Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 20


Setelah mengatakan kalimat itu tinggallah keheningan di antara keduanya , sunyi itulah suasana yang ada


Hingga Irene mengatakan suatu hal


" Lain kali kalau bertindak nggk usah kaya bocah bikin susah aja ujung ujungnya , karena lo ya mommy sama daddy jarang ngumpul sama gue apalagi Mommy ." Ucap Irene menatap tajam Salsa dan memasang wajah tak suka


" maaf." Hanya kata itu yang keluar dari mulut Salsa , lebih baik ia diam dan tak banyak bicara daripada menyahuti perkataan Irene yang mana akan semakin berkobar bak api yang melahap dedaunan kering


" Maaf...maaf... pokoknya setelah lo sembuh jangan coba coba cari perhatian Mommy sama Daddy gue , awas aja kalau berani ." Tegas Irene memberi peringatan


" iya kk ." Jawab Salsa lirih


" Jangan cuma iya doang tapi di lakuin 😒." Ucap Irene yang masih memasang wajah tak suka pada Salsa


" Awas kalau berani ." Ucap Irene menekankan kalimatnya dan menatap tajam Salsa kemudian ia berbalik


Irene merupakan gadis yang percemburu , mudah marah ( untung gk darah tinggi ya wkwkw😆😆) , dan egois


Terutama dalam hal kasih sayang keluarga maka ia sangatlah posesif tak ingin miliknya di miliki orang lain dan tak mau berbagi sedangkan dalam hal pencitaan ia tak terlalu posesif amat


Ia hanya ingin mendapatkan apa yang ia mau tanpa harus berbagi dengan orang lain


Soal asmara Irene belum berani jatuh hati kepada seseorang ia hanya ingin memiliki karena jika cinta sudah menyakiti itu sangat menyiksa nya


Masa lalu ?


Tentu saja ini berasal dari masa lalu Irene saat semasa sekolah ia memiliki seorang kekasih yang mana sangat ia cintai dan sayangi , ia sepenuhnya mementingkan kekasihnya dari yang lain namun apa pengkhianatan lah yang ia dapatkan


Di permalukan di depan umum oleh kekasihnya dan kekasihnya juga mengolok olok dirinya lalu berpaling pada wanita lain , sakit itulah yang di rasakan Irene


Antara sakit hati , malu , kecewa itu menjadi satu


sekian fasbhack masa lalu Irene...


Kembali ke masa kini


Setelah kepergian Irene Salsa menarik nafasnya dan membuangnya perlahan


" sebegitukah dia membenciku , maafkan aku kak aku sama sekali tidak berniat merebut kasih sayang orang tuamu , aku mencoba untuk bisa mandiri tapi ternyata semua itu tetap saja ." Gumam Salsa tanpa teras air matanya menetes


" maafkan aku kak , aku akan berusaha memenuhi keinginanmu 😢." Gumam Salsa ia sedikit terisak lalu segera menghapus air matanya tak ingin rasa sedih itu berkelanjutan


...... ..... ......


Kini waktunya Daniel memeriksa keadaan Salsa , jika ada yang bertanya kenapa nggk suster nya aja jawabannya , Nyonya Nayra menyuruh Daniel melakukan semuanya sendiri untuk memastikan jika perawatan Salsa benar benar sempurna


" Dok ." Panggil Salsa saat Daniel baru saja selesai memeriksa tekanan darahnya


" iya ." Saut Daniel


" Nama dokter siapa ?" Tanya Salsa ia mengamati dokter tampan tersebut


" Daniel ." Jawab Daniel singkat


" owh dokter Daniel ." Salsa mengangguk paham


" keadaan saya gimana dok ." Tanya Salsa lagi , ia kan pengen ngobrol ama dokter tampan itu yang menjadi obat mata untuk para pasien 😂😂


" Sudah stabil tinggal menunggu pemulihannya ." Ucap Daniel dingin bak kutub utara


" Trus kapan saya pulangnya ." Tanya Salsa


" tahun depan ." Jawab Danie masih tetap dingin


" What!!! Tahun depan gila lama banget dok... 😭 separah itukah saya ." Kaget Salsa tak percaya


" oh my good tahun depan ." Batin Salsa


" 😣 apaan sich.. nggk drama kali dok ... dokter tuh yang ngedrama ." Kesal Salsa mencebikkan bibirnya


" Saya lakuin drama apa memangnya ." Tanya Daniel dengan wajah datar


" tadi bilang saya pulangnya tahun depan emang saya mau ngekost apa di rumah pakai nginep selama itu ." Ucap Salsa mayun


" 😑 Silahkan anda melihat kalender nona , saya perkirakan anda akan pulang beberapa hari lagi ." Ucap Daniel ia mencatat perkembangan Salsa sedangkan Salsa perempuan itu bingung


" kalender dimana ?" Tanya Salsa


" Di nakas ." Jawab Daniel singkat , Salsa segera melihat nakas dan benar di situ ada kalender mini ia mengambilnya yang mana kebetulan jaraknya masih di jangkau oleh tangannya dengan mudah


Mata Salsa melotot


" Ini kalender gk pernah di pas sama harinya kali ya ." Gumam Salsa tekejut


" kenapa ." Tanya Daniel yang melihat ekspresi keterkejutan Salsa


" koq udah bulan Desember aja sih dok ." Ucap Salsa memprotes


" emang kenyataannya makanya jangan tidur mulu ." Ucap Daniel cuek


" Jadi.."


"😱😱 beneran udah bulan desember akhir dan sebentar lagi pergantian tahun lalu aku pulangnya tahun depan OMG ." Pekik Salsa terkejut ia tak percaya ternyata sudah bulan Desember


" hmm ." Daniel hanya menanggapinya dengan deheman


" Jadi dokter nggk bohong ." Tanya Salsa


" menurut anda nona ?" Daniel menjawabnya dengan sebuah pertanyaan , Salsa hanya cemberut dibuatnya


" bentar ini udah bulan Desember tanggal berapa ya ?" Batin Salsa berfikir


" oh iya tanggal 27 , berarti Natal udah kelewat dan sebentar lagi 😱😍😍😍😍😍." Batin Salsa entah apa yang ia bayangkan tiba tiba ia tersenyum


" yuhuu.." Batin Salsa bergembira


"Anda kenapa nona... ." Tanya Daniel heran ia menyeritkan dahinya


Tiba tiba Salsa menatap Daniel dalam sekali sedalam lapisan bumi


Daniel yang di tatap intens oleh Salsa jadi merinding


" Ekhemm Nona anda tidak apa apa kan ." Tanya Daniel sedikit was was


" enggak koq dok hehe. " Ucap Salsa cengengesan


" syukurlah kalau begitu. " Ucap Daniel bernafas lega


" ya sudah dokter keluar ya. " Ucap Salsa mengusir secara lembut dan halus


" Tanpa anda suruh saya juga akan segera keluar nona ." Ucap Daniel datar , pria itu jadi datar lagi


" hmmm."


Daniel pun keluar dari ruangan Salsa menuju ruangannya


" Ganteng ganteng koq judes sih , apa ada kali ya yang naksir sama dia , ngomongin ini jadi keinget sinetron Ganteng Ganteng Serigala ." Gumam Salsa


😅


*Bersambung


Author : Hayooo pada puasa nggk nih 😉 , buat orang islam puasa ya kalau gk ada halangan Semangat selalu 😙