
Keesokan Harinya
Sudah lama rasanya Irene tak bertemu Salsa dan hari ini Salsa meminta bertemu dengannya di sebuah tempat juga mengajak serta Ardan bersamanya
Irene pun menyutujui ajaka itu ia langsung memberi tahukan hal itu pada Ardan suaminya
" emm...Yah tadi Salsa ngirim aku pesan katanya mau ngajak kita ketemuan kamu bisa kan ?"Tanya Irene pada Ardan
" kapan ?"Tanya Ardan
"Nanti malem jam 7 di jalan AIUEO ." Ucap Irene
" owh okay bisa koq bund. "Jawab Ardan
" ya udah kalau gitu aku kabarin Salsa dulu ." Ucap Irene segera memberi tahu adiknya jika mereka menyetujui ajakan nya untuk bertemu
**
Di tempat Salsa dan Daniel
" Astaga Bee..😲 banyak sekalee yang belum di bagi kenapa nggk minta orang lain aja sih ."Ucap Salsa menghela nafas , ia terlihat begitu malas
" ikh..honey ini kan tinggal 4 buah doang pas kan 😊 , lagian yang lain udah di urus sama orang suruhan aku ." Ucap Daniel tersenyum ia mengelus rambut Salsa karena gemas
" humm.. Iya sih hehe 😅 tapi aku rasanya males bee ngurus beginian ."Ucap Salsa
" okay aku ngerti ya udah kuyy kita selesaikan."Ucap Daniel
" assiaapp ." Jawab Salsa , mereka pun menatap dan mencatat apa yang sedang di kerjakan dengan di selingi adegan manis yang menambah semangat dan membuat pekerjaan ringan menjadi semakin ringan 😅
*Skip
Malam Hari
Irene telah bersiap begitu pun dengan Ardan
" aish..Bund jangan pakai baju yang terlalu pendek , di luar dingin nanti bisa masuk angin bund , gantilah ."Ucap Ardan mengomentari penampilan Irene malam ini
" Masa sih , tapi menurutku ini nggk pendek Yah , biasa aja ."Ucap Irene yang merasa pakaiannya tidak terlalu pendek
" Nggk! harus ganti , kalau bisa pakai yang panjang ."Ucap Ardan tak mau di bantah
Mau tak mau Irene pun kembali masuk kamar dan berganti baju ia memakai baju yang lebih panjang dari sebelumnya
Setelah selesai ia keluar dengan muka masam
" eh 😲 kenapa pakai ikat pinggang segala bund nanti dedeknya kejepit gimana kan kasian cari yang longgar ."Ucap Ardan
" ya enggak lah Yah kan belum gede ."Ucap Irene
" nggk mau tau harus
pergi ganti !"Ucap Ardan tegas , Irene manyun dan berbalik badan ia pun memakai baju yang longgar dan panjang 🤒
" Udah gimana !"Tanya Urene dengan nada garang , Ardan hampir saja tertawa melihat pakaian Irene
Panjang nya sampai mata kaki , berlengan panjang dan longgar 👍 akh..mantap sekalian pakai hijap neng pasti cakep
" hmm okay-okay ayo ."Ucap Ardan membawa perempuan itu ke dalam mobil sambil menahan tawa
Sepanjang perjalanan Irene hanya diam karena masih kesal , susah susah tadi siang ia pilih pilih baju eh ternyata malah di komentari , bikin mood anjlok aja 😣
Setibanya di tempat tujuan
" Dengan Nyonya Irene dan Tuan Ardan ?"Tanya seorang pelayan saat melihat kedatangan Ardan dan Irene
" Iya ada apa?"Tanya Ardan
" Nona Salsa berpesan agar setelah Tuan dan Nyonya datang untuk langsung masuk ke dalam ruangan VVIP no 27 ."Ucap Sang pelayan sopan dan tegas
" okay ."
" mari saya antar ."Ucap Pelayan mengantarkan Ardan dan Irene menuju ruangan VVIP no 27
Setelah sampai di depan pintu pelayan pamit undur diri , dua sepasang suami istri itu pun masuk dan duduk di sofa yang telah di siapkan
Mereka menunggu kedatangan Salsa dengan keheningan , Irene masih kesal karena baju pilihannya tak di sukai Ardan
" dari tadi diem mulu bund, kenapa ?"Tanya Ardan dengan eskpresi bingung
"nggk!" Jawab Irene ketus dan memalingkan wajahnya
" enggak tapi koq gitu , marah ya sama aku ?"Ucap Ardan
"enggak ! udah diem aja ." Ketus Irene membuat Ardan diam seketika
Beberapa menit kemudian Salsa datang dan tentu saja tak sendiri siapa lagi yang menemaninya jika bukan Daniel 😚
" Hello, Good Night hihi maaf telat ya ." Ucap Salsa saat memasuki ruangan itu di ikuti Daniel di belakang
" iya nggk papa ."Jawab Irene tersenyum pada Salsa
" eughh..eon kangen ."Ucap Salsa memeluk Irene dan Irene membalasnya
" Ku kira datant sendiri ternyata di temenin 😌."Ucap Ardan
" Inilah yang dinamakan Calon suami yang setia tak akan pernah membiarkan cintanya pergi sendiri ."Ucap Daniel dengan bangganya
" songong lu 😌"Ejek Ardan
" apaan sih iri bilang aja wleekk 😝." Ledek Daniel
" siapa juga yang iri sama lu 🙄."Ucap Ardan
" hadehh..nggk usah berdebat dong nanti aja berantemnya okay ."Ucap Salsa melerai
"hmm ." Jawab Daniel dan Ardan
" ngapain ngajakin ketemuan ?"Tanya Ardan
" astaga , ngajak ketemuan yang pasti melepas rindu dan bersilahturahmi lah , huh emang kamu ketemuan cuma kalau ada hal penting aja ." Semprot Irenw membuat Ardan tak dapat berkutik
" iya iya maaf."Ucap Ardan pasrah tak mau membuat masalah dengan istrinya
" hihi kacian deh ."Ucap Daniel tertawa pelan
" emm jadi gini kan niat Salsa ngajak ketemuan sama kakak itu buat ngasih ini hehe ._Ucap Salsa memberikan sesuatu pada Irene
Mata Irene membelalak kala melihat isi undangan itu
" j.jadi kamu mau nikah ? 😱 kenapa nggk bilang bilang , dan bahkan ini OMG mepet banget loh , sejak kapan kalian ngurus hal ini kapan ? " Pekik Irenw terkejut ia tak percaya akan kenyataan yang ada
*Bersambung