Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 26


Next Pagi hari


" hoammm ." Salsa menguap ia menggeliat dan mengerjap erjapkan matanya


Ia begitu mengantuk tapi ia harus bangun karena ini juga sudah jam 6 pagi


" 😪😪."


Setelah kesadarannya benar benar terkumpul dengan penuh ia bangkit duduk dan merenggangkan otot ototnya


" hah ribet deh kalau begini ." Gumam Salsa sesikit kesal ia menuju tepi ranjang dan berdiri sambil berpegangan dan naik ke kursi rodanya lalu menjalankannya menuju kamar mandi


Ia pun melakukan ritual mandi seprti kemarin , beberapa menit kemudian ia sudah rapi dengan pakaian baru , setelah itu ia merias wajahnya agar terlihat lebih segar


tok....tok...tok


Suara ketukan pintu


" masuk ." Ucap Salsa menghentikan aktivitasnya sejenak


ceklek...


Dan pintu terbuka terlihatlah Aunty Sarah yang masuk ke kamar Salsa


" kamu udah rapi aja Sa ." Ucap Aunty Sarah tersenyum senang


" ia dong Aunty ." Jawab Salsa membalas senyuman Aunty nya


" Aunty mau ngapain kesini ." Tanya Salsa


" niatnya sih mau bangunin kamu tapi ternyata kamu udah bangun ya sudah , setelah ini kita ke meja makan buat sarapan apa kamu mau makan disini aja ." Ucap dan Tanya Aunty Sarah


" Aku makan disini aja ya Aunty. " Ucap Salsa tak enak hati saat mengatakan hal itu


" ya sudah nggk papa klau begitu , Aubty ambilin sarapannya dahulu kamu tunggu disini dulu ya ." Ucap Aunty Sarah beranjak keluar dari kamar Salsa guna mengambil makanan untuk sarapan pagi Salsa


Salsa melanjutkan aktivitasnya setelah selesai ia menunggu Auntynya sambil duduk di ranjang


Ceklek..


beberapa menit kemudian Aunty Sarah datang dengan nampak berisi makanan dan minuman untuk Salsa ia menaruhnya di atas ranjang


" makasih Aunty ." Ucap Salsa berterima kasih pada Auntynya


" Iya sayang , mau Aunty bantu nggk ." Tanya Aunty Sarah menawarkan bantuan


" nggk usah Aunty Salsa bisa koq tenang saja , Aunty juga jangan lupa sarapan ." Ucap Salsa


" ia sayang ya sudah Aunty tinggal ya nanti piring bekasnya di ambil pelayan ." Ucap Aunty Sarah sebelum pergi Salsa mengangguk mengerti ia pun makan makanan tersebut lalu meminum obat yang nya setelah selesai ia meletakkan bekas tersebut di nakas


... .... .... ...


Tak terasa kini sudah 2 hari semenjak Salsa pulang dari rumah sakit perkembangannya juga begitu pesat karwna Salsa ingin cepat sembuh dan beraktivitas seperti semula


" Awas lo ya Sa ." Geram Irene dalam hati ia berlalu ke kamarnya karena tak tahan melihat perhatian yang di berikan mommynya kepada Salsa


....


Daniel akan mengecek keadaan Salsa 3 hari sekali itu untuk permulaan namun jika sudah tinggal bagian akhirnya ia hanya akan datang apabila di panggil


Karena pekerjaannya juga banyak bukan hanya mengurusi Salsa seorang


Siang ini Aunty Sarah dan Uncle Jhon pamit ke luar kota karena ada kerabat mereka yang sakit jadi mereka harus menjenguknya , Uncle Jhon menyuruh Irene di rumah untuk menjaga rumah dan membantu Salsa sewaktu waktu


Irene hanya bisa pasrah , setelah keberangkatan Aunty Sarah dan Uncle Jhon dua perempuan remaja tersebut menuju kamar masing masing entah apa yang mereka lakukan yang jelas hanya mereka dan Tuhan yang tau


....


Langit sudah mulai petang sang mentari mulai tenggelam di ulfu barat , para maklhuk di bumi pun mulai menyelesaikan pekerjaannya untuk beristirahat karena sudah petang


Di kamar Salsa


Salsa saat ini sedang membaca buku tapi sebuah ketukan pintu membuat ia mengalihkan pandangannya tanpa ia menjawab pintu terbuka dan terlihatlah Irene berdiri di ambang pintu


" Ada apa ." Tanya Salsa


" Gue mau ngomong sama lo empat mata. " Ucap Irene judes


" ya udah ngomong aja disini juga cuma kita berdua ." Ucap Salsa santai


" gue mau ngomong di luar ." Ucap Irene tak mau di bantah , Salsa pun hanya pasrah mungkin ia akan segera kena marah oleh kakaknya ini


Irene mendorong kursi roda Salsa menuju , teras samping rumah , jam segini para pelayan sudah istirahat dan pak tukang kebun juga pulang sedangkan sang satpam sedang di pos satpam jadi tempat itu sepi


Setelah sampai di tempat tujuan Irene berdiri di depan Salsa


" Langsung aja , gue nggk mau lo deke deket sama Mommy dan Daddy apapun itu alasannya , saat ini li masih boleh disini karena sakit setelah lo sembuh cepet angkat kaki dari rumah ini gue udah muak liat lo ." Ucap Irene dengan amarah yang menggebu gebu


" Maaf , aku nggk berniat untuk membuatmu marah ." Ucap Salsa menunduk


" gue nggk butuh maaf lo , yang gue butuhin hanya lo pergi dari hidup keluarga gue , pergi sejauh mungkin ." Ucap Irene dengan nada membentak tapi masih lirih tak keras keras suaranya


" Sebelum itu aku mau nanya , apa aja yang membuat kamu begitu membenciku ." Tanya Salsa yang kini menatap wajah Irene


" heh... lo mau tau alasan gue , tapi seharusnya lo dah tau ."


" Dengerin ya semenjak kedatangan lo kesini baik itu setelah orang tuanya nggk ada atau masih ada , kasih sayang yang seharusnya gue dapet lo rebut dalam sekejap mata , Granma sama Granpa lebih sayang sama lo dari pada gue yang cucu kandungnya , mereka selaku turutin kemauan lo walaupun itu aneh


Bukan hanya mereka tapi kasih sayang mommy sama Daddy juga , mereka lebih perhatian ke lo dari pada gue , dan setelah orang tua lo nggk ada , Mommy sama Daddy mereka kasih lo perhatian lebih bahkan mereka jarang ngobrol sama gue cuma karena lo


Mereka nggk peduli sama gue tapi mereka peduli sama lo yang bukan siapa siapanya ." Nafas Irene memburu ia meluapkan amarahnya saat ini , matanya memerah karena menangis


*Bersambung