CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 90


Violetta adalah gadis yang tidur satu malam dengan Zact,dia tak sengaja bertemu dengan Zact saat berada di area permainan di pusat perbelanjaan.


Dia menggendong gadis kecil yang seumuran dengan Luca, Zact menatapnya cukup lama.


Mendapat tatapan seperti itu membuat letta merasa tak nyaman.


"Maaf ... Kenapa anda menatapku seperti itu" kata Letta yang berhasil mengalihkan pandangan Zact darinya.


"Apa ini anakmu?"


"Bukankah anda tahu betul jika malam itu aku masih ..." Letta menggantung ucapannya karena melihat Zact tersipu.


"Hmm ... Baiklah maaf ,lalu ini anak siapa?" tanya Zact penasaran.


"Ah ini anak kakakku ... Dia sedang pergi ke toilet"


Zact mengangguk paham.


"Sepertinya dia seumuran dengan anakku"


"Oh dia putramu? Dia sangat tampan" puji Letta setelah melihat Luca secara seksama.


"Baiklah kalau begitu,aku harus pergi" kata Zact meninggalkan Letta dengan keponakannya.


Setelah Zact pergi, Gabriel menghampiri Letta dan Sora.


"Kamu bicara dengan siapa?"tanya Gabriel sambil memperhatikan punggung lelaki yang menjauh dari mereka.


"Ah dia hanya kebetulan pernah bertemu lalu kita saling menyapa" jelas Letta dengan wajah memerah.


"Lalu kenapa wajahmu memerah? Apa kamu menyukainya?"


"Ah tidak tidak" elak Letta dengan cepat.


"Hmm ... Apa Sora mencariku?"


"Tidak ... Dia asyik bermain dari tadi, apa kamu akan kembali ke kantor sekarang?"


"Sepertinya begitu, apa aku bisa minta tolong untuk membawa Sora pulang?"


"Ya tentu ... Pergilah, aku akan menemani Sora bermain lebih lama lagi"


Letta yang teringat pada Zact seketika merasa malu dan menggeleng-gelengkan kepalanya agar segera menghilangkan pikirannya tentang Zact.


Di sisi lain Zact yang berada di dalam mobil, mengingat keponakan Letta , dia merasa tidak asing dan seperti pernah melihatnya, dia berpikir keras untuk mengingatnya namun semakin dia mencoba menerka-nerka malah membuatnya semakin pusing.


"Luca apa kamu ingin ke makam ibu"


Luca langsung menanggapinya dengan anggukan penuh semangat.


"Baiklah ... Kita akan membeli bunga dulu untuk ibu"


Supir menepikan mobil saat sampai di toko bunga.


Zact keluar dari mobil dan membeli seikat bunga lili putih, setelah itu Zact kembali ke mobil dan menunjukkan kepada Luca bunga yang telah di belinya.


"Apa ini bagus ? Ini bunga kesukaan ibumu" kata Zact yang di tanggapi dengan acungan jempol oleh Luca.


Mobil melesat menuju makam Rose, sesampainya di sana Zact terkejut saat melihat mobil Gabriel terparkir.


Zact kemudian turun dan menggendong luca memasuki area pemakaman.


Dari kejauhan terlihat Gabriel membungkuk di depan makam Rose dan seperti sedang berbicara.


Zact berdiri menunggu sampai Gabriel selesai mengungkapkan isi hatinya pada Rose.


Melihat Gabriel berdiri, sepertinya dia telah selesai, Zact berjalan mendekat dan cukup membuat Gabriel terkejut.


"Maaf aku datang tidak meminta izin padamu" kata Gabriel yang terlihat masih terlihat bekas air mata yang terlihat di matanya.


"Tidak apa-apa, datanglah kapanpun kamu mau"


Zact kemudian menurunkan Luca dan menyuruhnya meletakkan bunga Lily itu di atas makam Rose, Luca berdiri di samping makam Rose dengan ekspresi polos.


"Hai Luca" Sapa Gabriel yang langsung membuat Luca bersembunyi di balik kaki Zact.


"Jangan takut, dia tidak akan menggigit mu" kata Zact yang membuat Gabriel ingin tertawa namun segera di tahannya.


"Luca lihatlah bukankah ini dinosaurus? Rayu Gabriel sembari memperlihatkan mainan dari kantong jasnya"