CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 9


Di sebuah Hotel mewah Amber white bangun setelah memuaskan hasrat asisten pribadi Raja Frederick, bukan tanpa alasan Amber melakukan ini untuk mendapat informasi tentang Gabriel dan Joana.


Setelah 1 bulan merayunya akhirnya Azof jatuh ke dalam perangkapnya.


Amber hendak bangkit dari tempat tidur sebelum tangan kekar Azof menariknya kembali ke dalam pelukkannya dan kembali menidurinya, Amber benar-benar muak namun dia harus melakukan perannya dengan baik.


Azof menikmati setiap jengkal tubuh indah wanita didalam dekapannya itu, Amber dengan benci mencengkram lengan kekarnya dan melukainya dengan kuku-kuku indahnya.


Tak peduli dengan apa yang dilakukan Amber ,Azof terus menghujam wanita itu dengan kekuatannya hingga mencapai puncak.


Setelah istirahat sejenak Azof pergi membersihkan diri dan bersiap kembali ke kerajaan meninggalkan Amber yang tertidur karena kelelahan melayaninya.


(Kembali ke Negara Sanor)


Rose bangun dan merasakan sakit di kepalanya, Daisha membawakan Sup untuknya.


"apa ini pertama kalinya kamu minum anggur?" tanya daisha sambil meletakan sup di meja kecil.


Rose mengangguk dan memijat kepalanya yang berdenyut.


"Mandilah ... itu akan membantumu".


"Baiklah " jawab Rose.


"Oh ya Tuan sudah berangkat ke kantor, Supir sebentar lagi akan menjemputmu". ucap Daisha meninggalkan kamar.


Mendengar Gabriel di sebut ,Rose teringat ketika dia mabuk dan menjadi gadis nakal , betapa malunya Rose ketika mengingatnya, Dia merayu Gabriel tanpa sadar dan mengucapkan hal-hal konyol.


Setelah mereka saling memandang dan Gabriel telah terpancing, Rose tiba-tiba muntah dan mengotori piyamanya juga Gabriel.


Mengingat itu semua Rose semakin menyesali kebodohannya.


"Seharusnya aku tidak minum karena hanya membuatku bertingkah bodoh" . ucap Rose membenamkan kepalanya di bantal dan terus menggeleng-gelengkannya.


Pukul 10.05 supir datang menjemput dan membawanya ke perusahaan Zinx Group.


Di ruangannya ,Gabriel dan Zact Brian menunggu kedatangan Rose.


"Tuan Rowen terima kasih telah memilih saya sebagai model produk terbaru anda". Ucap Zact dengan tulus.


"aku sangat menantikan kerja sama bersama anda selama ini, dan akhirnya kesempatan inipun datang, aku berharap aku tidak akan mengecewakan anda"


Gabriel dan Zact mengobrol dan membahas project kali ini sampai akhirnya Rose mengetuk pintu dan kemudian masuk.


Rose yang mungil nampak elegan dan cantik memasuki ruangan membuat kedua lelaki itu otomatis memandang ke arahnya.


Gabriel lagi-lagi terpesona oleh kecantikan alami milik Rose begitu juga dengan Zact.


"Duduklah" ucap Gabriel setelah berhasil menguasai dirinya kembali.


Rose berjalan ke sofa dan duduk dengan canggung.


"Zact ... dia Rose yang akan menjadi pasanganmu di project ini" kata Gabriel memperkenalkan Rose singkat.


Rose mengangguk dan tersenyum kecil.


"Hay Rose ... aku Zact ,semoga kita bisa bekerja sama dengan baik" kata Zact memperkenalkan diri dan lagi Rose menjawab dengan anggukan.


Zact tersenyum melihat Rose yang lugu dan juga pemalu.


"Baiklah tuan Rowen aku harus pergi" pamit Zact dan dipersilahkan oleh Gabriel.


"oh ya apa aku boleh bertukar nomor denganmu Rose" ucap Zact saat hendak meninggalkan ruangan.


Rose memandang Gabriel meminta persetujuan dan dia memberikan isyarat kedipan mata tanda setuju.


Gabriel berpikir itu akan membantu Rose lebih mengenal Zact dan kemistri diantara keduanya akan terbentuk secara alami dan menghilangkan kecanggungan.


Rose membuka ponselnya dan menunjukan nomornya kepada Zact, setelah menyimpannya Zact kemudian meninggalkan ruangan .


Disana tinggal mereka berdua dan membuat Rose merasa Gabriel terus melihatnya tanpa ampun.


"maaf tuan untuk yang semalam" ucap Rose menundukkan kepala tidak berani melihat Gabriel.


Gabriel bangun dari kursinya dan melangkah mendekati Rose, dia berdiri dihadapannya lalu tangannya meraih dagu Rose dengan lembut.


"Aku tidak suka dengan permintaan maaf, aku lebih suka menghukummu gadis nakal" Ucap Gabriel dengan senyum memainkan,mendengar itu Rose semakin tidak tenang