
"Syaap.
Yuze tiba di istana milik Xue Chen.
Disana sosok yang ingin di temuinya itu sedang duduk santai, seakan menunggu kehadirannya
"Apa yang membuat Dewa suci ini memijakkan kaki di tempat yang penuh dosa ini. Ucap Xue Chen sambil tersenyum licik.
"Lepaskan Putra Dewa Salju.
Titah Yuze dengan wajah datarnya.
"Oh ya.
"Apa yang kudapat jika aku melepaskanya.
seringai licik terukir di wajah Xue Chen.
"Kau bisa meminta apa saja.
Jawab Yuze ringan.
"Oh ya.
"Bagaimana jika aku meminta istrimu tinggal disini selama seminggu. Pintanya dengan senyum liciknya tetapi matanya penuh permohonan.
"Braakkk.
Tubuh Xue Chen langsung terbang di udara dan terbanting ke dinding yang sangat kokoh.
"Uhuk..uhuk.
Yuze langsung melemparkan sihir cahayanya kepada Xue Chen.
Xue Chen yang tidak siap langsung menerima pukulan yang menyakitkan itu.
mulutnya mengeluarkan darah segar.
Xue Chen tertawa. Dia sedikit lega karena putrinya berada di tangan yang tepat. menantunya ini sangat mencintai Putri kecilnya.
"Kurang ajar sekali si Dewa balok Es ini.
"Mertuanya di hajar. Batin Kai
"Kau jangan meminta yang aneh-aneh. aku tidak akan mengizinkanya sampai kapanpun. Bahkan kau di larang menemuinya walau sedetikpun.
"Jika kau bertemu dengan istriku walaupun itu tidak di sengaja maka aku akan melenyapkanmu.
Ucap Yuze dengan nafas memburu.
"Gila siDewa Tinggi Putra Mahkota ini. Berani sekali dia memisahkan anak dari ayahnya.
Bahkan mengancam nyawanya lagi,!
Kai dari tadi bermonolog dalam hatinya.
Xue Chen kembali duduk dengan tenang.
dia tidak memperdulikan ucapan menantunya itu.
"Xue Chen lepaskan Putra Dewa Salju, jika tidak sekarang juga aku akan melenyapkan mu.
Yuze menatap dengan tajam.
"Keluarkan bocah ingusan itu.
Titah Xue Chen, Dia menggertakkan giginya "berani sekali Si Dewa Putra Mahkota ini mengancamku. Batinya
"Baik yang Mulia. Kai menuruti perintah ketuanya.
Lagian balas dendamnya sudah terwujud, Putra Dewa Salju sudah masuk ke dunia kegelapan.
"Si Dewa munafik itu akan terkejut melihat putranya sudah menjadi bagian dari klan iblis. Hahaha. Kai tertawa senang. dendamnya kini terbalaskan.
"Salam kepada Dewa Tinggi Putra Mahkota. Ucap laki-laki yang masih mudah umurnya hampir sama dengan Istrinya Lian.
Yuze mengerutkan keningnya saat dia merasakan aura yang aneh dari tubuh laki-laki itu.
"bebaskan klan duyung dan klan Emas. katakan kepada bawahanmu untuk tidak menganggu kehidupan para klan yang ada di alam semesta ini. ucap Yuze kembali.
"ciihh.. banyak sekali permintaanmu. permintaanku hanya satu tapi tidak kau kabulkan . Ucap Xue Chen geram. Dia bisa saja bertemu dengan putrinya sesuka hati, Tapi dia takut putrinya yang masih polos itu akan ketahuan oleh suaminya ini, apalagi putrinya tidak pandai berbohong dia juga belum memiliki banyak pengalaman.
"Gimana putriku mau punya pengalaman, Si dewa gila ini menikahinya langsung dan mengurungnya di istananya. Batin Xue Chen
Lagian jika putrinya sering-sering berbohong itu tidak akan bagus untuknya.
"Sampai kapanpun aku tidak akan mengizinkanya. dan jangan pernah meminta hal itu lagi. Yuze langsung pergi dari sana tanpa mendengar perkataan Xue Chen yang belum puas dengan penolakannya.
"Cihh..menantumu itu sungguh tidak ada sopan santunnya, bisa-bisanya dia memanggil namamu yang umurmu jauh lebih tua darinya. Ucap Kai.
"Kau..cihh.
Kai langsung menghilang.
Xue Chen mengangkat tanganya di udara. bayangan wanita cantik muncul di hadapanya.
Wanita itu menampilkan senyum tulusnya.
"Kau melihatnya. Ucap Xue Chen dengan suara beratnya.
"Menantumu itu menghajarku dengan sangat kuat. Adunya sambil tersenyum kecil.
"Aku sangat merindukanmu sayang Lirihnya. Saat ini kekuatan hidupnya hanya karena Putri kecilnya Chang Lian.
Semenjak putrinya itu tiba di kerajaan langit. Xue Chen sudah banyak berubah, dia tidak lagi menggauli wanita dengan sembarangan, dia tidak ingin putri kecilnya semakin membenci dirinya karena telah menghianati cinta tulus ibunya. Sekuat tenaga Xue Chen menahan nafsunya di saat ada wanita yang terang-terangan menggoda dirinya dengan memperlihatkan tubuh polosnya. Apalagi di alamnya ini semua wanita menggunakan pakaian yang kurang bahan. Xue Chen bahkan menggigit lidahnya sampai berdarah supaya kesadarannya tetap terjaga.
Yuze tiba di kerajaan Langit.
"Terimakasih Yuze. ucap Kaisar langit merasa lega, beban beratnya kini terangkat.
"Xue Chen meminta istriku tinggal disana selama seminggu. Ucap Yuze, sebenarnya dia tidak berniat memberitahu ke dua sosok yang Tinggi ini. Tapi Yuze ingin mereka membantu menjaga istrinya jika suatu saat penjagaannya longgar.
"Apaaa?
Dewa Agung dan Kaisar Langit terkejut.
"Brakkk.
"Berani sekali Xue Chen meminta Dewi manisku tinggal di tempatnya yang kumuh itu. Teriak Dewa Agung. Meja Giok itu kembali retak akibat menerima kekesalan dari Dewa Agung.
"Jangan panggil aku Dewa Agung yang maha benar jika Xue Chen tidak kuberikan pelajaran. Timpalnya.
Yuze memijit pelipisnya, Gurunya ini jika sudah marah maka akan berkata yang bukan-bukan.
"Aku akan memberitahukan hal ini kepada ratu Phoenix neneknya.
"Jangan. Yuze dan Kaisar Langit langsung tidak menyetujuinya.
Mereka yakin jika Ratu Phoenix mengetahuinya maka dia akan mengajak perang klan iblis, hal itu akan semakin runyam. Ratu Phoenix terkenal dengan sifat gegabahnya.
"Baiklah. Dewa Agung menurut saja.
"Lebih baik aku sendiri yang memberikan pelajaran untuk Xue Chen. Batin Dewa Agung.
"Aku kembali. Ucap Yuze langsung menghilang dari sana. Dewa Agung dan Kaisar Langit merasa binggung.
"Ckk..Cepat sekali dia kembali padahal matahari baru saja terbenam. Gerutu Dewa Agung.
"Biarkan saja, mungkin dia mau menjenguk si kembar, Ucap Kaisar Langit dengan wajah santainya. Membuat Dewa Agung dan beberapa Dewa pengawal melongo.
Yuze memasuki Istana miliknya, Di taman hamparan hijau istrinya sedang berdiri. Entah apa yang dipikirkannya.
Yuze memeluk erat pinggang istrinya dari belakang.
"Sedang apa sayang, hmm?
Tanyanya sambil mencium aroma tubuh kesukaannya.
Awalnya Yuze ingin merajuk tetapi malah dia yang membujuk istrinya ini.
Yuze sungguh tidak tahan jika mendiamkan istrinya tercintanya ini.
"Aku menunggu suamiku pulang.
balas Lian sambil mengusap-usap lengan kokoh suaminya.
Lian berbalik di lihatnya mata teduh suaminya. Lian baru sadar cintanya sangatlah besar kepada suaminya ini, dia sangat merindukan suaminya padahal baru tadi pagi suaminya pergi meninggalkanya diam-diam.
"Menungguku?
Ucap Yuze merasa senang.
Lian mengangguk.
"Aku juga sangat merindukanmu sayang, lebih.
Balas Yuze sambil memeluk erat tubuh istrinya mengecup seluruh wajah mungil Chang Lian dan berlabuh di bibir manisnya.
"Maafkan aku. Lirih Lian.
"Hei..Kenapa sayang minta maaf. Yuze melihat kedua mata istrinya sudah berkaca-kaca.
Dia merasa istrinya ini sedikit cegeng mungkin karena pengaruh kehamilannya pikir Yuze. Dia mengusap wajah istrinya.
"Jangan meminta maaf, Kamu tidak melakukan kesalahan. Ucap Yuze memeluk istrinya kembali.