CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 52


Di kantor Zact terlihat sangat sibuk , dia mencoba menyelesaikan pekerjaannya.


Hari ini dia berencana mengajak Rose ke suatu tempat.


pukul 15:15 dia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.


Zact segera pulang dan menjemput Rose.


"Kamu mau mengajakku kemana?" kata Rose yang terkejut karena Zact tiba-tiba menggandengnya.


"Ke tempat yang akan membuatmu senang"


Rose kemudian membiarkan Zact membawanya pergi.


Mobil berhenti di sebuah Mall besar, Zact yang mengenakan masker dan topi, tak lupa memakaikan Rose juga.


Mereka turun dari mobil dan Zact menggandeng Rose memasuki Mall, setelah berkeliling Zact menunjukkan sebuah toko perlengkapan bayi yang tak ada satupun pengunjung.


Rose berpikir sejenak,toko brand anak terkenal itu biasanya ramai pengunjung kelas atas tapi hari ini sama sekali tidak ada pengunjung.


"Apa kamu menyewanya Zact?" tebak Rose.


"Tidak"


"Jangan berbohong, aku tidak ingin kamu menghabiskan banyak uang sembarangan" kata Rose sedikit marah


"Sungguh aku tidak membohongimu, Brand ini bekerja sama dengan perusahaan ku dengan syarat aku dan kamu menjadi modelnya" jelas Zact.


"Kenapa kamu tidak mengatakan padaku?"


"Maaf aku pikir kamu akan senang karena tawaran mereka pasti membuatmu tertarik, mereka akan memberikan beberapa produk secara gratis"


"Siapa yang bilang aku akan senang?" kata Rose memasang wajah marah dan membuat Zact merasa tidak enak hati.


"Maksudku aku sangat senang sekali karena ini gratis" lanjut Rose sambil mencubit pipi Zact.


Lega Zact langsung membawa Rose memasuki toko.


Mata Rose berbinar melihat perlengkapan bayi yang sangat lucu.


Beberapa kali dia memasang topi bayi pada Zact dan tertawa sesudahnya.


"Tapi kamu belum menjawab kenapa toko ini sangat sepi?"


"Ya mereka juga melakukannya agar kamu nyaman saat berbelanja,ini berlaku untuk 1 jam" Kata Zact yang sibuk memilih kereta bayi.


Rose kemudian lanjut memilih pakaian dan beberapa perlengkapan bayi lainnya.


Setelah mendapat semua barang yang di perlukan, mereka kemudian berterima kasih kepada karyawan di sana dan pergi.


Setelah berbelanja Zact membawa ke sebuah restoran untuk makan malam.


"Zact terima kasih untuk hari ini"


"Simpan dulu rasa terima kasihmu itu, ini belum berakhir" kata Zact sambil tersenyum penuh misteri.


"Apa lagi?" tanya Rose penasaran.


"Rahasia dong" jawab Zact penuh kemenangan.


Makanan merekapun datang,Zact dengan penuh perhatian memotong daging kecil-kecil untuk Rose.


"Kamu terlalu memanjakan aku"


"Hahaha aku senang melakukannya untukmu"


Rose kemudian memakan daging yang telah di potong-potong oleh Zact.


"Wah ini sangat enak Zact, lembut sekali dagingnya" kata Rose melahap daging di piringnya dengan semangat


"Kamu boleh memesannya lagi" jawab Zact senang.


"Tidak , anak di perutku sudah sangat gendut"


"Baiklah"


Mereka kemudian menghabiskan makanan masing-masing dengan lahap.


"Ah kenyang sekali" Ucap Zact sembari mengusap perutnya yang kekenyangan.


"Hahaha bahkan perut mu yang di sebut-sebut penggemarmu roti sobek pun berubah jadi donat" goda Rose.


"Ah mana ada yang seperti itu, coba perhatikan baik-baik" Kata Zact yang mengempeskan perutnya dengan menahannya.


"Sebentar lagi akan meledak" kata Rose tertawa terbahak-bahak.


"Baiklah" kata Zact menyerah.


Setelah membayar Zact mengajak Rose ketempat selanjutnya.


Perjalanan lumayan jauh dari Mall yang mereka datangi.


Mereka berhenti di sebuah taman yang di penuhi dengan lampu-lampu yang indah.


Hati Rose menghangat melihat pemandangan di depannya.


"Apa kamu menyukainya?" Tanya Zact yang langsung di jawab Rose dengan anggukan.


"Hmm Zact kamu sangat beruntung"


"Ya kamu benar, aku juga merasa seperti itu"


Zact kemudian turun dan membukakan pintu untuk Rose.


Mereka berjalan memasuki taman, di tengah-tengah taman ada lampu hias berbentuk patung yang menyerupai Zact.


Mata Rose membesar saat melihatnya.


"Mereka pasti sangat bangga kepadamu" kata Rose yang terpanah dengan patung lampu itu.


Zact kemudian mengajak Rose duduk dan membicarakan hal penting


"Rose aku ingin memberitahumu sesuatu"Kata Zact dengan wajah serius


"Apa itu? katakanlah"


"Hmm sebenarnya ibu dan paman Clarkson sudah tahu jika anak di perutmu bukanlah anakku"


Rose sedikit terkejut namun dia merasa lega.


"Kapan mereka tahu?"


"Setelah kita bertunangan" Jelas Zact yang membuat Rose sangat terkejut.


"Apa mereka memarahi mu?" Tanya Rose khawatir.


"Tidak, mereka sedikit kecewa awalnya, namun mereka memaklumi semua ketika aku menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya"


"Apa kamu yakin mereka tidak apa-apa?"


"Ya ... mereka menerimamu apa adanya" kata Zact sambil merangkul Zact.


Rose yang teringat kebaikan ibu Zact yang tetap memeluknya saat Gender Reveal dan ketulusannya sangat terharu dan sangat berhutang budi kepada mereka, Rose membalas pelukan Zact jauh lebih erat, air mata haru jatuh membasahi pipinya, Rose sangat kagum dengan keluarga Zact yang benar-benar baik hati.


"Kalian semua sangat baik padaku" kata Rose di dalam pelukan Zact.


"Karena kamu juga sangat baik" jawab Zact yang membuat Rose semakin terharu.


Zact melepas pelukannya dan menghapus air mata Rose.


"Jangan menangis, aku membawamu ke sini agar kamu bahagia"


"Ini bukan air mata kesedihan tapi air mata kebahagiaan"


"Baiklah ... ayo kita lanjut berkeliling" Kata Zact berdiri dan memberikan tangannya di hadapan Rose agar menggandengnya.


Rose tersenyum dan berdiri lalu menggandeng tangan Zact tanpa rasa canggung.


Mereka berkeliling taman , Sesekali Zact menjelaskan beberapa makna patung lampu hias yang berada di taman ini.


Tak di sangka hari ini Rose merasa penuh keberuntungan, saat asyik berkeliling dia dan Zact melihat sebuah bintang jatuh.


" Cepat buat permohonan" Kata Rose langsung memegang tangan Zact dan memejamkan mata seraya berdoa.


Bukannya melakukan hal yang sama dengan Rose, Zact tersenyum ke arah Rose dan terus menatapnya penuh cinta.


Setelah Rose selesai dengan permohonannya dia membuka matanya,Zact kemudian cepat-cepat menutup matanya dan pura-pura sedang membuat permohonan.


"Apa sudah selesai?" tanya Rose saat melihat Zact membuka matanya.


"Ya" jawab Zact dengan tersenyum


"Sepertinya permohonanmu sangat banyak" tebak Rose.


"kamu penebak yang handal"


"Hahaha sialan ..." kata Rose malu.


Setelah puas berkeliling mereka kemudian keluar dari taman dan kembali ke mobil.


"Apa sekarang waktunya berterima kasih?"


"Hahaha baiklah lakukanlah"


"Terima kasih, terima kasih yang sangat sangat banyak" Ucap Rose yang di akhiri dengan mendaratkan sebuah ciuman di pipi Zact.


Mendapat ciuman mendadak dari Rose membuat wajah Zact memerah, Zact memegang pipi yang di cium oleh Rose.


Rose yang menunduk malu merasakan telinganya memanas.


Zact mendekat dan memegang dagu Rose dan mengarah kannya kepadanya.


mereka saling bertatapan dan Zact mencium bibir Rose sebentar.


Zact ingin melihat reaksi Rose terlebih dahulu sebelum melanjutkan, hanya semburat merah yang terlukis di pipi Rose.


Tanpa berpikir lagi Zact kembali mencium bibir Rose yang sudah basah oleh ciuman sebelumnya.


Ciuman Zact yang lembut membuat Rose merasa melayang dan mulai membalas ciumannya.


Mereka berdua berciuman begitu lama di dalam mobil dan Zact berencana akan menginap di hotel untuk malam ini.