Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 62


Ke empat pria itu telah tiba di tingkat menengah.


""Putra Mahkota...kami tidak bisa lagi menahan sihir di tingkat Tinggi.


Ucap Ruan dengan wajah yang sudah pucat dan lelah. Tenaga dalamnya telah terkuras habis.


Mereka saat ini sedang di tingkat menengah menuju tingkat tinggi yang ada di hutan Spritual itu.


Mereka tidak menyangka aura di tingkat rendah tadi begitu kuat. Dia yakin saat mereka tiba di tingkat tinggi maka mereka akan tinggal kerangka. Dirinya bergidik ngeri membayangkanya.


Ba Xi'an melihat ketiga sahabatnya itu. Dirinya juga tidak menyangka. Kekuatan sihir di tingkat menengah itu sangat kuat berkali-kali lipat dari sebelumnya.


Ba Xi'an melayangkan tanganya di udara...aura sihir menuju tingkat tinggi itu sedikit longgar. Ba Xi'an menutup tubuh ketiga sahabatnya dengan sihir cahaya pelindung.


""Ikuti aku...titahnya.


Ketiga pemuda itu mengikutinya dengan patuh..


Saat mereka memasuki tingkat tinggi itu. Ular putih bertahtah permata merah sedang santai di ranting pohon yang cukup besar.


Dia sudah merasakan kehadiran ke empat manusia itu. Ular itu dengan malas memutar matanya.


""Ada ular yang mempunyai permata merah.


"Konon katanya permata ular itu dapat mengeluarkan api ungu. Ucap Ruan.


""Apakah kau menginginkanya?


Ba Xi'an bertanya kepada sahabatnya itu.


""Iya..aku mau dia menjadi hewan kontrak ku. Wajah Ruan penuh dengan semangat empat lima..


Saat Ba Xi'an mengeluarkan sihir pelumpuh hewan sucinya. Dia mendengar suara ular itu.


""Tidak perlu mengeluarkan sihirmu itu.


"Aku akan melakukan kontrak denganya ucapnya santai.


Ular itu turun dan langsung melilit di pinggang Ruan. Sedari tadi dia sudah mendengar perkataan pria itu yang menginginkannya.


Ke empat lelaki itu tertekun.


""Apakah dia takut? Tanya Yuan.


""Siapa yang takut?


""Kalian tidak malu telah meminta bantuan dari temanmu.


Perkataan ular itu membuat bibir ketiga pria itu berkedut. Selain ular itu berbisa.


Ucapanya lebih menyakitkan. Batin mereka jengkel.


""Ruan langsung mengontrak ular itu dengan darahnya.


Dia sangat senang karena sudah ada pelindungnya yang kuat.


""Jika kau memperlakukanku buruk maka aku akan meninggalkanmu.


Ancamnya.


Ular itu dengan santainya masuk kedalam jubah Ruan.


Membuat Ruan sedikit geli.


""Apakah aku tidak salah dengar.


Tanya Ruan penasaran.


""Apakah kau tidak takut mati jika kau meninggalkan tuanmu yang sudah terjalin kontrak denganmu?


Ba Xi'an bertanya.


""Hei..Tuan peraturan di hutan ini sudah di ganti sang pemimpin kami.


"Semua hewan Spritual yang di hutan ini akan mau menjalin kontrak dengan manusia jika manusia itu berjanji tidak mempergunakan kami ke hal-hal yang dapat mengancam nyawa masyarakat lemah. Jelasnya.


Keempat pemuda itu terkejut.


""Wahhh... apakah pemimpinmu sedang di hutan ini?


""Bisakah kami bertemu denganya.


Yuan bertanya penuh semangat.


""Cihh...kalian tidak pantas. Cibirnya.


Mereka membeku mendengar perkataan ular itu.


""Walaupun kami sudah terjalin kontrak dengan Tuan yang mengontrak kami.


"Kami dapat memutuskan kontrak itu tampa melukai kami.


"Pemimpin kami telah menanamkan di jantung kami sihir pelepasan kontrak.


Terangnya.


Membuat ke empat manusia itu kembali terkejut batin.


""Kenapa seperti itu. Xia He tidak habis pikir.


""Kami tidak tau. Kami hanya mematuhi penguasa kami.


"Sekalipun kalian majikan kami. Kami lebih memilih tunduk kepada sang penguasa kami.


Ke tiga pria itu hampir muntah Darah.


""Tetapi jika kalian memperlakukan kami baik dan tidak menindas yang lemah.


"Maka kontrak itu akan berjalan seumur hidup kami. Kami tetap akan mempertaruhkan nyawa kami untuk melindungi majikan kami. 


Jelasnya.


Membuat ketiga manusia itu merasa lega.


""Bukankah pemimpin hutan ini terlalu menjengkelkan?


Bisik Yuan kepada ketiga temanya .


""Mungkin pemimpin hutan ini ingin para pengontrak hewan suci tidak bertindak sesuka hati.


"Guru kedua pernah mengatakan kerajaan Matahari pernah  mengertak kerajaan Bulan dengan menggunakan hewan suci mereka.


Sehingga kerajaan bulan menggeser posisinya menjadi kerajaan ke lima dan kerjaan Matahari menjadi kerajaan nomor empat.


Jelas Xia He.


Kedua temannya itu mengangguk tanda mengerti. Mereka tidak ada niat menggunakan hewan sucinya untuk menggertak yang lemah. Mereka hanya ingin mempunyai pengawal yang lebih kuat dari mereka. Apalagi mereka sebentar lagi akan di nobatkan menjadi penerus Duke. Mereka yakin posisi mereka banyak yang mengincar dan keselamatan mereka akan terancam.


""Mungkin tidak semua orang mempunyai pemikiran seperti kita.


"Dan tidak semua orang seperti orang-orang kerajaan Matahari. Ucap Xia.


""Apakah pemimpinmu yang meningkatkan sihir hutan Spritual ini? Tanya Xia He.


""Iya...


"" Hanya Kultivator yang menguasai sihir  tingkat Dewa dan Dewilah serta tingkat Kaisar yang bisa menerobos tingkat tinggi ini.


Jelas ular permata merah itu antusias. Dia sangat mengagumi Ratunya itu.


""Apaa??


Ketiga pria muda itu terduduk lesu.


"'Bukankah pemimpin Hutan ini terlalu Gila. Gerutu Yuan. Mereka masih tingkat Raja. Menempuh tingkat Dewa adalah hanya mimpi dan angan-angan mereka.


Mereka melihat Putra Mahkota Ba Xi'an. Jika bukan bantuan sahabatnya itu maka mereka hanya sampai di tingkat menengah saja.


""Sekarang kita cari hewan suci untuk kalian berdua. Ba Xi'an berkata cuek.


""Hei.. Tuan. Aku tau Tuan Sangat hebat.


""Apakah tuan ingin Ke tingkat puncak?


Tanya ular itu sambil mengeluarkan kepalanya.


''hmm..


""Aku ingin membunuh elang merah darah yang sudah ranah Dewa itu.


Ucap Ba Xi'an bergetar.


Terpancar dendam yang sangat mendalam untuk sang Elang merah itu.


Bingwen telah menjelaskan kepadanya bahwa Elang merah darah itulah yang menghancurkan wajah istrinya.


Ular itu tertekun melihat pria itu.


Dia lebih takut kepada sosok pria yang di Depanya itu di bandingkan majikan barunya.


Dia yakin kekuatan pria itu menyerupai kekuatan Ratunya.


Bahkan dia tidak Yakin Ratunya dapat mengalahkan pria itu.


""Apakah Tuan punya dendam kepada Tuan Elang.?


""Dia telah membunuh istriku tiga tahun yang lalu.


Ucapnya berat.


Kilatan amarah semakin memancar dari mata legamnya.


""Deegg...ular itu menggigil.


''Ternyata pria yang di hadapannya itu sosok yang berkuasa dan kejam.


"'jadi dia Suami Ratu? Batinya.


""Tuan tingkat puncak tidak bisa di masuki lagi sekalipun Tuan sudah mempunyai sihir tingkat Kaisar.


Bahkan jika Tuan menjadi Dewa sekalipun tidak akan bisa memasukinya.


Ke empat manusia itu kembali terkejut


""Kenapa? Ba Xi'an menggeram.


""Apakah aku akan sia-sia datang kesini. Batinya.


""Hanya penguasa yang bisa masuk ke tingkat puncak. Jika Tuan tidak percaya. Silahkan Tuan coba.


Untuk alasanya akupun tidak Tau.


Jelas ular itu dan kembali memasukkan kepalanya kedalam. Dia ingin bersantai di dalam. Mencium aroma tubuh pria itu dia sedikit nyaman.


""Akhirnya seorang pria tampan yang mengontrak ku. Batinya Riang.