Terjebak Cinta 2 Tuan Muda

Terjebak Cinta 2 Tuan Muda
Episode 99


😷 ***padahal dah mau tamat tapi kenapa mau update males yaaa???!!😭


Selamat membaca readers moga suka ama ceritanya 🀧🀧🀧


......Next***........


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


Irene meletakkan barang yang ia bawa di tempat yang telah di sediakan


" humm πŸ™‚ Semoga semuanya berjalan dengan lancar ."Ucap Irene tersenyum tipis


...***...


...Di Lain Tempat...


Salsa dan Daniel tengah bertemu di sebuah cafe


" BeeπŸ™ kira-kira eonnie aman nggk ya sama Hyung kamu ?"Tanya Salsa sedikit cemas dan takut terjadi apa apa dengannya


"πŸ™‚ kamu tenang aja okay , dia aman di sana dan juga Hyung nggk bakalan macem macem sampai melakukan hal yang di luar batas kecuali kalau memang udah kelewatan ." Ucap Daniel menenangkan Salsa dan menyakinkan jika semuanya akan baik baik saja


" 😩 huh...tapi aku masih takut Bee ." Ucap Salsa mengutarakan ketakutannya


" Percaya sama aku kakak kamu bakalan aman dan nggk kenapa napa ."Ucap Daniel sambil mengenggam telapak tangan Salsa


" Iya aku percaya sama kamu ."Ucap Salsa tersenyum tipis


" I Miss You Honey ."


"Miss you too Hubby ." Ucap Salsa tersenyum malu malu 😴


" oh ya be the way kita kapan nikahnya ?"Tanya Daniel , seketika Salsa terkejut


" Aku berharap kita bisa secepatnya menikah , jujur aku nggk mau kita menjalani hubungan hanya sampai di sini doang ." Ucap Daniel jujur dari lubuk hatinya yang paling dalam


"Kamu bersedia kan menikah denganku secepatnya πŸ™‚?" Tanya Daniel membuat jantung Salsa berdetak tak karuan. Walaupun tau jika Daniel serius dalam hubungan ini dan juga bersedia menikah dengannya tapi tetap saja jika ia di beri ucapan manis seperti ini maka akan membuatnya gugup dan malu malu


😊


Salsa tersenyum sebelum menjawab pertanyaan dari Daniel ia mengusap lembut tangan pria itu yang masih mengenggam tangannya


" aku bersedia menikah denganmu kapan saja 😊."Jawab Salsa tersenyum manis membuat hati Daniel tenang


" terima kasih , kalau begitu maka secepatnya aku akan mengurus nya ."Ucap Daniel tersenyum senang


"it's okay ."


Mereka pun kembali mengobrol tentang hubungan dan perasaan mereka dan juga selalu di penuhi kasih sayang dan cinta 😭


......***......


Tak terasa kini pagi telah berganti siang , Ardan yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya pun keluar kamar


Sebelum melangkah lebih jauh tak lupa Ardan melihat apakah Irene ada di kamar atau tidak dan ternyata , tidak ada


" dia pergi kemana ?"Tanya Ardan dalam hati ia pun berjalan menuju ruangan lainnya


Terlihat perempuan itu tengah berada di dapur


" Kenapa kau di situ ?"Tanya Ardan dari belakang dan membuat Irene sedikit terkejut juga kikuk


" haa.. itu ." Irene menggigit bibir bawahnya karena bingung mau mengucapkan kata apa


" πŸ˜• apa ??" Tanya Ardan yang heran akan tingkah perempuan itu


" kau lapar ??"Tanya Ardan


" πŸ˜…hehe i.iya "Jawab Irene tertawa paksa sambil menahan malu


" owh..kenapa tidak bilang langsung saja kepadaku ."Ucap Ardan ia meraih ponselnya


" kau mau pesan apa ?"Tanya Ardan pada Irene


Irene berpikir sejenak kira kira makanan apa yang enak ?πŸ€”


" hmm aku ingin makan Tteokbokki ,Kimchi Sujebi ,Japchae ,Tokebi , dan Kimbap ." Ucap Irene menyebutkan nama nama makanan yang ingin ia makan , Ardan sampai melongo mendengarnya


" What! sebanyak itu apa kau yakin bisa menghabiskannya ??" Tanya Ardan tak percaya apa ini pengaruh kehamilan yang membuat perempuan itu mau makan


" Aku yakin πŸ˜ƒ aku sedang ingin makan itu boleh ya ." Ucap Irene memelas


"haish..iya tapi nanti kalau tak kau habiskan awas saja πŸ˜’." Ucap Ardan


" iya iya ."Jawab Irene dengan sumringah


Ardan pun memesankan makanan makanan yang di inginkan oleh perempuan itu


Sambil menunggu pesanan nya datang Irene memilih pergi ke kamar nya sedangkan Ardan duduk santai di ruang tamu sambil bermain ponsel


Beberapa saat kemudian..


Pesanan mereka datang , seorang satpam membawa masuk semua makanan itu ke dalam dan di sambut oleh Ardan kemudian satpam itu berlalu pergi


Ardan meletakkan makanan yang masih terbungkuk wadah itu di meja makan dan ia pergi ke kamar Irene untuk memanggil perempuan itu


" Makanan nya sudah datang kau tak makan ?'Tanya Ardan sambil mengetuk pintu


ceklek


Irene membuka pintu


" Okay aku akan makan ."Ucap Irene bergegas menuju meja makan mendahului Ardan


Setibanya di hadapan makanan makanan yang ia inginkan tadi , Irene nampak tak berselera


Berbeda dengannya tadi waktu memesan


"Kenapa ? apa ada sesuatu ?" Tanya Ardan mengeryit heran


" A.aku tidak ingin iniπŸ™."Ucap Irene membuat Ardan terkejut


" hah??? maksudmu apa ?"Tanya Ardan


" aku tidak ingin makanan itu aku ingin makan yang lain ."Ucap Irene menunduk


" ASTAGA JIKA KAU TIDAK MAU MAKAN ITU KENAPA TADI KAU MEMESANNYA HAH, BUKANKAH KAU TADI SUDAH BILANG UNTUK MENGHABISKAN TAPI APA !"Ucap Ardan dengan nada tinggi , pria itu tengah menahan kesal


"hiks.. m.maaf aku tidak bermaksud membuatmu marah dan kesal hiks.." Ucap Irene entah kenapa tiba tiba ia menangis membuat Ardan bingung


" Hiks..hiks. aku tidak akan mengulanginya lagi maafkan aku huhuhu ."Ucap Irene menangis


" Hah 😡.""


" Astaga , eiiyy jangan menangis aku tidak marah ."Ucap Ardan bingung


"t.tapi kau tadi membentakku tentu saja kau marah ." Ucap Irene sesegukan


" aish...maafkan aku kalau begitu telah membentakmu tadi jangan menangis lagi ya ."Ucap Ardan menenangkan Irene


" huhuhu...maaf telah merepotkanmu ."Ucap Irene seraya menghapus air matanya


hughh...


Ardan menarik Irene kedalam pelukannya


" kau sama sekali tidak merepotkanku , maaf atas sikapku tadi sekarang kau jangan menangis lagi ya ."Ucap Ardan mengelus punggu perempuan itu dengan lembut


Kehangatan yang belum pernah ia rasakan membuat Irene tenang dan berhenti menangis


*Bersambung