
Kini mereka sudah tiba di parkiran , karena Daniel yang mengajak jadi mereka berangkat menggunakan mobil Daniel
Salsa masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Daniel , kemudian Daniel menjalankan mesin mobilnya dan melaju membelah jalanan kota
Berada satu mobil dengan pria ,berdekatan dengan pria , melihat adegan 18++ , bersentuhan dengan pria
Hal itu sudah sering Salsa lakukan dan membuat ia terbiasa saat bersama pria walaupun kadang ia sedikit deg deg an
Kebiasaan orang barat sedikit menular kepada Salsa , tapi Salsa sebisa mungkin tidak melakukan hal yang aneh aneh
...
...
....
...
"kamu maunya pergi kemana ?" Tanya Daniel memecah keheningan setelah sekian lama hanya ada kesunyian yang tercipta di antara mereka
"em. 🤔." Salsa berfikir sejenak ia memilah milah akan pergi ke mana
" Cari angin aja dulu deh bang ."Ucap Salsa , Daniel mengangguk menyetujui permintaan Salsa
"oke ." Ucap Daniel dan kembali fokus ke jalanan sedangkan Salsa memilih menatap ke samping
Daniel melajukan mobilnya menuju sebuah taman yang asri dan cocok untuk refleshing bukan seperti yang dulu 🙈😆
Setelah memarkirkan mobilnya kedua manusia itu keluar mobil dan berjalan bersampingan
" kita duduk di sana aja kak ."Ucap Salsa menunjuk sebuah bangku taman yang teduh
" oke ." Keduanya pun berjalan menuju bangku taman tersebut dan duduk berdampingan
" Abang lagi free ya ?" Tanya Salsa sekedar basa basi
" iya ." Jawab Daniel
" Perasaan dulu pas aku masih di Rumah sakit , Abang nggk pernah absen deh pasti selalu stay bay di Rumah sakit ." Ucap Salsa memflashback masa lalu
" itukan karena kamu pasien Vip ku jadi aku harus selalu ada disaat di butuhkan dan datang tepat waktu , sekarang kan sudah tidak punya pasien Vip jadi ya lebih banyak free nya ." Jelas Daniel , Salsa mengangguk
" Katanya juga Abang seorang pengusaha apa itu benar?" Tanya Salsa
" iya benar , aku memang seorang pengusaha bisa di bilang aku seorang CEO , keluargaku punya perusahaan yang cukup terkenal di dunia terlebih lagi di bidang medis , Perusahan ku sekarang ada di pusat , terkadang aku kesana untuk memastikan keadaan di sana tapi aku lebih sering bekerja di sini karena malas untuk kesana kemari mengurus hal perusahaan ."Jelas Daniel panjang kali lebar entah itu benar atau tidak hanya dia yang tau 😂
Daniel pun menjelaskan siapa dirinya profesinya , riwayat hidupnya , jenjang pendidikannya , kenalannya dan kenangan kenangan semasa hidupnya tapi tentu saja ada yang di lebih lebihkan dan di lebay lebaykan , ia tidak menceritakan semuanya karena tidak mau privasinya terbongkar
Salsa di buat melongo mendengar penjelasan Daniel sungguh ia tidak mengira jika Daniel seterkenal itu sungguh luar biasa
" 😮 Jadi Abang horang kayah gitu , Sultan ?" Ucap Salsa yang masih tak percaya
" Bisa di bilang seperti itu 😎." Ucap Daniel sombong
" Wihhh....😯 enak ya jadi sultan gk bakal krisis ekonomi , jadi Bang Daniel nih kalau di novel novel namanya Tuan Muda ya kan anak orang kaya ?" Tanya Salsa
" Mungkin ." Ucap Daniel yang bersikap cool
" Tapi serius senganggur ini kah ?" Heran Salsa biasanya kan orang kaya itu sibuk banget ya sampai kadang nggk punya waktu
" Kan demi kamu jadi aku rela melakukan apapun itu 😎😙." Ucap Daniel
"😒 dih ngegombal nggk cocok tau sama abang si muka dingin ." Ucap Salsa membuat Daniel yang tadinya manis jadj pahit
"😑 gitu ya ?" Ucap Daniel
" hooh ." Jawab Salsa
Mereka menikmati udara di taman begitu sejuk dan menenangkan hati , bersih , indah , nyaman dan aman begitu mendominasi tempat tersebut
Ramai namun tidak berisik
" Bang haus nih cari minum yuk ." Ajak Salsa pada Daniel
" ya udah ayok , kita ke Cafe itu aja ." Ucap Daniel menunjuk sebuah Cafe yang tidak terlalu jauh dari taman , Salsa pun mengangguk setuju dan mengikuti Daniel mereka berjalan kaki menuju Cafe tersebut dan masuk ke dalam Cafe
" duduk di sini aja bang ." Ucap Salsa dan mereka pun duduk di salah satu kursi di Cafe tersebut
" Permisi Mbakk ." Ucap Salsa melambaikan tangannya kepada seorang waiter dan Sang waiter itu pun berjalan ke arah Salsa dan Daniel
" Saya mau pesan xxxxxx dan xxxxx ." Ucap Salsa menyebutkan minuman yang ia inginkan sang waiter oun mencatatnya
" abang mau beli apa?" Tanya Salsa
" aku xxxx ." Ucap Daniel singkat
" Baik Tuan Nona , mohon di tunggu pesanannya permisi ."Ucapnya berlalu pergi
Sambil menunggu pesanannya datang Salsa meraih ponselnya dan membukanya begitupun dengan Daniel
drrt...drrrtt....drrrttt
Ponsel Daniel berdering tanda ada panggilan telefon masuk , Daniel melihat nama si penelefon
" Aku angkat telefon dulu ya Sa ." Ucap Daniel berdiri dari duduknya
"iya ." Ucap Salsa kemudian Daniel beranjak pergi menjauh dari kerumunan , Salsa sedikit heran tapi dia masa bodo mungkin urusan bisnis
Salsa membali fokus ke ponselnya , beberapa menit kemudian
"emm..permisi Nona ." Ucap seorang pria yang masih asing di telinga Salsa , Salsa pun menoleh dan menyipitkan matanya
" Apakah benar ini anda Nona Liyn ."Ucapnya
"a.. iya benar siapa ya ." Heran Salsa
" masa lupa sih nona saya Mark rekan kerja anda ."Ucapnya yang tak lain adalah Tuan Mark seketika Salsa mengingatnya
"oh iya Maaf Tuan saya tidak mengenali anda ." Ucap Salsa
" Tidak apa apa nona ." Ucap Tuan Mark tersenyum
"Bolehkah saya bergabung?" Tanya Tuan Mark
"emm silahkan Tuan ." Ucap Salsa walaupun ia ragu untuk mempersilahkan Tuan Mark duduk
"Terima kasih Nona ." Ucap Tuan Mark dan duduk di hadapan Salsa..
kursinya ada empat ya
" Apa nona kesini membawa teman ?" Tanya Tuan Mark
" Iya Tuan , saya bersama teman anda bagaimana dengan anda sendiri Tuan ."Tanya Balik Salsa kepada Tuan Mark
" saya baru saja menemui kerabat jauh saya dan kebetulan melihat anda nona jadi saya menghampirinya ."Ucap Tuan Mark lembut dan tersenyum pada Salsa
"Cantik ." Batin Tuan Mark memandangi wajah cantik Salsa yang begitu mempesona baginya
Salsa tersenyum canggung , ia berharap Daniel segera datang agar rasa canggung ini tidak terlalu lama
Hening...
" Oh ya Nona kalau boleh tau kenapa Nona jarang sekali menghadiri rapat perusahaan ya ?" Tanya Tuan Mark sekedar basa basi
" Masih ada yang bisa menghadirinya jadi saya tidak menghadiri hal seperti itu Tuan ." Jelas Salsa 🙂
"owh...begitu , emm jika di luar jam kerja seperti ini panggil saja saya Mark nona toh umur kita hanya selisih sedikit ." Ucap Tuan Mark tersenyum kepada Salsa
"emm..maaf Tuan itu seperti tidak sopan bagaimana pun Tuan Mark lebih Tua dari saya dan rasanya aneh jika memanggil langsung nama seperti ini ." Ucap Salsa menolak dengan halus permintaan Tuan Mark tersebut
" Tidak apa apa Nona ." Ucap Tuan Mark
" Baiklah jika nona tidak bersedia tidak apa apa tapi setidaknya jangan terlalu formal dengan saya ." Ucap Tuan Mark tanpa ia sadari ia sendiri berbicara formal kepada Salsa
😅😅😅
.
.
.
****Bersambung
Yuhuu 1000 kata lebih lho panjang nggk***?