CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 72


Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu telah tiba,tamu undangan telah berdatangan,Rose di temani bibi Camila ,nuna dan paman Bob.


"Ya tuhan ... Kamu seperti boneka hidup" puji Camila kepada Rose.


Didalam hati Rose ingin tertawa karena memang dia adalah boneka hidup.


"Kakak ... Akhirnya sebentar lagi kalian akan sah menjadi suami istri" Ucap Nuna sambil memeluk Rose.


Hari ini paman Bob yang akan mendampingi Rose.


"Bibi dan paman terima kasih kalian sudah mau menjadi keluargaku" kata Rose sambil memegang tangan keduanya.


"Paman senang bisa melakukan itu, aku sudah menganggap mu seperti putriku sendiri" kata Bob sambil tersenyum tulus


"Ya kamu berhak bahagia Rose" timpal Camila yang menangis haru.


"lihat ibu Luca, dia terlihat sangat cantik kan?" Ucap Nuna sembari menggendong Luca mendekat ke Rose.


"Luca ... Ibu sangat bahagia hari ini" Kata Rose sambil memegang pipi putranya yang merah seperti tomat.


"Huh aku sangat gugup" Curhat Rose yang mulai gugup menjelang di mulainya acara.


Camila dan Nuna mencoba menenangkannya dan membuat berbagai candaan agar Rose bisa sedikit relax.


Akhirnya acara di mulai, Zact yang gagah dan tampan sudah menunggu Rose, dia berdiri setia melihat ke arah pintu di mana Rose akan masuk.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya Rose muncul dengan sangat anggun, semua tamu terpanah dengan keindahan gaun Rose yang sederhana namun tak mengurangi kesan elegannya, Zact berdiri terharu menatap kedatangan Rose dari kejauhan.


Rose yang berjalan perlahan di dampingi paman Bob terus melangkah ke arah Zact.


Zact nampak menitihkan air matanya ,Rose yang semakin mendekat membuat jantungnya berdetak tak karuan.


Akhirnya Rose berdiri di depannya , Zact di buat takjub dengan kecantikan Rose yang terpancar.


"Jaga dia , sayangi dan hormatilah calon istrimu" pesan tulus bob


Zact kemudian mengangguk pasti dan memeluk Bob yang kemudian meninggalkan keduanya.


Zact meraih tangan Rose dengan lembut, mereka kemudian berjalan perlahan menuju tempat pengucapan janji cinta seumur hidup.


Saat mereka berjalan bergandengan tiba-tiba terdengar suara tembakan dan melesat dengan cepat mengenai Zact.


Semua tamu undangan spontan tiarap, Rose yang menyadari jika tembakan itu mengenai Zact langsung memeluknya yang akan tersungkur jatuh.


Jantung Rose berdetak sangat kencang, tangannya gemetaran memeluk Zact yang sudah berlumuran darah.


Suasana langsung kacau seketika, Orang tua Zact langsung berlari menuju Zact dan Rose , Anna yang melihat anaknya tak sadarkan diri berteriak histeris , orang-orang dengan tanggap segera menolong Zact, Ambulance pun datang dan mereka segera membawa Zact ke rumah sakit.


Rose yang masih syok , hanya bisa diam, Gaun putihnya di penuhi dengan warnah merah dari darah Zact.


Nuna dan Camila memeluknya dengan tangis yang pecah.


Mereka tak menyangka di hari bahagia ini akan ada peristiwa tragis yang merusak kebahagiaan yang ada.


"Rose ... Dengar bibi" kata Camila sambil menggoyangkan pundak Rose.


"Rose ayo bangun" Bob membantu Rose berdiri Camila pun membantu Rose berjalan , Rose seperti patung yang tak berbicara, sorot matanya yang redup dan kosong membuat siapapun yang melihatnya ikut merasakan kesedihan yang mendalam.


Sesampainya di kamar Bob keluar , Lalu setelah itu Camila membantu Rose berganti baju dan menghapus make up nya.


"Rose sadarlah,jika sangat menyakitkan kamu boleh berteriak dan menangis" kata Camila sambil membersihkan wajah Rose.


Setelah mendengar perkataan Camila , Tiba-tiba air mata jatuh membasahi pipinya.


Rose yang terguncang mulai menangis dan memeluk Camila dengan erat.