
Malam Pun tiba
Salsa sudah siap dengan gaun hitam yang melekat di tubuhnya , sexy itulah sebutan yang pas untuknya walaupun tidak terlalu ketat tapi tetap saja sexy dan aduhai
"hmm ." Salsa memperhatikan penampilannya takut jika ada yang salah , dari tadi ia terus deg deg an karena akan di ajak keluar oleh orang istimewa
"huh ๐." Salsa menarik nafas panjang panjang untuk menghilangi rasa gugupnya senyum manis tak pernah luntur dari wajahnya hatinya berbunga bunga karena acara yang akan datang ini , aahhh sungguh senangnya
" haish...kenapa pakai gugup sih ." Ucap Salsa menegur dirinya sendiri tapi jika mengingat acara ini ia kembali tersenyum
Tring...
Suara notifikasi pesan mampu membuyarkan kegiatan Salsa , Salsa pun membuka pesan tersebut
Ardan
๐ฌMaaf Sa aku nggk bisa jemput tapi tenang aja koq nanti aku suruh supirku yang jemput maaf ya ๐
Seketika Salsa murung tapi tak apalah
Salsa
๐ฌ iya kak nggk papa koq ๐
Ardan
๐ฌ๐ i'm sorry
"huh๐ koq kecewa ya ."Ucap Salsa yang tak mengerti kenapa ia begitu kecewa saat Ardan bilang tidak bisa menjemputnya
" sudahlah lupakan ."Ucap Salsa mencoba tenang
Sesuai perkataan Ardan orang suruhan Ardan sudah tiba dan kini Salsa berangkat ke tempat tujuan bersama orang suruhan tersebut
๐๐๐๐๐
Setelah menempuh beberapa waktu yang cukup panjang kini Salsa sampai di tempat tujuan
"Oh My Good ๐ฑ ." Salsa terpana melihat pemandangan yang ada di depan matanya ini sungguh indah tiada tara
Salsa turun dari mobil dan langsung di sambut oleh Ardan yang kini memakai pakaian senada dengan gaunnya , wajahnya tersenyum manis dan sungguh sangatlah tampan Tuhan..
Salsa tak dapat berkata kata ia menerima uluran tangan Ardan dan keduanya berjalan menuju suatu tempat , berjalan bergandengan bak cinderella dan pangeran ๐
Berjalan di atas red carpet yang du taburi bunga mawar dan di kelilingi lampu lilin di pinggirnya , sebuah taman yang kini di desain dengan sangat romantis dan indah
Keindahan tempat ini tak bisa di sebutkan dengan kata kata
Kini Ardan dan Salsa sudah di sebuah meja makan yang di atur seromantis mungkin ,tentu lilin dan bunga tak luput dari tempat tersebut
" Ini buatan kakak ?" Tanya Salsa sungguh takjub dengan desain taman ini yang sangat romantis dan mengharukan
" Menurutmu?" Tanya Balik Ardan di sertai senyumannya yang begitu manis dan menawan
" ๐ Makasih banyak kak , aku suka." Ucap Salsa mengamati sekitar , pemandangannya sungguh memanjakan mata ini hal pertama kalinya di perlakukan seperti ini oleh seseorang
" Syukurlah jika kamu suka ."๐Ucap Ardan
(setelah ini gimana ????)
Acara selanjutnya adalah makan malam romantis xixixi ๐
Skip/
Selesai makan malam romantis atau bisa di bilang dinner , ngedate atau apalah itu Ardan mengajak Salsa menuju bagian taman yang lain
Dan tibalah di sebuah tempat yang langsung mengarah ke sebuah danau buatan , pemandangannya tak kalah menarik dengan yang lainnya
Malam yang cerah ini menjadi saksi bisu kegiatan mereka
" Ini indah sekali kak ."Ucap Salsa terpana dengan keindahan alam di hadapannya
" Tapi kamu lebih indah dari segalanya ." Ucap Ardan lembut hal itu membuat pipi Salsa memerah
" Sa?" Panggil Ardan dan menghadap Salsa keduanya bertatapan satu sama lain
.
.
.
.
.
"maaf...
Maaf untuk semua yang telah ku lakukan padamu walaupun memang kita baru kenal tapi aku rasa aku banyak salah denganmu maka maafkan aku agar tak ada lagi ada dosa diantara kita ." Ucap Ardan memegang kedua telapak tangan Salsa dengan lembut
" ๐ถ iya aku udah maafin koq kak ." Ucap Salsa
"Terima kasih ." Ucap Ardan
Ardan memeluk Salsa dan Salsa membalas pelukan Ardan , ia membenamkan kepalanya di dada bidang Ardan
ckrek...
Diam diam Ardan menyuruh seseoran memotret kebersamaan dirinya dengan Salsa xixixi tanpa sepengetahuan Salsa๐๐
Setelah cukup lama berpelukan Salsa melepas pelukannya
" Kakak nggk takut bangkrut kah ?" Tanya Salsa yang terdengar konyol di telinga Ardan
"memangnya kenapa? ."
" Aku tau biaya buat bikin ini tempat pasti mahal banget dan menguras dompet dan emangnya kakak nggk takut bangkrut apa?" Jelas Salsa
Ardan terkekeh
"mana mungkin aku bangkrut hanya karena ini Salsa ๐." Ucap Ardan tertawa kecil mendengar pertanyaan tak masuk akal yang di berikan Salsa
" emm..tapi kalau aku bangkrut apa kamu akan menjauhiku ?"Tanya Ardan
"lihat lihat dulu sih bangkrutnya sampai mana kalau sampai jadi gelandangan ya aku bakal menjauh ๐ค tapi kalau masih punya rumah aku temenin deh tapi jaga jarak ." Jawab Salsa sambil berfikir
"jadi nggk ikhlas kenal sama aku ๐." Ucap Ardan miris
" hehe ." Salsa terkekeh
" Canda kak jangan marah ya ." Ucap Salsa mode cute
"hmm ๐." Ardan hanya menyautinya dengan sebuah deheman singkat
", ayolah kak jan marah lagi nanti cepet tua loh ." Ucap Salsa membujuk Ardan
"iya iya ." Ardan pasrah saja lah dsripada merusak suasana dan misinya gagal๐
"nah gitu dong ๐๐." Ucap Salsa memberi Ardan jempol
" cari tempat duduk yuk kak capek nih berdiri terus ." Ucap Salsa mengalihkan topik pembicaraan
"ikut aku ." Ucap Ardan mengajak Salsa menuju tempat yang lain nah disini mereka bisa duduk nyaman dan aman
" Ngapain disini ." Tanya Salsa
"katany mau duduk di turutin koq malah tanya ." Ucap Ardan tak habis fiikir dengan perempuan satu ini
" kirain ada yang spesial gitu ." Lirih Salsa๐
" Kamu itu spesial dan lebih dari segalanya ."Bisik Ardan membuat Salsa sedikit geli dan senang
" Kamu tau nggk , malam ini kamu cantik."Ucap Ardan membuat Salsa salting dibuatnya
" Cantik gaunnya apa orangnya ." Tanya Balik Salsa
" emm gaunnya sih cantik tapi orangnya juga cantik jadi dua duanya cantik ."Ucap Ardan
"oh...biasanya aku cantik nggk?" Tanya Salsa
"emm๐ค lumayan sih ." Ucap Ardan
"cuma lumayan doang ?" Ucap Salsa kecewa
" iya lumayan karena selama ini aku selalu menutup mataku sampai aku tidak bisa melihat betapa cantiknya perempuan yang ada di sampingku ini ."Ucap Ardan lembut dan menggoda
Hal itu membuat Salsa salah tingkah dan bersemu hatinya berbunga bunga ๐๐
" Kamu tau , selain kamu cantik kamu juga indah dan selalu bersinar seperti bintang di atas sana , bersinar dengan terang dan memperlihatkan betapa indahnya dirinya saat ini , dalam bentuk apapun ia tetap cantik dan indah karena dirinya telah di ciptakan dengan keindahannya oleh Tuhan ." Ucap Ardan menatap langit malam yang cerah begitupun dengan Salsa
" emm..aku punya kejutan satu lagi ." Ucap Ardan
"apa๐?" Tanya Salsa penasaran
"oke 1 2 3 ."Ucap Ardan berhitung dan
duarr..
Kembang api bertaburan dengan beriringan dan sangat indah Salsa terkejut ia berdecak kagum selain itu juga di tengah tengah kembang api terbentuk tulisan
...I MISS YOU SALSA...
"๐ฎ ." Salsa melongo ia menutup mulutnya tak percaya
"Thank you for everything you have given me tonight, this is a wonderful thing for me ." Ucap Salsa tulus dan tersenyum manis ia sangat berterima kasih kepada Ardan akan kejutan malam ini
" Ini adalah tugasku ."Ucap Ardan menatap Salsa dalam dan penuh arti
Tak mau meninggalkan momen yang berarti ini Ardan dan Salsa pun berfoto dengan berbagai gaya , tentu saja ada detik detik romantisnya
****Bersambung
Jangan lupa like komen dan vote ya readers kasih gift nya juga ya ๐ biar author makin semangat buat update***