
Hening...
Disitu hanya ada keheningan dan sibuk dalam kegiatannya sendiri diri tak ada yang berbicara
Pandangan Salsa terfokus pada layar walaupun sesekali ia melirik Daniel yang ia rasa terus memperhatikannya secara diam diam
Beberapa waktu kemudian film yang di tayangkan telah selesai dengan durasi 45 menit , para pengunjung pun bergegas keluar karena film sudah selesai begitupun dengan Daniel dan Salsa
"kita mau kemana ?" Tanya Daniel setelah berada di luar lokasi bioskop
"emm kalau kita nonton lagi mau nggk tadi aku lihat ada film baru dan kayaknya bagus ." Ucap Salsa memasang wajah memelas
"haish...apa tidak lelah kamu duduk terus ." Ucap Daniel tak habis fikir ia sajs sungguh bosan
"hehe please lah bang mau ya ." Pinta Salsa memohon agar Daniel menurutinya
"iya deh ." Ucap Daniel pasrah dengan semangat 45 Salsa pun menarik Daniel
Dan...Taraasaaa
kini mereka telah memasuki ruang bioskop lagi dan kali ini film yang di tonton adalah film horor๐ป
"Kamu tidak takut nonton film beginian ?" Tanya Daniel
"kalau ada temennya enggak sih๐."Ucap Salsa ya begitulah dirinya kalau sekarang memang tidak takut tapi nanti saat sendirian dan dalam suasana yang mencengkam
" oh ."
1
2
3
Film pun di mulai dari awal , suasananya berbeda dengan yang tadi jika tadi lebih ke suasana tegang namun romantis tapi ini tegang dan mencengkam menakutkan
Pendramaannya terlihat begitu nyata bahkan kemunculan makhluk menyeramkannya pun sangatlah nyata dan tidak terlihat hanya sebuah rekayasa
ekspresi yang di tunjukkan para pemeran juga begitu sempurna dan sesuai dengan adegan yang terjadi di tambah lagi suasana horror yang mampu membuat drama tersebut semakin bagus dan sempurna
Film itu menceritakan kisah gadis sma bernama Hani gadis yang memiliki keistimewaan dan karena keistimewaannya tersebut ia harus berhubungan dengan seorang arwah
Arwah tersebut bernama nana yang merupakan korban pembunuhan di sekolah dimana ia sekolah
Dan kematiannya itu masih menjadi misteri di lingkungan sekolah ,juga penyebab kematiannya di tutupi oleh pihak sekolah membuat arwah Nana berusaha membongkar siapa pembunuhnya sendiri dengan memanfaatkan Hani
Tentu itu berjalan dengan penuh teka teki dan misteri yang sangat sulit di tebak
(cerita asli ada di aplikasi ini juga berjudul Misteri Kuteks Merah ๐)
suasana sangat tegang dan menyeramkan membuat siapapun akan merinding ketakutan terutama disaat hantu muncul๐ป๐ป๐ป๐ป
"Huwaa๐ต." Salsa menutup matanya karena sedang ada adegan dimana hantu muncul ๐
Setelah hantu menghilang Salsa membuka matanya ya begitulah dia saat ada adegan menyeramkan maka Salsa akan menutup matanya tapi selain adegan itu ia akan memperhatikan film itu dengan sungguh sungguh
Daniel?
Jangan di tanya ternyata dari tadi Daniel berusaha menahan rasa takutnya karena film itu sangatlah menyeramkan dan mencengkam ๐
Film terus berlangsung dan tibalah kini hantu muncul secara tiba tiba
๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป๐ป
"aaakkh." Daniel sedikit berteriak karena terkejut penonton yang lain juga ada yang ketakutan
Salsa yang tadinya takut tapi saat melihat ekspresi Daniel yang sangat menggemaskan ketika ketakutan membuat Salsa tertawa pelan
" astaga seseorang seperti dia takut hantu hihihi menggemaskan ."Batin Salsa melirik Daniel yang sekarang fokus ke layar
karena di perhatikan terlalu lama membuat Daniel sedikit sadar ia pun menoleh ke arah Salsa dan tanpa sengaja menangkap perempuan itu tengah tertawa kecil sambil menatapnya
๐ณ
Selang beberapa menit Film pun berakhir dan semuanya bergegas keluar begitupun dengan Salsa dan Daniel
sampai di luar area bioskop Salsa tertawa
"Astaga Bang kau tadi sangatlah menggemaskan hahahah๐๐." Ucap Salsa menertawakan Daniel
"apa yang kau tertawakan๐." Heran Daniel perasaan ia tidak melakukan apapun atau hal yang memalukan baginya
"bwahahahaha ๐๐ ."
" Tentu lah dirimu abang ."Ucap Salsa yang masih tertawa
"aku?๐ memangnya aku melakukan apa ?" Tanya Daniel bingung
"Apa kamu lupa tadi saat kau berteriak kaget dan ketakutan dimana hantu di dalam film itu muncul secara tiba tiba ." Jelas Salsa yang kini semakin tertawa
"๐ณ." Daniel tersadar pipinya merah karena malu ia pun mengalihkan pandangannya
"T.tidak aku tidak takut hanya terkejut saja ." Ucap Daniel mengelak dan tak mengakui nya
"akhh...masa cuma kaget ." Ledek Salsa
"I.iya k.kau k.kira aku sepenakut itu hanya dengan film sampai ketakutan bahkan bertemu dengan nyatapun aku tidak takut ." Ucap Daniel gugup dan berusaha menutupi hal memalukan tadi
"iya kah tak percaya tuh ." Ucap Salsa sambil menahan tawanya
" sekali iya tetap iya ."Ucap Daniel ketus
" hahaha baiklah aku percaya pada abang penakut ku ini ."Ucap Salsa masih menertawakan Daniel
"Apa kau Bilang hah!" ๐ค Daniel kesal karena Salsa terus menertawakannya ia pun menggelitiki Salsa tanpa ampun , kini mereka sedang berada di tempat istirahat
"akh...geli bang ampuunn." Ucap Salsa tertawa geli
"hahaha๐ rasakan pembalasanku ." Ucap Daniel semakin menjadi jadi ia terus menggelitiki Salsa
"huwaaa ampuunnn bang geliii akhh ." Ucap Salsa untung tempat itu lumayan sepi jadi gk ada yang nonton๐
"Bodo amat ini balasan karena kau menertawakanku." Ucap Daniel , saat ini posisi mereka tengah berdiri ya
"Akhhh...abanggg berhenti !" Ucap Salsa memohon sambil menahan rasa geli yang menyerangnya
Karena Daniel yang begitu semangat balas dendam membuat ia menyerang Salsa dengan penuh semangat dan hampir membuat Salsa kehilangan keseimbangan , Untungnya dengan sigap ia menahan Salsa dalam pelukannya
Pandangan mereka bertemu dan saling memandangi satu sama lain dalam waktu yang cukup lama
Deg...deg...deg
Detak jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya , posisi tubuh yang berdekatan membuat keduanya bisa merasakan kehangatan tubuh satu sama lain
Mereka tetap dalam posisi tersebut dan saling menatap satu sama lain dalam waktu yang cukup lama hingga Daniel tersadar dan segera melepas pelukannya perlahan
"sory aku nggk sengaja ." Ucap Daniel sedikit gugup
"iya nggk papa ." Jawab Salsa
" Udah ya jangan di lanjutin balas dendamnya ."Pinta Salsa
"iya ." Jawab Daniel singkat
"kita makan dulu yuk ." Ajak Daniel dan Salsa menurut mereka pun mampir ke resto terdekat dan memesan makanan suasana seketika menjadi canggung setelah kejadian barusan semuanya kalut dalam pikiran masing masing setelah pesanan mereka datang keduanya langsung makan tanpa ada percakapan sepatah kata pun dari keduanya
Hening.. itulah suasana yang terjadi diantara mereka berdua setelah menghabiskan makanan mereka mereka pun pulang
Daniel mengantarkan Salsa pulang ke apartemen terlebih dahulu kemudian setelah itu ia pulang ke tempatnya sendiri
bayangan tadi masih teringat di otaknya jarak yang begitu dekat membuat Daniel sulit untuk melupakan kejadian tadi
.
*Bersambung