Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 24


HAPPY READING


Ardan kesal bukan main ia menatap tajam Daniel dan seolah olah sedang berbicara melalui tatapan mata , sesangkan Daniel membalas tatapan tajam dari Ardan dengan ekspresi mengejek


Mereka berdua sibuk dengan kegiatan perang mata tersebut hingga mengabaikan keberadaan Salsa


Salsa diam ia memperhatikan dua manusia itu


" Apa mereka udah saling kenal di liat dari tindakannya mereka kaya udah saling kenal lama tapi koq kelihatannya musuhan apa kenalan musuh ." Batin Salsa bertanya tanya


" Tapi nggk mungkin deh ." Batin Salsa


" ekhem." Salsa berdehem cukup keras hingga mampu memghentikan kegiatan aneh dua pria itu


" Kalian ngapain ." Tanya Salsa


" Bukan apa apa nona , ya sudah karena Tuan Muda Ardan tidak mau diperiksa saya undur diri dan lain kali harap berhati hati dalam bertindak ." Ucap Daniel tersenyum tipis dan berlalu dari situ


Setelah Daniel pergi , Ardan mendengus kesal ia menatap Salsa kesal dan duduk di sofa wajahnya nampak di tekuk karena hal ini


Salsa heran akan perubahan ekspresi Ardan


" Kamu kenapa kak , marah ya gara gara tadi..maaf ya kak ." Ucap Salsa meminta maaf


" Lupakan jangan ungkit itu lagi ." Ucap Ardan masih dengan ekspresi kesal


" ia ." Jawab Salsa lirih ia pun merebahkan tubuhnya


hening


Tak ada suara sama sekali hanya suara jarum jam yang berputar di dinding mengisi ruangan tersebut


... ... .


Tak terasa kini hari sudah sore , Ardan pun bergegas untuk pulang


" mau pulang sekarang ." Tanya Salsa pada Ardan


" hmm , aku tinggal dulu lekaslah sembuh ." Ucap Ardan menatap Salsa dan tersenyum tipis lalu berlalu dari ruangan tersebut dan pergi keluar meninggalkan rumah sakit


" hah ."


" sepi lagi deh ." Gumam Salsa , saat saat seperti ini sangat membosa kan baginya karena tak ada kerjaan sama sekali mau melakukan apapun tak bisa tanpa bantuan seseorang


" Aku ingin cepat sembuh😭😭." Batin Salsa berteriak dan menangis dalam hati


" menyebalkan , ini sangat membosanka. aku ingin pulang ." Ucap Salsa mendengus kesal


Ia bingung mau melalukan apa hanya bisa terbaring di ranjang mau dudukpun susah


.....


Akhirnya malam telah tiba hari yang paling di tunggu oleh Salsa karena Daniel akan menemuinya untuk melakukan pemeriksaan rutin dan yang jelasnya ia akan punya teman untuk sementara sebelum terlelap


Tok...tok...tok


Setelah terdengar suara ketukan pintu , pintu tersebut terbuka dan benar sesuai jadwalnya Daniel datang lengkap dengan jas kedokterannya


" Selamat malam nona ." Sapa Daniel


" Saya periksa dulu ya ." Ucap Daniel memulai pemeriksaan


" Mungkin dengan nona memulai berlatih berjalan dan berdiri itu bisa membantu mempercepat pemulihan anda nona ." Ucap Dokter Daniel


" Cuma latihan jalan gitu doang kan dok nggk harus pakai ramuan atau apalah itukan ?" Tanya Salsa


" tidak nona karena ini merupakan latihan bukan terapi ." Jelas Dokter Daniel


" owh oke ."


" Tapi kalau sakit gimana dok ." Tanya Salsa


[ kalau sakit lu nggk bakalan sembuh Salsa .Author 😪 ]


" asalkan nona tetap berhati hati dan melakukannya secara pelan pelan itu tidak akan membuatnya terlalu sakit ." Ucap Dokter Daniel menjelaskan


" Baiklah dokter ." Ucap Salsa


" Ya sudah karena pemeriksaan saya malam ini sudah selesai saya pamit undur diri nona , selamat malam dan selamat istirahat ." Ucap Daniel


" ya dok met malam juga ." Ucap Salsa tersenyum manis


Daniel mengangguk lalu membereskan peralatannya dan bergegas pergi keluar dari ruangan tersebut , ia berjalan menuju ruangannya


Di lepasnya jas putih tersebut dan ia gantung dengan jas jas miliknya yang lain lalu ia mengambil sebuah jaket lalu memakainya


Sebelumnya ia membasuh muka terlenih dahulu lalu mengambil kunci jaketnya dan berpamitan pada asistennya karena ia hendak pulang


Pada malam hari suasana rumah sakit ini masih tetap ramai karena buka 24 non stop meakipun tak seramai saat siang hari karena kebanyakan pada malam hari para pengunjung memilih untuk istirahat


Daniel memghampiri mobilnya dan masuk ke dalam lalu menjalankan mesin mobil tersebut dan melaju membelah jalanan kota di malam hari yang indah ini


Malam ini sangat cerah tanpa adanya awan di langit , ribuan bintang terlihat nampak indah di langit dan juga sang rembulan yang kini sudah membentuk setengah dari keseluruhan bulan


Lampu lampu jalanan menambah kesan terang di malam ini , berbagai macam jajanan jalanan nampak terjejer rapi di pinggir jalan ya walaupun ada sebagian yang sudah tutup karena dagangannya sudah habis


Di nikmatilah suasana malam yang cerah ini , di temani alunan musik yang ebgitu merdu nampak sangat serasi dengan keadaan yang ada


Daniel menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang karena ia sambil menikmati jalanan kota


Jarang sekali ia bisa menikmati waktu waktu seperti ini , pulang lebih awal dan merasakan indahnya langit yang cerah


Apalagi ini merupakan malam minggu yang mana banyak sekali para pengemudi berkendara kesana kemari


Ada yang sedang berkencan menikmati waktu kebersamaan mereka dan aja pula yang jalan jalan bersama keluarga atau teman temannya


Malam Minggu di jadikan para mereka untuk bersantai dan bersenang senang bersama seseorang


Ban mobil ini terus berputar menggeliding dan bergerak sesuai arah yang di tentukan hingga pada akhirnya mobil tersebut berhenti di sebuah mashion yang nampak megah , mewah , terawat dan pasti luas


Namun begitu sepi karena hanya memiliki sedikit Tuan Rumah kebanyakan di isi oleh para pelayan rumah


Daniel turun dari monilnya dan bergegas masuk ke rumah ia langsung menuju kamarnya dan meletakkan kunci dan jaketnya lalu melepas sepatu dan menaruhnya sesuai tempat yang di sediakan setelah itu ia merenggangkan otot ototnya yang kaku dan beristirahat


*Bersambung


Note : sekali lagi author tegasin ini cerita banyak mengandung hal hal yang tidak masuk akal jadi mohon dimaklumi