Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 101


Bahkan hamba terkejut di sana juga sudah ada bunga plum emas. Ucap tabib itu merasa heran setahunya dirinya belum meresepkan hal itu dan rencananya akan meresepkanya setelah melihat kondisi Putra Mahkota yang mulai membaik.


"Panggil orang yang merebusnya.


Ucap Ba Xi'an datar. Walaupun herbal yang sudah di rebus itu tidak mengandung racun Ba Xi'an tetap mencurigainya.


Seorang pelayan Pria datang menghadap Ba Xi'an.


Pelayan itu begitu ketakutan dan seluruh badanya bergetar saat dirinya di panggil pria kejam yang berkuasa itu.


""Yang Mulia. Ucapnya gugup.


""Katakan siapa yang menyuruhmu merebus herbal ini?


Tanya Ba Xi'an Tampa basa basi.


Dia bahkan mengintrogasi pelayan itu di ruang kerjanya takut istri tercintanya itu terganggu dan terbangun.


""Itu...itu pelayan yang bernama Ana yang memerintahkan hamba memberikanya kepada Kasim yang Mulia.


Dirinya hampir pingsan di tempat saat menghadapi netra legam Putra Mahkota.


"Ana? Beo Ba Xi'an.


""Panggil Dia. Ucap Ba Xi'an semakin menahan gejolak amarahnya. Dia merasa masalah ini sungguh berbelit-belit.


Setelah menunggu dua menit. Pelayan itu menghadap Putra Mahkota Ba Xi'an.


""Haa..hamba menghadap kepada yang Mulia Putra Mahkota. ucap Ana tak kalah gugup.


""Katakan siapa yang menyuruhmu merebus herbal ini.


Tanya Ba Xi'an kembali kepada pelayan perempuan itu.


Yang di yakini ba Xi'an pelayan Istrinya dulu dan sudah menjadi pelayanya saat istrinya itu kembali.


""Nyo..Nyonya yang memerintahkan hamba yang Mulia.


""Nyonya? Ba Xi'an memicingkan matanya dan sedikit ragu bertanya kembali.


"Maksudmu Istriku?


""Ii..iya yang Mulia jawab ana dirinya saat ini ingin kencing di celana sangking takutnya menghadapi Putra Mahkota yang suda mode serigala.


Ba Xi'an yang mendengar istrinya yang menyuruhnya merasa senang.


Ternyata pikiranyalah yang terlalu jauh.


Istrinya sebenarnya merawatnya hanya caranya melalui orang lain.


""Pergilah...Dan untuk selanjutnya jangan panggil Istriku Nyonya.


""Panggil yang Mulia atau Permaisuri.


Jelas Ba Xi'an yang tak ingin lagi memperpanjang masalah herbal itu.


""Ba..baik yang Mulia. Ucap ana langsung berdiri dan pergi dari ruangan yang mencekam itu.


Ba Xi'an langsung meneguk ramuan itu sampai kandas.


Ramuan itu terasa manis seperti Madu di mulutnya.


Ba Xi'an kembali ke kamarnya.


Di tempat tidur sosok wanita yang sungguh sulit di taklukkan itu masih tertidur lelap membuat Ba Xi'an gemas dengan pipi montok istrinya.


Ba Xi'an menidurkan tubuh panjangnya di samping Ivona. Menarik perempuan itu kedalam dekapannya.


""Terimakasih sayang.


Bisiknya sambil mengecup seluruh wajah Ivona membuat Ivona tidak nyaman.


Ivona membuka matanya di depan netra biru itu terlihat jelas wajah tampan suaminya. Suaminya itu menampakkan senyum terindahnya.


""Ada apa? Tanya Ivona sambil mengerutkan keningnya.


""Kenapa sayang tidak bilang bahwa sayang telah mengganti resep tabib istana?


Tanya Ba Xi'an sambil mengelus pipi sang istri.


""Kenapa?


"Apa kau tidak suka. Tanya Ivona


""Bukan..bukan begitu sayang. Malah aku merasa senang karena kamu telah memperhatikan ku dan merawatku. Terang Ba Xi'an jujur.


""Herbal yang sayang racik begitu manis.


Ucapnya


Bibir Ivona berkedut dirinya tidak menyangka herbal yang sudah di resepkan itu mengandung Bunga plum emas yang terkenal dengan rasa pahitnya. Tetapi suami bucinnya itu mengatakan rasanya sangat manis.


"Bisa-bisanya pria yang bodoh ini dan sialnya masih resmi suaminya itu mengatakan ramuanya manis. Batin Ivona


""Aku akan menambahkan Teratai salju pada ramuan itu.


Supaya rasa panas yang kamu rasakan di tubuhmu bisa hilang dengan Teratai salju itu. Terang Ivona membuat Ba Xi'an terkejut.


Dia tidak menyangka istrinya itu mempunyai Teratai salju. Walaupun dirinya telah mendengar istrinya itu telah mengalahkan kerajaan itu. Hal itu masih masih di luar nalar.


Ba Xi'an mengelus Surai lembut Ivona.


Walaupun Ba Xi'an kurang nyaman.


Ba Xi'an tetap menunjukkan senyum tulusnya. Dia tidak ingin istrinya terlalu banyak pikiran.


""Kenapa kamu sangat berbeda dari tiga tahun yang lalu.


Tanya Ba Xi'an sedikit penasaran.


""Dulu kamu belum bisa sihir.


"Sekarang tingkat sihirmu bahkan sudah tingkat Dewi.


"Bahkan kamu mempunyai jiwa Phoenix.


Ucap Ba Xi'an sambil menggeser kepala Ivona. Berbantalkan pahanya.


Ivona memicingkan matanya.


""Siapa bilang aku dulu tidak tau sihir. Ucapnya.


Ba Xi'an terkejut.


"Bukan memang seperti itu?


"Aku juga dulu sudah menesmu diam-diam. Dan kamu memang waktu itu tidak mempunyai sihir atau jiwa hewan Spritual.


"Aku memiliki sihir cuma aku menyembunyikannya. Ucap Ivona sedikit jujur.


Dia baru ingat Dulu Ibunya yang menyembunyikan jati dirinya untuk menutupi identitasnya yang istimewa.


Alasan ibunya  Dia takut Ivona akan di paksa menjadi Ratu kerajaan Phoenix karena setahu ibunya Putra Mahkota yang di depanya ini sosok yang kejam dan dingin.


Jadi ibunya tidak ingin merusak kehidupan dan kebahagiaan Anaknya.


Ternyata yang di takutkan ibunya telah terjadi.


Lebih tepatnya Putrinya lah yang Cinta mati dengan sosok pria kejam ini. Bahkan Putri bodohnya dengan berani menjebak Putra Mahkota itu dan masuk ke dalam kandangnya.


Ivona tidak ingin membawa-bawa nama ibunya jadi dia mengakui bahwa dialah yang menyembunyikan


""Aa..apa?


Ba Xi'an terkejut Batin.


Jika dia tau bahwa istrinya itu dulu bisa melakukan sihir maka Ba Xi'an akan langsung menceraikan ke empat istrinya. Dia tidak perlu takut lagi untuk menentukan Permaisuri.


""Kenapa kamu menyembunyikannya.


Tanya Ba Xi'an sedikit datar. Sekuat tenaga rasa kesal di hatinya di tekan olehnya.


Ivona hanya tersenyum tipis lalu menggeleng.


Ba Xi'an merasa tidak puas dengan jawaban istrinya itu. Tetapi dirinya tidak ingin memaksa istrinya untuk mengungkapkan yang sebenarnya dia yakin pasti ada sesuatu yang telah di tutupi istrinya dan Ba Xi'an kembali tidak akan memaksa kehendaknya.


""Baiklah.


"Apapun itu mulai sekarang jangan pernah menutupi apapun dariku.


Ucap Ba Xi'an menarik Ivona ke dalam pelukanya dan mengecup bibir istrinya.


Dan Akhirnya terjadi lagi kisah suami istri itu.


**


Hari ini. Hari yang di tunggu-tunggu semua orang.


Hari ini akan ada hari yang besar dan hari yang spesial di kerajaan Phoenix. Semua masyarakat sangat antusias menyambut pengangkatan Permaisuri baru.


Mereka sangat penasaran melihat rupa wajah wanita cantik itu. Yang katanya bisa mengubah Seekor harimau menjadi Seekor kucing.


Putra Mahkota yang terkenal kejam dan dingin itu bahkan tidak berani berkutik di depan wanita tercintanya.


Mereka sangat penasaran seperti apakah paras wanita yang telah menembus tembok pertahanan Putra Mahkota itu.


Rasa penasaran yang semakin membuat para masyarakat itu semakin menjadi-jadi saat acara penobatan itu. Akan di adakan ulang pesta pernikahan yang sangat mewah dan megah sepanjang sejarah.


Seluruh jalanan kerajaan Phoenix itu di taburi bunga-bunga yang sangat indah dan harum. Sepanjang jalan itu akan memanjakan Indra penciuman dan penglihatan.