CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 69


Di sebuah restoran yang telah di reservasi oleh Gabriel, Zact datang setengah jam setelah telepon berakhir.


Dia berjalan ke arah meja Gabriel, mata mereka saling menatap tajam.


"Silahkan duduk" Ucap Gabriel mempersilahkan.


Zact kemudian duduk dan menunggu Gabriel berbicara.


"Pesanlah sesuatu" Kata Gabriel membuka obrolan


"Apa saja terserah anda , aku kesini bukan untuk berbasa-basi" Kata Zact terus terang


"Hmm baiklah" Gabriel kemudian memanggil waiters dan memesan makanan untuk mereka berdua.


"Zact aku tahu di antara kita akhir-akhir ini hanya ada persaingan dan aku akui aku kalah, dan kamu pantas mendapatkannya, untuk itu selamat dan maaf jika selama ini banyak hal yang menyinggung mu"


Meski sedikit terkejut dengan ucapan Gabriel, Zact mencoba untuk terlihat santai.


"Hmm aku juga meminta maaf , aku juga banyak menyinggung mu, terima kasih sudah berlapang dada"


"Aku hanya ingin kamu benar-benar menjaga Rose, aku akan fokus dengan anakku Sora, aku akan pergi ke suatu tempat dan meninggalkan bisnisku di sini"


Lagi-lagi Zact terkejut dengan apa yang di katakan Gabriel.


"Anda akan pergi kemana?"


"Aku tidak bisa mengatakannya, aku ingin menjalani hidup yang tenang di suatu tempat, dan Zact jangan beritahu Rose tentang ini"


"Hmm baiklah aku harap anda hidup baik dengan pilihan yang anda buat saat ini" kata Zact tulus


"Dan Zact tolong jaga dan sayangi putraku" kata Gabriel dengan mata berkaca-kaca.


"Anda tidak perlu mengkhawatirkannya, aku menyayangi Luca seperti putraku"


"Oh ya aku tidak akan keberatan jika dia memakai nama belakangmu"


"Terima kasih atas pengertian anda, aku akan melakukannya setelah pernikahan"


Gabriel mengangguk dan tak lama kemudian makanan datang dan di sajikan.


Mereka kemudian makan dan berbincang-bincang ringan di sela-sela makan.


Gabriel yang mabuk lebih parah di banding Zact mengoceh hal-hal yang tak terduga.


Dia mengatakan banyak hal yang membuat Zact langsung sadar dari mabuknya.


Dia mendengarkan dengan seksama cerita dari Gabriel, sampai akhirnya Gabriel tertidur.


Zact menatap Gabriel tak percaya, dia diam dengan mengingat kata demi kata yang di ucapkan olehnya.


Zact kemudian membantu Gabriel ke mobilnya, pengawalnya yang berdiri di luar restoran segera membantu Zact membawa Gabriel.


Setelah membantu Gabriel, Zact menunggu kedatangan supirnya, dia menelepon sang supir karena tidak mungkin membawa mobilnya dalam keadaan habis minum-minum.


"Apa Rose menanyakan ku?" tanya Zact kepada supirnya


"Iya tuan, Nyonya mencari-cari sore tadi"


"Apa kamu bilang aku pergi kemana?"


"Tidak ..."


"Bagus" Kata Zact lega, sebelum pergi, Zact sudah berpesan kepada supirnya agar tidak memberitahu Rose kemana dia akan pergi.


Sesampainya di rumah Zact langsung ke kamar dan membersihkan diri.


Di kamar mandi, Zact mengingat cerita Gabriel.


Zact menggosok kepalanya yang mulai berdenyut ketika mengingat cerita Gabriel.


Setelah itu dia berbaring di kasur dan menatap langit-langit kamar,semakin di pikirkan semakin membuatnya tidak bisa tidur.


Akhirnya Zact mengalihkan pikirannya itu untuk bermain Game semalaman hingga tertidur.


Pagi Pun datang ,Setelah memandikan Luca dan memberinya susu, Rose menyerahkan Luca kepada suster kemudian menuju kamar Zact.


Rose mengetuk kamar Zact beberapa kali namun tidak mendapat jawaban.


Khawatir Rose kemudian membuka sedikit pintu kamar dan terlihat Zact yang sedang tertidur lelap.


Lega Rose kembali menutup pintu dan turun kebawah untuk sarapan.