai ." Lanjut Mr. Raimon
" Saya tau Mr. dan saya minta maaf atas hal kemarin sekarang apa yang harus saya lakukan ." Ucap Salsa ia tak ingin berlama lama dengan masalah ini dan ingin segera menyelesaikannya
Mr. Raimon memberi Salsa sebuah dokumen , Salsa membacanya secara terperinci lalu mengangguk itu adalah hal yang harus ia lakukan untuk menyelesaikan hal ini
Salsa pun mulai melakukannya hinnga kini jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dan tugasnya sudah selesai ia pun pamit dan mengucapkan salam perpisahan karena ia sudah tak punya urusan dengan orang orang situ
setelah dari situ Salsa menjalankan mobilnya kepalanya sedikit pusing akan masalah yang menimpanya meskipun hal ini biasa tapi PERJODOHAN kata itu seakan mengisi penuh otak Salsa
Salsa memilih mampir ke Cafe terdekat ia memasuki Cafe tersebut dan mencari tempat duduk
Di istirahatkan dulu tubuhnya seblum pada akhirnya ia memesan makanan dan minuman
Salsa melihat lihat handphone nya ia merasa ada suara kaki yang melangkah mendekatinya
" Kakak Cantik ." Felix berlari ke arah Salsa ia memastikan penglihatannya tak salah
" Felix sayang kita ketemu lagi.. kamu sendiri ." Tanya Salsa melihat sekeliling
" enggak koq kak .' Ucap Felix
Salsa memgangkat Felix dan mendudukkannya di hadapannya
" lalu ."
" Sama kakak suster ." Ucap Felix
" terus kemana kakak Susternya ." Tanya Salsa
" ituuu." ucap Felix menunjuk seorang perempuan yang memakai seragam babysister tengah kebingungan mencari seseorang yg tak lain adalah Felix
Felix melambaikan tangannya hingga seorang *babysister itu menghampiri mereka , ia menatap intens Salsa
" Kenalin dia kak Salsa ." ucap Felix , babysisiter* itu mengangguk
" Terima kasih nona ." Ucap Nya
" hmm ."
" kak Salsa kesini sendiri ." Tanya Felix
" iya sayang ." Ucap Salsa
..." owh ." ...
" Felix mau pesan sesuatu ." Tanya Salsa menawarkan
" emang boleh ." Tanya Felix
" boleh nggk kak suster ." Tanya Felix
" apa Felix mau sesuatu jika ia nanti kakak pesankan ." Ucap sang Babysister
Felix memgangguk
" Biar sya yang pesankan ." Ucap Salsa , sang babysister sedilit ragu
" apa anda meragukanku ." Tanya Salsa
" tidak nona ." Ucapnha gugup
" Saya takut menyusahkan anda nona ."
" tidak sama sekali , ya sudah Felix mau pesan apa sayang ." Tanya Salsa Felix pun menyebutkan makanan yang ingin ia makan dengan auntusias
" sekalian anda juga ." Ucap Salsa
" tidak usah nona ." ucapnya
" ya sudah kalau tidak mau ." Ucap Salsa memanggil pelayan dan menyebutkan makanan yang di pesan Felix setelah itu mereka menunggu pesanannya datang sambil bercerita banyak hal
Felix begitu senang dan auntias dalam bercerita ia menceritakan banyak hal
" dia anak yang ceria namun sayangnya kekurangan kasih sayang orang tua ." Batin Salsa menatap kasihan pada Felix
Note : Sebenarnya itu Felix udah umur 5 tahunan ya cuma author nyari foto yang pas itu gk ketemu 😭😭 adanya cuma yang itu mohon maklumi ya
*Bersambung