
Hari ini merupakan hari pertama Salsa melakukan pemotetran yang di lakukan di tempat terbuka sesuai dengan tema yang di tentukan
Salsa baru saja sampai di tempat tujuan ia di sambut dengan hangat lalu mereka mengobrol sejenak sekaligus mengenalkan Salsa pada rekan kerja yang ikut serta dalam hal ini
Setelah itu mereka segera memulai pekerjaannya masing masing , saat ini Salsa tengah di rias oleh sang MUA
Di Tempat Lain
Rumah Uncle Jhon
" Morning mom Dad ." Sapa Irene yang baru saja keluar dari kamarnya ia segera duduk di salah satu kursi
" Morning too Sayang ." Jawab Uncle dan Aunty bersamaan
Irene melirik sekitar ia bingung karena tak melihat keberadaan Salsa
" Adik kamu udah berangkat tadi pagi Ren. " Jawab Aunty Sarah yang tak sengaja menatap gerak gerik Irene
Irene hanya mengangguk ia mengambil roti di depannya dan mengolesinya selai lalu memakannya
Aunty Sarah dan Uncle Jhon telah selesai sarapan
" Mommy sama Daddy pergi dulu ya Ren. " Ucap Aunty Sarah
" sekarang?." Tanya Irene
" iya ada urusan penting di rumah sendiri gk papa kan. " Tanya Aunty Sarah
" nggk koq Mom ." Jawab Irene
" ya sudah kami berangkat. " Ucap Aunty Sarah , ia dan suaminya pun keluar rumah dan pergi menuju suatu tempat karena ada pertemuan penting bahkan sangat penting
Irene melanjutkan sarapannya ia makan dengan tenang tanpa terganggu
...
Kembali ke Salsa
Pemotetran pertama telah selesai Salsa istirahat sejenak sambil mengisi pergi perutnya
Waktu berjalan dengan cepat tak terasa kini siang telah tiba , para kru yang sedang bekerja pun istirahat untuk makan siang
Begitu juga dengan Salsa selesai mengganti bajunya ia menuju restoran terdekat dan mengambil temoat duduk , restoran ini sudah di booking oleh yang berwajib
Salsa memesan makanan sambil menunggu pesanan nya tiba ia membuka hpnya
Karena sangking fokusnya dengan ponselnya ia tak menyadari kehadiran seseorang di hadapannya
" Ekhem ." Suara deheman yang mampu mengalihkan pandangan Salsa , Salsa terlonjak kaget ia segera meletakkan ponselnya
"Bolehkah sy duduk di sini ." Tanya nya dia adalah bos Salsa pria muda yang tampan
" Silahkan Tuan ." Ucap Salsa sedikit kikuk , pria itu tersenyum tipis dan duduk di hadapan Salsa
" Jangan panggil sya Tuan di luar jam kerja toh umur kita hanya selisih dikit. " Ucapnya tersenyum manis membuat Salsa salah tingkah
" Panggil saya kakak saja. " Lanjutnya lagi
" Iya ." Itulah kata yang terlontar dari bibir Salsa , rasanya sangat canggung tapi itu tak berlangsung lama setelah pesanan Salsa sampai
" Tuan tidak pesan ." Tanya Salsa
" ups. maksudnya kakak." Ulang Salsa
" sya tidak lapar hanya ingin minum saja ." Ucap nya tak lama kemudian sang pelayan datang membawakan minuman yang dipesan orang itu tanpa Salsa ketahui sejak kapan memesannya , Salsa hanya bisa tersenyum canggung ia memakan makanannya perlahan dan berusaha tenang walaupun agak grogi karena dekat dengan bos nya
Waktu terasa berjalan sangat lamban bagi Salsa ia ingin segera terbebas dari suasana ini
drrttt....drrrttt
Ia heran tapi segera mengangkatnya sebelumnya
" Saya permisi dulu kk ." Ucap Salsa beranjak dari duduknya dan menjauh le tempat sepi untuk mengangkat telefon
" Hallo ada apa Aunty. " Ucap Salsa
" Sa..kamu bisa nggk hari ini pulang cepet ." Ucap Aunty di seberang sana
" emang kenapa Aunty ." Tanya Salsa heran
" ada hal penting yang ingin Aunty sama Uncle bilang ." Ucap Aunty
" harus sekarang banget ya. " Tanya Salsa
" nggk sekarang juga sih nanti malem bisa tapi.." Aunty Sarah bingung hendak menjelaskannya
" Tapi kenapa Aunty ." Tanya Salsa ia semakin penasaran perasaannya juga campur aduk saat ini
" Kamu pulang aja ya ." Terdengar suara memohon dari nada bicara Aunty Sarah
" Ya udah aku izin dulu ." Ucap Salsa
tut
Sambungan telefon terputus Salsa menghela nafasnya panjang panjang menghilangkan perasaan yang mulai tak enak
Salsa melangkahkan kakinya menuju tempatnya semula
" sudah selesai ." Tanya Bos Salsa
" Mm..ini Tuan sy ada kepentingan mendadak hari boleh nggk kalau sya izin pulang dulu ." Ucap Salsa ragu ini hari pertama ia kerja tapi koq kaya gini
" Tidak apa apa karena itu penting tapi jangan di ulangi lagi ." Ucap Bos Salsa
" Terima kasih Tuan kalau begitu saya pulang duluan ." Ucap Salsa ia membungkuk hormat dan segera pulang
Beberapa menit kemudian
Salsa sudah tiba di rumahnya ia segera masuk ke dalam rumah penasaran akan apa yanv akan di bicaran Uncle dan Auntynya sepenting itukah hal inj
" Sudah sampai Sa." Ucap Aunty , Salsa mengangguk dan duduk
" Ada apa sih Aunty Uncle ." Tanya Salsa
" hufh...jadi begini Sa.." Uncle menjeda ucapannya membuat perasaan Salsa tak karuan
" Dulu Almarhuma kedua orang tua mu membuat surat perjanjian dengan seseorang , mereka sudah menyepakati untuk menjodohkan anak mereka kelak jika sudah dewasa ." Ucap Uncle , Salsa tersentak kaget mendengar itu
" Kenapa baru bilang sekarang Uncle ." Protes Salsa
" Maaf Sa ini pesan mendiang orang tua kamu dan maaf lagi lusa keluarga calon suami mu akan datang ."
Jduaaarrr
Bagai di sambar petir di siang bolong mendengar hal ini LUSA apa ia tak salah dengar ini mendadak baginya dan belum tentu ia setuju
" Tapi..Uncle Salsa belum acc akan hal ini ." Ucap Salsa
" Pokoknya Salsa nggk mau di jodoh jodohin Salsa bisa cari pasangan sendiri ." Kesal Salsa beranjak dari duduknya.
" Sa..tapi ini wasiat kedua orang tua kamu ." Ucap Aunty Sarah , Salsa diam ia berlari menuju kamarnya
.
*Bersambung