
Sudah seminggu masalah Zact dan Letta bergulir , Zact sama sekali belum menghubungi Letta.
Letta yang terus merasa bersalah jadi tak enak makan, berat badannya pun turun.
Dia yang terus berada di kamar membuat Gabriel khawatir.
"Tok ... tok ... tok" Gabriel mengetuk pintu kamar Letta,tak lama kemudian dia membuka pintu dan berdiri dengan wajah pucat.
"Kenapa kamu seperti ini"
Gabriel membawa Letta duduk di ruang keluarga,dan menasehatinya.
"Jika kamu seperti ini terus maka sama saja kamu sedang menghukum bayimu"
"Aku hanya tidak tahu apa yang harus aku lakukan" kata Letta mulai menangis.
"Yang perlu kamu lakukan hanya membesarkannya dan menjadi ibu yang baik, untuk urusan lainnya biar aku yang tangani, kamu tidak perlu menunggunya untuk bertanggung jawab,kamu punya harga diri dan jangan biarkan dia menginjak-injakmu" Ucap Gabriel sambil memeluk adiknya.
"Kakak ... maaf aku sangat mengecewakanmu"
"Tidak ... jangan katakan itu"
"Terima kasih"
"Hmm ... kamu harus berani mengambil keputusan, karena apapun itu semua yang akan menjalani adalah dirimu sendiri maka belajarlah bertanggung jawab dengan masalahmu"
"Kakak benar, aku yang naif ini harus lebih berani" kata Letta melepas pelukannya.
"Bagus jika sekarang kamu menyadarinya"
"Oh ya kak ... aku akan pergi berlibur,karena masalah ini aku merasa sesak"
"Berliburlah kemanapun kamu mau, kamu bisa menenangkan pikiran dan berpikir apa yang benar-benar kamu inginkan kedepannya"
Setelah mendapat persetujuan dari Gabriel, Letta akhirnya memutuskan pergi ke negara Diamor, sekalian membawa Sora menemui Raja Frederick.
Gabriel juga kebetulan akhir-akhir ini sangat sibuk,jadi membiarkan Letta membawanya bersamanya.
Di sisi lain Zact berkutat dengan pekerjaannya yang menumpuk sehingga dia bisa melupakan sejenak permasalahannya.
"Hmm tuan putri kamu sangat beruntung" puji Letta kepada Sora
Untuk sampai ke istana, membutuhkan waktu satu jam, mereka di sambut dengan hangat oleh Raja Frederick.
"Selamat datang" sapa Raja dengan senyum cerah.
"Terima kasih tuan" Ucap Letta pada Raja Frederick yang menyambut kedatangannya dengan Sora.
Raja Frederick langsung menggendong Sora dengan bahagia.
"Cucuku yang cantik, kamu sudah besar, kakek sangat merindukanmu" kata Raja Frederick sambil mencium Sora.
Asisten Raja Frederick kemudian menunjukkan kamar yang akan dia tempati selama berda di Diamor.
Letta memasuki kamar yang begitu mewah, dia mengamati setiap sudut kamar, matanya berbinar melihat keindahan yang di miliki kerajaan ini.
Letta menyimpan semua tasnya dan kemudian berbaring di kasur hingga tertidur dengan sangat pulas.
Zact yang mendengar kepergian Letta langsung bergerak cepat menuju rumah Gabriel.
Dia mengendarai mobilnya dengan begitu cepat.
Perasaannya semakin kacau memikirkan Letta pergi dengan anaknya yang berada di kandungannya.
Sesampainya di rumah mewah Gabriel, Zact di sambut oleh boddyguard dan di bawah ke ruangannya.
Ruangan itu tercium bau rokok dan minuman, nampak Gabriel duduk di temani beberapa wanita yang sedang asik bergelayutan manja padanya.
"Silahkan duduk" Ucap Gabriel dengan wajah datar.
Zact kemudian duduk dan salah seorang gadis penghibur itu menuangkan minuman pada gelasnya.
"Di mana Letta"
"Jadi kamu sekarang bertanya padaku" kata Gabriel sembari mengusir wanita-wanita itu meninggalkan keduanya.
"Ya karena aku harus bertanggung jawa" kata Zact sambil menatap Gabriel dengan tajam ,mendapat tatapan seperti itu membuat Gabriel semakin puas bisa membuat Zact frustasi dengan kepergian Letta.