CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 78


Keesokan harinya Rose memilih-milih baju untuk hari terpentingnya dalam hidup, dia memilih dengan bingung pakaian mana yang akan dia gunakan.


Tiba-tiba terdengar suara pintu kamarnya di ketuk,Rose menengok ke arah pintu kemudian berjalan ke arah pintu dan membukanya.


Zact berdiri dengan membawa hadiah untuknya.


"Zact apa itu di tanganmu"


"Hadiah untukmu, bukalah" kata Zact sambil menyerahkan kotak besar di tangannya kepada Rose.


Rose menerimanya dengan senang hati, kotak itu terasa lumayan berat, dia membawanya masuk dan di ikuti Zact di belakangnya.


Rose meletakkan kotak itu di atas ranjang dan perlahan melepas pita dan segera membuka kotak itu.


Mata Rose berbinar melihat isi kotak itu.


"Zact ... Apa kamu tahu aku tadi sedang bingung memilih pakaian mana dan kamu memberikanku hadiah ini, aku rasa kamu adalah kunci penyelesaian dari setiap masalahku"


"Baguslah kalau kamu menyukainya, bergantilah baju aku akan menunggumu di sini"


"Di sini?" Ucap Rose dengan wajah memerah.


"Ah maksudku kamu bergantilah baju di kamar mandi, aku akan menunggu di sini, aku hanya ingin melihat betapa cantiknya kamu memakai baju itu"


Rose yang malu segera berlari ke kamar mandi dengan membawa pakaian pemberian Zact.


Zact menunggu Rose dengan sabar, cukup lama Rose berada di dalam kamar mandi sehingga membuat Zact bertanya apa yang membuatnya tidak kunjung keluar dari kamar mandi.


"Rose apa semua baik-baik saja?"


"Emm ... Zact aku tidak bisa mengancingkan gaun ini" kata Rose malu.


"Keluarlah aku akan membantumu"


"Tapi ..."


"Apa kamu masih canggung denganku? Sebentar lagi kita akan menjadi suami istri, jadi mulai sekarang kamu harus mulai terbiasa dengan hal-hal kecil seperti ini"


Ragu-ragu Rose keluar dari kamar mandi dan terkejut mendapati Zact yang sudah berada di depan pintu.


Rose mendongak melihat Zact yang sangat tampan dengan menggunakan jas, di nampak mempesona.


Melihat Rose bengong, Zact membalikkan tubuh Rose dan membuatnya tersadar dari keterpanahannya.


Rose berdiri dengan gugup juga jantungnya berdebar tak karuan.


Zact mempercepat mengancingkan baju Rose karena jika lebih lama lagi maka Zact tidak akan bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.


"Selesai" kata Zact memundurkan langkahnya.


Rose perlahan berbalik dan membuat Zact terpanah , Dress selutut berwarna putih itu sangat indah di pakai oleh Rose.


Rose yang malu di pandangi Zact seperti itu langsung salah tingkah di buatnya.


"Apa aku aneh dengan pakaian ini?"


"Ti tidak tidak ... Kamu terlihat mempesona dengan pakaian itu" puji Zact tanpa Ragu.


Zact kemudian mengambil kotak perhiasan dan memakaikannya pada Rose.


Rose memegang kalung berlian yang indah yang tengah di pasangkan Zact di lehernya.


"Apa kamu menyukainya"


Rose kemudian berbalik dan memeluk Zact.


"Aku sangat menyukainya Zact, terima kasih"


"Apa aku cuma dapat ucapan terima kasih?" Goda Zact.


Mendengar ucapan Zact wajah Rose langsung memerah.


Dengan ragu Rose mencium bibir Zact sebentar namun saat hendak melepas bibirnya ,tangan Zact menahan dagu Rose dan membalas ciuman Rose dengan lembut.


Mereka berciuman cukup lama sampai akhirnya ibu Zact datang.


"Ehem ..." Anna berdahem untuk menghentikan mereka berdua.


Keduanya langsung merasa malu dan terkejut dengan kedatangan Anna yang begitu tiba-tiba.


"Apa kalian tidak melihat jam?"


Zact langsung melirik jam di tangannya dan mulai panik karena jam sudah menunjukkan pukul 09:45.